Audiensi dengan Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun Ternate

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan siap mendukung setiap program yang dilakukan oleh Universitas Khairun Ternate di Wilayah Kota Tidore Kepulauan, salah satunya kegiatan penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang direncanakan akan masuk di wilayah Kota Tidore. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo saat menerima Audiensi dengan Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun Ternate, yang berlangsung di ruang rapat Sekda Tidore, Kamis (21/5/2026). Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo mengatakan bahwa kerjasama Pemerintah Daerah dengan Unkhair Ternate ini bukan baru kali ini saja, akan tetapi kerja sama ini sudah dibangun sejak lama, sehingga koordinasi dan kerjasama ini terus dilaksanakan dalam berbagai bidang baik itu di bidang pendidikan maupun program-program yang dilaksanakan unkhair maupun Pemerintah Daerah. “Pada prinsipnya kami sangat mendukung program-program atau rencana KKN baik itu kegiatan KKN, tematik literasi maupun KKN reguler yang akan dilaksanakan di Tidore, dengan harapan kerjasama ini tetap terjaga dengan baik bukan hanya masalah KKN saja akan tetapi dapat merambat ke hal-hal akademik lainnya.” Kata Ismail Ismail Dukomalamo juga menyampaikan terima kasih atas pilihannya Tidore sebagai lokus pelaksanaan KKN Tematik literasi maupun KKN reguler sehingga ini juga dapat memberikan pemahaman literasi di setiap titik-titik lokus KKN yang ada di Tidore Sementara, Tim LPPM Unkhair Prof Dr Hamidi mengatakan bahwa, audiens ini tujuannya untuk meminta dukungan Pemerintah Kota Tidore kepulauan kiranya dapat mendukung kegiatan KKN tematik literasi maupun KKN reguler di wilayah Kota Tidore. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore yang menerima kedatangan kami dengan sangat baik, semoga kita terus saling memberikan dukungan dan kerjasama di berbagai bidang.” Kata Prof Prof Dr Hamidin juga menambahkan bahwa, KKN Tematik literasi ini merupakan kegiatan kerjasama antara Perpustakaan Nasional Indonesia dan Dinas perpustakaan dan kearsipan dengan Universitas Khairun ternate yang akan menyebar ke 50 Kelurahan/Desa yang nantinya akan terbagi di empat Kabupaten/Kota di Maluku Utara yakni Ternate, Tidore, Halmahera Barat dan Halmahera Utara. “Nantinya ini akan dibagi per daera lokus yang berada di empat kabupaten/Kota di Maluku utara, dengan harapan pemerintah daerah maupun masyarakat Tidore dapat mendukung program-program KKN tematik literasi dan KKN Reguler ini.” Harap Hamidin
Sukses Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Tidore Raih Penghargaan dan Dapat Bantuan Fiskal Rp.3 Miliar dari Kemendagri

Sukses Tekan Angka Pengangguran, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dibawah Kepemimpinan Wali Kota Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman meraih penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting Regional Nusa Tenggara dan Maluku. Atas penghargaan tersebut, Pemerintah Kota Tidore mendapat bantuan dana insentif fiskal sebesar Rp. 3 Miliar, penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman pada acara Penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendagri, di Ballroom Merumatta Senggigi Hotel, Lombok Barat, Selasa (19/5/2026) malam. Malam penganugerahan apresiasi ini dihadiri langsung oleh Menko Polkam, Kemendagri, Wamendagri, Menteri PKP, Ketua Komisi II DPR RI, serta Direktur Garuda TV. Turut hadir secara langsung unsur Forkopimda tingkat provinsi, para Bupati dan Wali Kota, Ketua DPRD kabupaten/kota, serta Inspektur Daerah kabupaten/kota se-wilayah Nusa Tenggara dan Maluku. Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun ini Kemendagri mengalokasikan anggaran sebanyak Rp1 triliun untuk insentif fiskal daerah sebagai bentuk reward kepada kepala daerah yang berprestasi, yang diberikan berdasarkan pembagian 6 wilayah regional demi menjaga keadilan kompetisi antar daerah. “Dana insentif fiskal ini ditransfer ke APBD untuk mendukung program kerja di daerah, termasuk pos Belanja Tidak Terduga (BTT). Mulai Juli nanti, kami bersama BPS juga akan meluncurkan indeks peringkat untuk seluruh provinsi, kota, dan kabupaten, agar memacu daerah yang belum beruntung untuk terus bekerja keras membenahi data pengangguran, kemiskinan, dan inflasi mereka,”Jelas Mendagri. Menko Polkam, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa bangga atas capaian performa dan ketatnya persaingan positif dari para kepala daerah di empat provinsi wilayah regional tersebut. “Saya mengucapkan selamat kepada para pemenang, mudah-mudahan penghargaan yang didapat ini adalah untuk kebaikan daerahnya masing-masing, karena ujung dari apapun pengabdian kita adalah untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat di daerah,”Ujar Menko Polkam. Sementara, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman usai menerima penghargaan tersebut mengatakan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sangat bersyukur atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah pusat terhadap berbagai kebijakan pro-rakyat yang dijalankan di daerah, khususnya dalam menekan angka pengangguran. “Kota Tidore Kepulauan mendapat apresiasi dalam kategori penurunan tingkat pengangguran untuk tingkat kota dan diberi dana insentif fiskal sebesar 3 miliar rupiah dari Kemendagri untuk melakukan kebijakan-kebijakan pembangunan di Kota Tidore Kepulauan,”Ungkapnya. Ahmad Laiman juga menambahkan, ke depan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus melakukan kebijakan-kebijakan yang jauh lebih menyentuh rakyat dan memiliki kapasitas untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat, agar tetap dinilai berprestasi dalam menghadirkan program-program yang pro-rakyat. Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran yang diraih Kota Tidore Kepulauan ini menilai upaya pemerintah daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran secara terencana dan berkelanjutan. Penilaian mencakup kualitas perencanaan program, dukungan anggaran, pencapaian nyata berdasarkan data kuantitatif BPS, serta inovasi daerah dalam menciptakan solusi ketenagakerjaan yang efektif dan berdampak.
Pemkot Tidore dan UMMU Resmi Teken MoU untuk Pembangunan Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) berkomitmen memajukan sektor pendidikan dan kesehatan di daerah, kedua belah pihak secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pendirian Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut, berlangsung di Gedung Pascasarjana UMMU, Ternate, Selasa (19/5/2026). Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen dalam sambutannya menyambut hangat rencana kerjasama dari Universitas Muhammadiyah tersebut. Ia menegaskan sikap kooperatif dan keterbukaan pemerintah daerah untuk mendukung penuh kelancaran pembangunan kampus, terutama dalam memangkas birokrasi. “Kerangka kerja sama ini adalah sebuah berkah bagi masyarakat yang telah lama mendambakan kehadiran institusi pendidikan tinggi kedokteran di wilayah kami, kami akan mempermudah segala proses perizinan serta administrasi, agar proyek ini dapat segera direalisasikan tanpa hambatan,” Ungkapnya. Sebagai bentuk dukungan konkret dan untuk mempercepat operasional perkuliahan, Pemkot Tidore Kepulauan menyiapkan dua langkah strategis diantaranya, fasilitas sementara mengalihfungsikan beberapa aset bangunan milik daerah di pusat kota sebagai lokasi perkuliahan sementara, kemudian merencanakan penyediaan lahan permanen yang strategis untuk pembangunan fasilitas kampus masa depan. Wali Kota Tidore menekankan, sinergi dan niat tulus dari kedua belah pihak adalah kunci, kolaborasi ini dipandang sebagai langkah awal yang kecil namun visioner untuk membawa kemajuan besar bagi dunia pendidikan dan pembangunan daerah di Kota Tidore Kepulauan. Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope, dalam kesempatan tersebut mengatakan, kemitraan dengan Pemkot Tidore Kepulauan sangat krusial. Hal ini merupakan strategi utama universitas untuk memenuhi syarat ketat izin operasional Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut, khususnya terkait ketersediaan sarana fisik dan rumah sakit pendidikan. Beberapa fokus utama UMMU dalam merealisasikan fakultas ini meliputi, melakukan peninjauan kelayakkan pada fasilitas kesehatan milik pemerintah untuk dijadikan ruang kuliah dan laboratorium pendukung, mengkoordinasikan peminjaman tenaga pendidik dan dokter spesialis dari berbagai wilayah untuk menjamin kualitas akademik, serta MoU untuk melengkapi seluruh persyaratan teknis dan administratif yang diwajibkan oleh kementerian terkait. “Sinergi ini adalah langkah cepat dan tepat dalam mengatasi keterbatasan lahan, sekaligus memperkuat sistem pendidikan medis di Maluku Utara,” jelas Prof. Ranita. Penandatanganan MoU yang mengedepankan prinsip saling menguntungkan ini turut disaksikan oleh jajaran pemangku kepentingan dari sektor pendidikan maupun pemerintahan, di antaranya Kepala LL DIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Badan Pembina Harian (BPH) Muhammadiyah, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Para Asisten Sekda Kota Tidore Kepulauan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan Para Wakil Rektor di lingkungan UMMU. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjawab aspirasi masyarakat, tetapi juga secara signifikan mampu memperkuat infrastruktur akademik dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Tidore Kepulauan pada khususnya dan Maluku Utara di masa yang akan datang.
Hadiri Arahan Tiga Menteri di Senggigi, Wawali Tegaskan Komitmen Perkuat Kolaborasi Forkopimda untuk Stabilitas Wilayah

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman menghadiri agenda Silaturahmi dan Arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Regional Nusa Tenggara dan Maluku, Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ballroom Merumatta Senggigi Hotel, Lombok Barat, NTB, Selasa (19/5/2026). Pertemuan regional ini dihadiri secara langsung oleh jajaran Forkopimda tingkat provinsi, para Bupati dan Wali Kota, Ketua DPRD kabupaten/kota, serta Inspektur kabupaten/kota se-wilayah Nusa Tenggara dan Maluku, guna menyelaraskan stabilitas politik, keamanan, serta percepatan program kesejahteraan rakyat. Dalam arahannya, Menko Polkam menyoroti situasi global yang penuh ketidakpastian, kendati demikian, beliau menegaskan pemerintah pusat terus bekerja keras memastikan program pro-rakyat tetap berjalan optimal, termasuk stabilitas harga BBM subsidi, program ketahanan pangan, pembangunan kekuatan TNI, hingga penyediaan rumah rakyat. Sejalan dengan penguatan wilayah, Mendagri memaparkan tiga elemen vital untuk mengunci stabilitas politik dan keamanan daerah melalui peran Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan mendesak daerah yang belum membentuk Tim Penanggulangan konflik sosial, agar segera membentuknya demi payung hukum dan penanganan yang cepat. Sementara, Menteri PKP memaparkan berbagai lompatan kebijakan pro-rakyat dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah di wilayah perdesaan, pesisir, dan perkotaan. Kebijakan strategis ini diperkuat lewat SKB 3 Menteri yang memberikan ‘karpet merah’ bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Wawali Tidore usai menghadiri acara tersebut mengatakan, silaturahmi dan arahan bersama 3 Menteri ini membahas terkait masalah-masalah yang terjadi di daerah beberapa waktu terakhir ini, konflik-konflik sosial dan sebagainya diminta untuk kerjasama kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh forkopimda, agar betul-betul bisa menangani soal-soal yang terjadi di masyarakat. “Kepala Daerah sebagai pimpinan, diminta untuk senantiasa melakukan langkah terobosan dan kolaborasi dengan seluruh pimpinan unit di daerah, agar bisa menyelesaikan konflik-konflik yang terjadi, dan ketika konflik itu masih dalam skala yang kecil, diupayakan untuk diredam sedemikian rupa, agar tidak mengganggu pemerintahan dan situasi di daerah bahkan bisa melebar sampai situasi nasional,”Ungkapnya. Ahmad Laiman juga menambahkan, langkah terobosan, koordinasi yang responsif, serta penekanan ego sektoral merupakan kunci utama agar riak-riak kecil di masyarakat dapat diredam dengan cepat sebelum meluas ke ranah nasional.
Pemkot Tidore Gelar Rapat Lintas Sektor Bahas Tindak Lanjut Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Sosial menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 63/HUK/2026 tentang Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat dan Surat Kementerian Sosial RI Nomor 1805/1/DL.00.02/5/2026 perihal Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Tahun Akademik 2026/2027. Rapat lintas sektor ini berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Selasa (19/5/2026) dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tidore Kepulauan Oki Afrizal, Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Dinas Capilduk dan Pendamping PKH Kota Tidore Kepulauan. Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Amin Hasan mengatakan, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan turut berperan penting dalam mendukung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru Sekolah Rakyat, karena ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Rakyat. “Kota Tidore Kepulauan terdapat dua Sekolah Rakyat rintisan, Sekolah Rakyat Tingkat Dasar dan Sekolah Rakyat Tingkat Menengah Atas, Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial terus melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait dan BPS Kota Tidore Kepulauan dalam merumuskan tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tahapan seleksi Peserta Didik baru Sekolah Rakyat,” Ungkapnya. Kepala BPS Kota Tidore Kepulauan, Oki Afrizal mengatakan, pada prinsipnya BPS Kota Tidore Kepulauan berkomitmen menyukseskan tahapan seleksi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat yang menjadi tugas dari BPS, untuk melaksanakan tugas tersebut, BPS Kota Tidore Kepulauan sementara ini masih menunggu instruksi dan perintah dari BPS Pusat. Sementara itu, Koordinator PKH Kota Tidore Kepulauan, Sumarni Sahril mengatakan, sampai dengan saat ini Pendamping PKH terus melakukan penjangkauan kepada anak-anak calon peserta didik baru Sekolah Rakyat di Kota Tidore Kepulauan. “PKH juga sedang memverifikasi dan validasi data calon Peserta Didik Sekolah Rakyat yang telah diterima dari Kementerian Sosial, sementara saat ini juga, Kementerian Sosial membangun 5 rumah orang tua peserta didik Sekolah Rakyat, harapannya agar dengan Sekolah Rakyat ini dapat mengurangi angka kemiskinan di Kota Tidore Kepulauan,” Tuturnya. Adapun tahapan seleksi peserta didik sekolah rakyat antara lain; sosialisasi penerimaan peserta didik baru, pendaftaran peserta didik baru dilakukan melalui mandiri atau melalui pendamping PKH, penetapan calon peserta didik oleh pemerintah daerah, seleksi administrasi, tes potensi akademik, tes kesehatan, seleksi psikotes, home visit dan wawancara, pengumuman, dan registrasi ulang.
Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengapresiasi Para pemain Elite Pro Academy (EPA) Liga I Malut United

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengapresiasi Para pemain Elite Pro Academy (EPA) Liga I Malut United karena sangat luar biasa telah memberikan yang terbaik hingga menjadi juara di ajang EPA Super League 2025/26. Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menerima kembali sang juara Nasional EPA Super League yang dipimpin oleh Wakil Presiden Malut United Weshley Hutagalung didampingi Direktur Akademi Malut United FC Hengky Oba, yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Selasa (19/5/2026). Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengingatkan agar terus menjaga kekompakan dan kebersamaan yang telah dibangun, sehingga EPA Malut United terus Berjaya dan terus meraih prestasi yang lebih gemilang kedepan. “Kalian luar biasa karena ini suatu prestasi yang sangat membanggakan bagi Maluku Utara, terutama kami di Kota Tidore dengan adanya homebase EPA Malut United di Tidore ini menjadi suatu kebanggaan sendiri bagi masyarakat Tidore karena EPA Malut United dapat mempersembahkan Juara I pada U-18 dan Juara II pada U-20, Kalian luar biasa.” Puji Muhammad Sinen “Ini satu prestasi yg luar biasa, dimana Usia Malut United baru hampir 3 tahun namun mental anak-anak semua adalah mental juara, Kalau mau tmbuh dan berkmbang hrs sabar karena tdk ada perjuangan tanpa ada tantangan. Sambung Muhammad Sinen Sementara Wakil Presiden Malut United Weshley Hutagalung mengatakan, prestasi yang diraih para anak-anak EPA Malut united ini adalah satu kebanggaan bahwa Indonesia Timur juga memiliki anak-anak yang mentalnya sang juara sehingga bisa menaklukan para pemain yang dibilang lebih unggul dari Malut United yang baru berusia 3 tahun pada 28 mei nanti. “Para pemain Indonesia Timur khususnya Maluku Utara ini juga memiliki mental yang sangat luar biasa sehingga mereka mampu menaklukan para pemain-pemain yang sudah berjalan dengan bertahun-tahun, karena kami Malut United ini masih dalam proses belajar karena baru berusia 3 tahun, namun mereka mampu memberikan prestasi yang sangat luar biasa.” Kata Weshley “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan seluruh jajarannya maupun panitia lokal karena telah menerima kami dengan sangat baik menjadi warga Tidore, kami diberikan basecamp dan dijamu dengan sangat baik, semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus dijaga dengan baik.” Sambung Weshley Sekedar diketahui bahwa, Malut United FC U18 keluar sebagai juara I setelah mengalahkan Persija Jakarta dan Malut United FC U20 keluar sebagai juara II pada EPA Super League 2025-26 yang berlangsung di lapangan Garudayaksa Football Academy pada minggu (17/5) lalu. Turut hadir para Coach EPA Malut United, Panitia Lokal dan para pemain Malut United U-18 dan U-20.
inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gosalaha

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gosalaha, gudang sembako, dan Pasar Ikan pada Selasa (19/5/2026) untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Adha 1447 H. Sidak yang dilakukan Sekda bersama tim pengendalian inflasi daerah Kota Tidore Kepulauan itu menyasar sejumlah titik distribusi pangan untuk memastikan pasokan lancar dan harga tetap terkendali. Dalam kesempatan tersebut Sekda Tidore Ismail Dukomalamo menyampaikan Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan tipis.Kenaikan terjadi pada beberapa item tertentu, salah satunya bawang merah. Sementara itu, harga beras dipastikan masih aman dan stabil. “Berdasarkan hasil pemantauan harga memang agak naik hanya item-item tertentu saja seperti bawang merah. Untuk harga beras masih aman untuk kebutuhan menjelang Idul Adha masih aman,” ujar Sekda Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore ini berharap kondisi pasokan tetap lancar dalam beberapa hari ke depan. Dengan pasokan yang terjaga, diharapkan masyarakat dapat terlayani dengan baik dan tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok. “Harapannya ke depan pasokan lancar sehingga masyarakat bisa terlayani, Sidak ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tidore untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan”tegasnya.
PKK Tidore Berperan Aktif Bantu Distribusi Pemasaran Udang Vaname

Mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi, Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan bergerak aktif membantu distribusi pemasaran udang vaname milik kelompok budidaya udang sistem bioflok di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan, Senin (18/5/2026). Hal tersebut menjadi komitmen bersama yang disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen saat menghadiri proses panen ke 3 udang vaname yang dikelola kelompok pembudidaya ikan dan udang Kelurahan Dowora. “Hari ini kelompok budidaya akan melakukan panen ke 3 udang vaname, PKK hadir mengambil peran untuk membantu distribusi pemasaran, karena kekhawatiran dari pokdakan ini, pemasaran masih bersifat lokal, sehingga ketika ada panen besar, solusi pemasarannya harus dibantu,” Ungkapnya. Rahmawati menambahkan, dari sekitar 15 kolam bioflok ini, ada yang berukuran diameter 30 cm, 20 cm dan 15 cm, panen kali ini masih difokuskan pada 2 kolam berdiameter 20 cm, untuk kolam berdiameter besar belum dipanen, salah satu kendalanya yaitu pemasaran, maka PKK hadir untuk membantu. “PKK Kota Tidore Kepulauan tentunya sangat bangga dan kami berterima kasih, kami sangat antusias bisa membantu distribusi pemasaran udang vaname ini, kami mungkin belum bisa membantu dalam hal yang besar, namun melalui ide dan pikiran, kami berupaya mencari solusi,” Imbuhnya. Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan juga mengajak masyarakat Kota Tidore Kepulauan dan Maluku Utara pada umumnya untuk dapat membeli udang vaname milik pokdakan usaha bersama yang bertempat di Kelurahan Dowora, lokasi tepatnya di belakang Kantor Dinas Ketahanan Pangan Tidore. “Hari ini kita memanen sekitar 700 kg udang vaname, mudah-mudahan dapat terjual secara keseluruhan, harga per kilonya Rp. 100.000, ayo masyarakat Kota Tidore Kepulauan dan Maluku Utara pada umumnya, kita punya tambak udang yang begitu besar di Kelurahan Dowora,” Ajaknya. Setelah panen ke 3 ini, direncanakan akan ada panen berikutnya pada H-4 jelang hari raya Idul Adha dengan estimasi yang cukup besar yaitu 1,5 ton udang vaname, bagi masyarakat yang membutuhkan udang vaname sebagai lauk pendukung di lebaran idul adha dapat segera merapat.
Penutupan Turnamen Dandim Cup

Bacarita Penting (BP) Family Football dari Kelurahan Gurabati,Kecamatan Tidore Selatan berhasil keluar sebagai The Winner Of Turnamen Dandim Cup I Tahun 2026 setelah mengalahkan Mujui United dari Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur dengan Skor akhir 2:0. Laga penutupan ini tutup secara resmi oleh oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, di Lapangan Kelurahan Dowora, Minggu (17/5/2026). Mengawali sambutannya, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyampaikan, apresiasi dan terima kasih Kepada Dandim 1505/Tidore beserta jajarannya yang telah sukses menyelenggarakan turnamen ini dengan baik, ini adalah bukti nyata sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi muda yang sehat, kuat, disiplin, dan berjiwa sportif. “Turnamen Dandim Cup I merupakan kegiatan yang sangat positif dalam membangun semangat persatuan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga sepak bola.” kata Ahmad Laiman Tak lupa, Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini juga menyampaikan selamat kepada tim yang berhasil meraih juara, ini adalah sebuah prestasi yang diraih, sehingga jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sepak bola. “Saya juga menyampaikan terima kasih kepada tim yang belum meraih juara, jangan berkecil hati namun jadikan kekalahan itu sebagai semangat untuk terus berlatih agar kedepan dapat meraih juara.” pesan Ahmad Laiman “Tak hanya itu saja, namun dengan kegiatan ini juga kita berharap olahraga dapat terus menjadi sarana pemersatu masyarakat serta wadah pembinaan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berkarakter. Semoga Turnamen Dandim Cup I ini dapat menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan lebih meriah di masa mendatang.”sambung Ahmad Laiman Sekedar diketahui bahwa, keluar sebagai Juara I Turnamen Dandim Cup I yakni BP Football Family dari Kelurahan Gurabati, Juara II Majui United Dari kelurahan Mafututu dan Juara III bersama Putra FC dan Soasio Jr FC. Sedangkan, Pemain terbaik diraih oleh Al dandi, Top Score diraih oleh Agus Esa dan Kiper Terbaik diraih oleh Iman Fatur. Untuk masing-masing juara mendapatkan Piala dan uang pembinaan. Turut menyaksikan laga penutupan Turnamen Dandim Cup I Tahun 2026, Dandim 1505/Tidore Letkol Inf Wahyu Widya Sasono, Kapolresta Tidore Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, Ketua DPRD Kota Tidore Ade Kama, Forkopimda Kota Tidore, Para Pimpinan OPD, Camat, Lurah se Kecamatan Tidore dan seluruh masyarakat
Penutupan turnamen sepak bola usia dini tingkat SD dan SMP bertajuk Sumkusu Cup II Tahun 2026

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, secara resmi menutup turnamen sepak bola usia dini tingkat SD dan SMP bertajuk Sumkusu Cup II Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Ome, Sabtu (16/5/2026). Turnamen yang berlangsung selama 40 hari ini sukses digelar tanpa hambatan. Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Panitia, masyarakat Kelurahan Ome, dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai kelancaran acara dari awal hingga akhir membuktikan ketulusan panitia dalam menyelenggarakan kegiatan positif ini. “Turnamen ini bukan sekadar pertandingan olahraga biasa, melainkan sarana pembinaan mental dan karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan tangguh,” ujar Muhammad Sinen. Wali Kota juga mengaku takjub menyaksikan langsung kemampuan dan *skill* luar biasa dari talenta-talenta muda Tidore. “Hari ini saya saksikan langsung ternyata anak-anak Tidore sangat luar biasa. Permainan yang dipertontonkan tadi membuat saya mengkhayal seperti melihat Messi membawa bola di Piala Dunia. Saya bangga bahwa putra-putra Tidore sangat luar biasa hari ini,” ungkapnya penuh antusias. Lebih lanjut, ia mendorong agar Sekolah Sepak Bola (SSB) terus bangkit melatih anak-anak usia dini. Pemerintah daerah, kata Sinen, sangat sepakat dan mendukung penuh perbanyakan kompetisi usia dini sebagai wadah mengasah potensi bakat muda di Tidore. “Kepada sang juara, selamat, jadikan ini contoh terbaik. Bagi yang kalah, itu adalah keberhasilan yang tertunda, jangan berkecil hati dan teruslah berlatih,” pesannya. Sementara itu, Ketua Panitia Sumkusu Cup II, Muhammad Fatahudin Hadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini memiliki tujuan ganda. Selain sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini dan mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang pencarian dana untuk pembebasan lahan pekuburan di lingkungan RT 04 Kelurahan Ome. “Turnamen ini bergulir sejak Sabtu, 4 April 2026, dan berakhir pada hari ini. Diikuti oleh total 33 tim, yang terdiri dari 28 tim asal Kota Tidore dan 5 tim tamu dari Kota Ternate yang bersaing di kategori SD dan SMP,” jelas Fatahudin. Selama turnamen berlangsung, sebanyak 33 pertandingan telah digelar dengan menjunjung tinggi sportivitas. Para pemenang pada ajang ini berhak membawa pulang piala, medali, dan uang pembinaan. Kategori Sekolah Dasar (SD) Juara 1 SSB Nuku Junior (Kelurahan Soasio), Juara 2 Banawa FC (Kelurahan Dokiri) Juara 3 Bersama Chates FC (Kelurahan Mareku) & Fomasigaro FC (Kelurahan Dowora) Top Skor Iki Sayuri dari Irmawan FC (Kelurahan Rum) dengan torehan 5 gol. Kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) Juara 1 SSB Nuku JR King (Kelurahan Soasio) Juara 2 Decomver FC (Kelurahan Rum) Juara 3 (Bersama) SSB Bintang Timur (Kelurahan Dowora) & Madrista (Kelurahan Salero, Ternate) Top Skor Rizky M Rizal dari AOM FC (Kelurahan Mareku) dengan torehan 7 gol. Di akhir laporannya, Ketua Panitia berharap ajang Sumkusu CuP ini dapat terus berlanjut menjadi agenda rutin tahunan untuk mencetak bibit-bibit pesepak bola andal dari Maluku Utara, khususnya Kota Tidore Kepulauan.