Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 resmi ditutup

Yusril Ihza Mahendra keluar sebagai Juara Umum Open dan Rizki Fajar Husen keluar sebagai juara umum Lokal Maluku Utara pada Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026, yang berlangsung di Sirkuit Selawering, Kelurahan Rum, Minggu (10/5/2026). Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 ini ditutup secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Sumiyati Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama. Mengawali sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, Event ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, namun lebih dari itu, karena ini adalah ruang silaturahmi, hiburan rakyat, wadah lahirnya atlet-atlet muda berbakat, sekaligus momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat karena kehadiran event seperti ini membawa energi positif bagi Kota Tidore Kepulauan. “Saya melihat semangat luar biasa dari generasi muda otomotif kita hari ini, Semangat ini harus terus dijaga dan diarahkan ke hal-hal positif karena Balap boleh kencang, tapi keselamatan tetap nomor satu. Jadilah pembalap yang bukan hanya cepat di lintasan, tetapi juga menjadi contoh baik di tengah masyarakat.” kata Muhammad Sinen Tak lupa, Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga berharap Kepada seluruh masyarakat dan pecinta otomotif bahwa Sirkuit Selawaring Rum, Tidore dapat terus berkembang menjadi salah satu pusat olahraga otomotif terbaik di Maluku Utara, karena Pemerintah daerah tentu akan terus memberikan dukungan demi kemajuan fasilitas dan penyelenggaraan event-event otomotif yang lebih besar di masa mendatang. “Kepada seluruh peserta dari luar daerah, terima kasih sudah datang dan meramaikan Kota Tidore Kepulauan, semoga pulang membawa kesan yang baik, persaudaraan yang kuat, dan kembali lagi di event-event berikutnya. Di hadapan para pembalap dari luar daerah, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama berada di Tidore masih ada pelayanan maupun fasilitas yang belum maksimal, dengan harapan para peserta membawa pulang kesan baik tentang Tidore Kepulauan. “Tidore memiliki sejarah besar dalam perjalanan bangsa Indonesia dan tetap berkomitmen menjaga lingkungan, sehingga Tidore memang tidak memiliki tambang seperti daerah lain di Maluku Utara. Tapi sirkuit ini adalah salah satu bukti nyata tambang Kota Tidore Kepulauan, tambang yang tidak merusak lingkungan,” tegasnya
Pembukaan Jambore Cabang V Tahun 2026

Jambore merupakan momentum yang sangat baik dalam membangun karakter generasi muda, karena Gerakan Pramuka terbukti menjadi salah satu wadah pendidikan nonformal yang mampu membentuk pribadi disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat persatuan dan kepedulian sosial. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan dalam hal ini diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin saat membuka dengan resmi Jambore Cabang V Tahun 2026 di wilayah kota tidore Kepulauan, yang berlangsung di Taman Olahraga SMP Negeri 1 Tidore, Sabtu (9/5/2026) malam. Mengawali sambutan Wali Kota Tidore, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin mengatakan, Para peserta jambore diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berlatih, serta membangun persahabatan, karena dalam kegiatan perkemahan, peserta akan belajar arti kebersamaan, kepemimpinan, kerja sama, serta menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah. “Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan moral. Generasi yang memiliki jiwa nasionalisme, cinta tanah air, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.” harap rudy Tak hanya itu, Rudy Ipaenin juga menghimbau, agar Seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, menaati aturan yang telah ditetapkan, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Sementara, Ketua Panitia Thamrin Folasowohi mengatakan bahwa kegiatan Jambore Cabang V Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 ini diikuti oleh 170 orang yang terdiri dari 88 putri dan 82 Putra yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 hingga 12 Mei 2026. “Kegiatan jambore ini mengambil Tema kegiatan Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan, dengan harapan bisa melahirkan generasi muda yang mampu bertanggung jawab.” kata Tamrin
Penutupan Festival Budaya Sumkusu III

Ditantang oleh zaman, peran generasi muda sangat penting, sebagai generasi penerus dalam menjaga tradisi serta melestarikannya, seperti penggunaan media sosial untuk mempromosikan budaya tradisional di era digital. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen saat menutup secara resmi Festival Budaya Sumkusu III, di Kelurahan Ome, Sabtu (9/5/2026) Malam. Mengawali sambutannya, Hj. Rahmawati menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, terutama Ibu-Ibu Majelis Ta’lim dan Ibu-Ibu PKK yang telah berpartisipasi aktif, sehingga festival ini dapat terlaksana. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, Ibu-Ibu Majelis Ta’lim dan Ibu-Ibu PKK Kelurahan Ome yang luar biasa sehingga kegiatan festival ini terlaksana dengan baik dan sukses,” Ungkapnya. Ketua TP PKK Tidore juga mengatakan, melalui festival ini berbagai potensi anak-anak dapat dilihat, bukan hanya anak muda yang berperan, tetapi Ibu-Ibu juga menjadi agen perubahan dan garda terdepan dalam suksesnya festival ini. “Seorang perempuan dan Ibu tidaklah sempurna, tetapi lihatlah bagaimana dia berperan, hadir berpartisipasi dan memberikan motivasi serta inspirasi kepada semua, terutama bimbingannya terhadap generasi muda” Imbuhnya. Melalui tema “lestarikan budaya, mempererat persaudaraan”, istri orang nomor satu di Kota Tidore ini juga mendukung tarian dana-dana dan tarian naro oti di Festival Sumkusu ini untuk diusulkan menjadi warisan budaya takbenda. “Selain tarian dana-dana, ada juga tarian naro oti, menceritakan kehidupan masyarakat Ome pada zaman dulu, melalui kajian yang matang, mudah-mudahan dapat diusulkan menjadi warisan budaya takbenda,” Pungkasnya. Hj. Rahmawati juga berharap, kegiatan ini bukan hanya sekedar ceremony, di era digital seperti sekarang ini, peran generasi muda sangat penting dalam menjaga tradisi, ia berpesan untuk pergunakan media sosial sebagai wadah promosi budaya tradisional di era digital.
Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 secara resmi dibuka Oleh Wali Kota Tidore Kepulauan

Wali Kota Tidore Cup Race I Tahun 2026 secara resmi dibuka Oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang berlangsung meriah di Sirkuit Selawaring, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Event balap motor tersebut diikuti puluhan pembalap dari berbagai daerah di Maluku Utara maupun luar daerah ini disaksikan langsung juga Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Rahmawati Muhammad Sinen, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore Ismail Dukomalamo bersama Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo. Mengawali sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung perkembangan olahraga otomotif di Tidore Kepulauan. “Event ini bukan hanya ajang kompetisi para pembalap, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas di bidang otomotif,” ujar Muhammad Sinen. Muhammad Sinen menambahkan, kegiatan otomotif juga memiliki dampak besar bagi daerah karena mampu menggerakkan pelaku UMKM lokal serta mempromosikan Tidore Kepulauan sebagai destinasi sport tourism di Maluku Utara. Tak lupa, Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan selama mengikuti perlombaan. “Kepada seluruh peserta race, saya berharap selalu menjaga keselamatan dan mengikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia maupun penyelenggara, kareena keselamatan adalah hal utama,” tegasnya. Selain itu, Muhammad Sinen berharap Sirkuit Selawaring dapat menjadi perhatian serius pemerintah provinsi maupun pusat agar dipersiapkan sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tahun 2027 mendatang. “Sanggup atau tidak sanggup, tahun 2027 Sirkuit Selawaring harus menjadi perhatian serius kita semua. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan siap melaksanakan Kejurnas di Selawaring,” kata Muhammad Sinen Sementara itu, Ketua IMI Provinsi Maluku Utara, Jackson de Beving mengapresiasi pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 sebagai wadah positif bagi generasi muda dan pecinta otomotif, karena event balap resmi seperti ini sangat penting untuk menekan aksi balap liar di jalan raya serta membangun budaya berlalu lintas yang aman. “Event ini dibuat supaya teman-teman pecinta balap tidak lagi melakukan balapan di jalan raya, karena yang utama adalah bagaimana membangun budaya berlalu lintas yang positif dan aman,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa event tersebut direncanakan akan digelar secara berseri bersama Kabupaten Halmahera Selatan. “Setelah event di Tidore ini, rencananya akan dilanjutkan di Halmahera Selatan, dengan seri berikutnya nanti kembali digelar di Kota Tidore Kepulauan,” katanya. Di kesempatan yang sama, Ketua IMI Kota Tidore Kepulauan sekaligus Ketua Panitia, Abdul Gafur Maradjabessy, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Wali Kota Racing Cup 2026 merupakan hasil kerja sama antara IMI Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, KONI, serta dukungan sejumlah OPD dan sponsor. “Kami juga mendapat dukungan penuh, baik moril maupun materil, dari Dinas Pemuda dan Olahraga, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, serta para sponsor yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” katanya. Abdul Gafur juga menyampaikan terima kasih kepada IMI Provinsi Maluku Utara yang telah memberikan mandat dan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IMI Kota Tidore Kepulauan secara aklamasi. Tak hanya itu, Abdul Gafur menambahkan bahwa, event tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi balap motor, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet otomotif, peningkatan ekonomi masyarakat, serta promosi wisata daerah melalui keberadaan Sirkuit Selawaring. Event Wali Kota Racing Cup 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan hingga sejumlah pembalap dari Pulau Jawa. “Jumlah peserta sebanyak 56 dengan total starter mencapai 134 starter. Ini menunjukkan bahwa event balap motor di Tidore memiliki daya tarik dan potensi besar untuk terus dikembangkan,” ungkapnya. Ia berharap Wali Kota Racing Cup dapat menjadi agenda resmi tahunan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sekaligus mendorong peningkatan sektor wisata dan UMKM masyarakat. Selain itu, Abdul Gafur juga berharap adanya dukungan pemerintah untuk melengkapi fasilitas Sirkuit Selawaring agar lebih representatif dalam penyelenggaraan event otomotif berskala besar di masa mendatang. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun perkembangan olahraga otomotif di Kota Tidore Kepulauan,” tutupnya.
Kota Tidore Kepulauan Raih Penghargaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2025

Kota Tidore Kepulauan kembali meraih penghargaan atas penilaian 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2025, Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsudin A.Kadir dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dalam acara Musrenbang RKPD Provinsi Maluku Utara Tahun 2027 yang berlangsung di Gamalama Ballroom, Bela Hotel Ternate, Kamis (7/5/2026). Usai menghadiri kegiatan Musrenbang tersebut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, dalam Musrembang RKPD ini disampaikan beberapa hal terkait dengan kolaborasi Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Provinsi, kemudian menyiapkan sejumlah dokumen dan data untuk disesuaikan, agar pelaksanaan pembangunan di tahun 2027 lebih terarah sesuai visi misi, RPJMN maupun RPJMD Provinsi dan Kabupaten/Kota. “Alhamdulillah pada kesempatan ini juga, Kota Tidore Kepulauan diberi penghargaan terkait dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stunting, dan Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten Halmahera Tengah dan Kota Ternate termasuk yang berprestasi menurunkan angka stunting di tahun 2025 sehingga kita diberikan penghargaan,” Ungkapnya. Wawali berharap, mudah-mudahan penghargaan ini menjadi motivasi bagi Kota Tidore Kepulauan untuk selanjutnya bisa melakukan kebijakan-bebijakan yang terbaik untuk masyarakat, terutama dalam penurunan kemiskinan, penurunan angka stunting dan menaikan IPM, termasuk di dalamnya ada pertumbuhan ekonomi yang harus digenjot, agar bisa menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan di daerah.
Sinergi Transaksi Digitalisasi Dalam Upaya Optimalisasi Meningkatkan PAD

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mendorong percepatan digitalisasi guna meningkatkan efektivitas pemerintahan dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah. Demikian sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan pada pembukaan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah dengan tema Sinergi Transaksi Digitalisasi Dalam Upaya Optimalisasi Meningkatkan PAD, dipusatkan di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore, Kamis (6/5/2026). “Kami juga mengapresiasi atas capaian TP2DD yang berhasil meraih penghargaan dari Menko Perekonomian RI tahun 2025, yakni TP2DD Kota Terbaik III Wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua dan Rookie of The Year TP2DD Kota Terbaik II”. Lanjutnya,Penyelenggaraan pemerintahan yang baik merupakan pondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun birokrasi yang kompleks masih menjadi tantangan. Melalui digitalisasi menjadi langkah strategis guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintahan dan menekan biaya operasional. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan ini menekankan tiga poin penting Pertama, Peningkatan Indeks ETPD. Seluruh OPD diminta memaksimalkan ETPD karena berkontribusi langsung pada kenaikan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, agar Tidore mencapai status digital.Kedua, Optimalisasi PAD melalui digitalisasi pajak dan retribusi daerah untuk mempermudah wajib pajak dan meminimalisir kebocoran.Ketiga, Sinergi dan komitmen. Ismail Dukomalamo juga menambahkan Diperlukan kolaborasi Pemkot dengan Bank Indonesia melalui TP2DD serta komitmen kuat perbankan dan seluruh OPD untuk terus berinovasi menggunakan layanan digital.“Mari kita tingkatkan prestasi yang telah diraih dalam rangka upaya percepatan dan perluasan digitalisasi daerah menuju Kota Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman, Ramah, Maju Dan Berkelanjutan Untuk Semua,” tutupnya. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi menghadirkan tiga narasumber di antaranya Deputi Kpw Bank Indonesia Prov Maluku Utara Airtalya J Rando, Kepala Bank Maluku, Maluku Utara Cabang Soasio Navalia Chairunnisa dan Pimpinan PT. Telkomsel Brands Ternate Fuji Permana. Turut hadir para Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, Para Pimpinan Perangkat Daerah dan Para Pejabat Administrator, Pimpinan BRI Cabang Soasio, Pimpinan BNI Cabang Soasio serta Seluruh Anggota Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Kota Tidore Kepulauan.
Wawali Tidore Terima Kunker BPSDMP Kominfo Regional Manado Bahas Digital Talent Scholarship

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima kunjungan kerja Kepala BPSDMP Kominfo Regional Manado dalam rangka Rencana MoU antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dengan Lembaga Pengembangan BPSDMP Komdigi Regional Manado terkait Peningkatan Kapasitas Ruang Digital dan Komunikasi pada semua Sektor di Kota Tidore Kepulauan, pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Wakil Wali Kota, Rabu (6/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini menyambut baik rencana kegiatan pelatihan-pelatihan yang disampaikan oleh BPSDMP Kominfo Regional Manado, namun akan dilaporkan terlebih dahulu ke Wali Kota dan dipelajari oleh Dinas terkait dalam hal ini Diskominfo dan Persandian, agar dapat memilah rencana pelatihan mana yang menjadi urgen untuk dilakukan, mengingat kondisi keuangan daerah yang belum stabil. “Terima kasih banyak atas rencana ini, namun semuanya kembali kepada Pemerintah Daerah untuk mempelajari dulu, karena semua Kementerian Lembaga juga banyak membuat pelatihan, namun kebutuhan daerah berbeda-beda, tidak bisa disamakan, jadi kami akan melihat pelatihan mana yang paling urgen untuk dilakukan, misalnya seperti UMKM naik kelas, ini sangat penting untuk dilakukan dalam kondisi seperti sekarang ini,” Ungkapnya. Kepala BPSDM Komdigi Manado, Arsyad mengatakan, tujuan kunjungan ke Kota Tidore Kepulauan untuk memperkenalkan Digital Talent Scholarship (DTS), sebuah program pelatihan pengembangan kompetensi yang telah diberikan kepada talenta digital Indonesia, Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing, produktivitas, profesionalisme SDM bidang teknologi informasi dan komunikasi di Kota Tidore Kepulauan. “Kegiatan pelatihan ini juga bisa dibagi dalam beberapa segmen, misalnya terlebih dahulu fokus kepada ASN, terus untuk UMKM dan Guru juga kami komunikasikan dengan Dinas terkait, namun kami juga berusaha melaksanakan dan berbagi secara profesional, baik dengan tatap muka atau virtual, kami menyesuaikan dengan kondisi daerah, namun tidak menutup kemungkinan, kami akan mencoba untuk fasilitasi semampu kami,” Tuturnya. Sementara, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian, Muhammad Syarif mengatakan, kunker BPSDM ini membahas terkait rencana untuk buat MoU, Kesepakatan antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pengembangan SDM Komdigi Regional Manado terkait dengan Peningkatan Kapasitas Ruang Digital dan Komunikasi pada semua sektor di Kota Tidore Kepulauan, memberikan edukasi digital kepada seluruh masyarakat dan sektor-sektor publik. “Tujuan pelatihan atau peningkatan kapasitas ini, agar semua sektor paham terhadap digital, sehingga bisa berdampak, apalagi untuk ASN, tentunya sangat mendukung pelayanan publik, terima kasih Pak Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan sudah memberikan respon positif dan mendorong agar kerja sama ini dapat dilihat yang prioritas dan berkarakteristik, terutama untuk ASN dan UMKM, pengetahuan digital itu sangat penting sekali,” Pungkasnya
Pembahasan Perwali tentang Pembatasan Aktivitas Pemerintah dan Masyarakat Kota Tidore Kepulauan Setiap Hari Jumat

Menindaklanjuti arahan Walikota, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan akan bergerak cepat mensosialisasikan ulang Peraturan Walikota (Perwali) Pembatasan Aktivitas Pemerintah dan Masyarakat setiap Hari Jumat. Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Sofyan Saraha pada Rapat Tindak Lanjut Pembahasan Perwali tentang Pembatasan Aktivitas Pemerintah dan Masyarakat Kota Tidore Kepulauan Setiap Hari Jumat di ruang rapat Walikota Tidore, Rabu (6/5/2026). “kepada instansi terkait agar segera menindaklanjuti arahan Walikota terkait pembatasan aktifitas di Hari jumat untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan”ucapnya. Lanjutnya, pembatasan aktivitas masyarakat dikhususkan empat wilayah di Kecamatan di Pulau Tidore diantaranya Kecamatan Tidore Utara, Kecamatan Tidore Selatan, Kecamatan Tidore dan Kecamatan Tidore Timur. Sofyan Saraha menghimbau kepada instansi terkait untuk langsung bergerak merealisasikan perintah Walikota Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Abukasim Faruk menjelaskan Perwali ini ditetapkan sebagai landasan hukum dengan tujuan menjaga kekhusyukan ibadah Jumat, menciptakan nuansa Islami, serta memperkuat identitas Tidore sebagai Kota Santri. Turut hadir para Asisten Sekda bersama OPD terkait.
Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Air Minum Ake Mayora Kota Tidore

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman resmi melantik Abubakar Nurdin sebagai Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Air Minum Ake Mayora Kota Tidore, berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor: 54.4 Tahun 2026 tentang pengangkatan Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Ake Mayora Kota Tidore, yang berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (6/5/2026). Mengawali sambutannya, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman mengatakan, Air minum adalah kebutuhan dasar yang menyangkut hajat hidup orang banyak, karena pengelolaan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Ake Mayora bukan sekadar mencari profit semata, melainkan mengemban misi sosial dan pelayanan publik. “Pelantikan yang kita laksanakan hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan transparan, dengan tujuan mencari sosok yang mampu membawa perubahan nyata bagi pengelolaan air bersih di Kota Tidore Kepulauan, sehingga Kepada Direktur yang baru saja mengucap sumpah kami berharap agar dapat melakukan pemetaan masalah, baik teknis maupun administratif, Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah layanan pelanggan dan mempercepat respons terhadap pengaduan masyarakat.” Harap Ahmad Laiman “Sebagai BUMD, Ake Mayora harus mandiri dan profesional. Lakukan efisiensi di segala lini dan tingkatkan performa perusahaan agar mampu memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).” Tambah Ahmad Laiman Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengingatkan bahwa Tugas utama sebagai direktur adalah memastikan distribusi air berjalan lancar dan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami kendala teknis, dengan Pastikan kualitas air yang diterima warga memenuhi standar kesehatan. “Jabatan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Ake Mayora merupakan amanah sekaligus tantangan, karena banyak masyarakat menaruh harapan besar di pundak Direktur yang baru dilantik. Kami berharap Bapak Direktur mampu membangun komunikasi yang baik dengan Dewan Pengawas, Pemerintah Daerah, serta seluruh staf di internal Perumdam Ake Mayora, bangunlah tim yang solid (teamwork) karena kemajuan perusahaan tidak bisa dicapai oleh satu orang saja.” Pesan Ahmad Laiman “Atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, kami mengucapkan Selamat Bekerja kepada Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Ake Mayora yang baru. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memberikan pelayanan air bersih yang lebih prima, lebih lancar, dan lebih terjangkau bagi seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan.” Ucap Ahmad Laiman Turut Hadir Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, dan para pimpinan OPD
Perkuat Program Ketapang Emas, Ketua TP PKK Tidore Resmi Panen Perdana Jagung di Payahe

Sebagai salah satu program unggulan PKK yaitu Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapang Emas), Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri dan mengapresiasi kegiatan Penanaman dan Panen Raya Jagung di kebun percontohan milik Tim Penggerak PKK Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (5/5/2026. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk PKK Kelurahan Payahe, saya berharap Kelurahan Payahe menjadi role model bagi Desa lainnya di Kecamatan Oba, di tengah efisiensi ini kita membutuhkan kesabaran yang luar biasa, kita semua tentu merasakan dampaknya, namun saya tekankan untuk PKK melalui kebersamaan dan kolaborasi, kita gerakan setiap program, mudah-mudahan kita upayakan ada bantuan yang bisa meringankan,” Ungkapnya. Ketua TP PKK Kota Tidore juga berharap, PKK Kelurahan Payahe kedepannya dapat bekerja sama dan melibatkan Penyuluh Pertanian di Kecamatan Oba, karena Penyuluh adalah perpanjangan tangan dari Dinas Pertanian, jika ada kendala di lapangan terkait bibit, maupun kebutuhan pertanian lainnya, penyuluh akan membantu untuk koordinasikan ke dinas terkait, sehingga kendala-kendala tersebut dapat diatasi bersama. “Ada beberapa kelompok tani binaan PKK Tidore yang sudah masuk ke daftar kami, jika ada Kelurahan/Desa yang baru membentuk kelompok tani, mohon agar dapat disampaikan ke penyuluh untuk didaftarkan sebagai kelompok tani binaan PKK, sehingga kami bisa mencari solusi melakukan terobosan dengan mencari bantuan-bantuan berupa alat pertanian dan bibit, jadi harus ada persatuan, maka terbentuklah sebuah kebun percontohan ini,” Imbuhnya. Rahmawati juga menambahkan, sebagai salah satu program unggulan PKK, Ketapang Emas tidak hanya sebatas menanam jagung, akan tetapi ada juga cabe rawit, tomat dan sayur-sayuran. Jadi untuk PKK dapat memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum digunakan, agar dapat menanam berbagai tanaman pangan, upaya meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga, gizi keluarga, dan ekonomi keluarga guna mendukung Indonesia Emas 2045. “Mudah-mudahan penanaman jagung ini bisa tumbuh dan sehat sampai pada proses panen, sehingga dapat bermanfaat khususnya untuk PKK Kelurahan Payahe dan umumnya untuk Kecamatan Oba, hari ini juga ada panen perdana Jagung milik kelompok Tani Kelurahan Payahe, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk anggota PKK Kelurahan Payahe serta menjadi motivasi bagi PKK se Kecamatan Oba, agar PKK bisa bermanfaat dan berdaya,” Pungkasnya. Tutur hadir mendampingi Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua II Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, Ketua III Hj. Sukarni Ade Kama, Ketua IV Ny. Ferawati Abdurrahman Arsyad, Pengurus dan Pokja III PKK Kota Tidore Kepulauan, Camat Oba, Lurah Payahe, Babinsa, Babinkamtibmas, Penyuluh Pertanian Kecamatan Oba, Pengurus PKK Kecamatan Oba dan Pengurus PKK Kelurahan Payahe.