sosialisasi Inovasi Daerah, yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kota Tidore Kepulauan

Inovasi daerah merupakan bagian penting untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tidore Kepulauan kedepan yang lebih baik, karena dengan inovasi sebuah daerah bisa berkembang lebih maju dari sebelumnya. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat memberikan arahan pada sosialisasi Inovasi Daerah, yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Kota Tidore Kepulauan yang diikuti oleh Para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas se Kota Tidore, berjalan aman dan lancar, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota, Rabu (21/5/2025). Mengawali Arahannya, Muhammad Sinen mengatakan, inovasi menjadi hal yang penting bagi seluruh OPD, Camat, Lurah bahkan para Kepala Puskesmas, untuk melakukan sebuah inovasi dalam mewujudkan Kota Tidore menuju Kota yang terinovatif di Tahun 2025. “Karena inovasi menjadi indikator penting dalam penilaian pemerintah Pusat kepada daerah agar serius untuk dilaksanakan, sehingga butuh kesadaran bagi semua pihak agar inovasi ini dapat dilaksanakan dengan baik kedepan, dan Kota Tidore menjadi Kota yang terinovatif yang merupakan hasil dari kerja keras kita semua.” Kata Muhammad Sinen Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menekankan bahwa, dalam sebuah pekerjaan harus menanamkan rasa malu dan takut sehingga Tidore ini akan maju, karena jika memiliki rasa malu atas pencapaian orang lain dan takut dengan inovasi yang belum dicapai maka hasil akan menjadi maksimal. “Jadi yang diharapkan adalah bagaimana kita menanamkan rasa malu atas kinerja yang tidak pernah dicapai dan takut atas kesalahan kinerja yang kita buat, maka semangat inovasi akan terus tumbuh dalam diri kita, mari kita bergandeng tangan untuk mewujudkan Kota Tidore sebagai Kota terinovatif dengan cara memberikan sebanyak-banyaknya inovasi di Kota Tidore.” Ucap Muhammad Sinen Muhammad Sinen juga menegaskan bahwa, tanamkan dalam diri masing-,masing bahwa tanggung jawab membangun Kota Tidore bukan ada pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota tetapi setiap ASN dan masyarakat Kota Tidore memiliki tanggung jawab yang sama untuk bagaimana membangun Kota Tidore kedepan yang lebih baik. “Jadi sejahtera atau tidaknya masyarakat Tidore tergantung pada kita yang ada di Pemerintahan Tidore, sehingga saya minta kepada para Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, Pimpinan OPD bahkan para Kepala Desa untuk proaktif dalam meningkatkan inovasi, bantu saya dan pak wakil Wali Kota untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang lebih baik kedepan.” Tandas Muhammad Sinen Sementara, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo mengatakan, prestasi inovasi Kota Tidore Kepulauan pada Tahun 2020 hingga 2024 sangat naik dari kurang inovasi, inovasi sampai sangat inovasi sehingga kedepan harus ditargetkan menjadi Kota Terinovatif. “Kalau kita meraih suatu prestasi itu sangat mudah namun sangat sulit untuk mempertahankan prestasi tersebut, sehingga saya berharap agar kita mampu untuk mempertahankan dan meningkatkan inovasi tersebut sehingga bisa mencapai Kota Terinovatif di Tahun 2025.” Kata Ismail “Kita memiliki banyak potensi, jangankan 200 inovasi akan tetapi 300 inovasi pun bisa dicapai tergantung kerja keras kita semua, untuk ini saya berharap mari kita sama-sama untuk mewujudkan Tidore sebagai Kota Terinovatif di Tahun 2025 ini.” Sambung Ismail Selain itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tidore Kepulauan Saiful Bahri Latif mengatakan dalam tiga tahun terakhir prestasi inovasi Kota Tidore terus mengalami peningkatan dari Kota Inovatif menuju Kota sangat Inovatif yang berpotensi masuk dalam sepuluh (10) besar Nasional, Karena inovasi Daerah bertujuan untuk mempercepat dan memudahkan pelayanan public dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Bahkan Kota Tidore Kepulauan menjadi satu-satunya Kota di Maluku Utara yang berpotensi masuk dalam 10 besar Nasional, dengan jumlah inovasi 87 inovasi yang tersebar di 43 inovasi OPD, 21 inovasi Puskesmas dan 9 Inovasi Desa dan 14 Inovasi Kelurahan, sehingga rekomendasi menuju 10 besar nasional kita harus memiliki 200 inovasi dengan skor indeks minimal 90,00, sehingga diharapkan agar seluruh OPD, Camat, Kelurahan, Desa dan Puskesmas agar dapat memaksimalkan inovasi-inovasi terbaik yang ada di masing-masing instansi sehingga dapat mewujudkan Tidore yang maju dan penuh dengan inovasi.” Harap Saiful
TPID Tidore Rutin Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Mingguan

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dikoordinir oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Oki Afrizal beserta OPD terkait, mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual melalui zoom meeting, di Ruang Rapat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Senin (19/5/2025). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan, dan juga diikuti oleh pejabat tinggi madya, pimpinan pratama lembaga, para Gubernur, Wali kota, dan Bupati dari seluruh Indonesia secara virtual. Dalam rapat tersebut, Mendagri Muhammad Tito Karnavian membahas terkait pengendalian inflasi daerah yang dirangkaikan dengan sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan dan Pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. “Diinstruksikan kepada 13 Menteri, 3 Kepala Lembaga serta 38 Gubernur dan 514 Bupati/Walikota untuk mengambil langkah komprehensif yang terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas dan fungsi untuk melaksanakan kebijakan strategis optimalisasi dan percepatan pembentukan melalui pendirian pengembangan, dan revitalisasi 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” Ungkapnya. Mendagri juga menegaskan, pembentukan koperasi ini sangat memerlukan kerja sama dan langkah-langkah yang dilakukan oleh kepala desa serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD), sehingga peran bupati dan wali kota menjadi penting. Pasalnya, bupati dan wali kota merupakan pejabat pembina dari kepala desa dan BPD agar dapat memfasilitasi pembentukan koperasi tersebut. Sementara, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain usai mengikuti rakor tersebut mengatakan, untuk Kota Tidore Kepulauan ada beberapa komoditi yang stabil, ada juga yang mengalami penurunan, seperti di pasar gosalaha, stok bawang merah dan cabe rawit mengalami penurunan harga, dengan stok dan persediaannya yang cukup.
Rapat Evaluasi Berakhirnya Audit BPK RI Perwakilan Maluku Utara

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo memimpin Rapat Evaluasi Berakhirnya Audit BPK RI Perwakilan Maluku Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 di Aula Sultan nuku Kantor Walikota Tidore, Senin (19/5/2025). Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam arahannya menyampaikan terkait Berakhirnya Audit BPK meminta kepada Pimpinan OPD beserta Bendahara Pengeluaran agar saling koordinasi sehingga Pemerintah Kota Tidore dapat mempertahankan opini WTP BPK yang dicapai selama ini. “ mari sama-sama torang saling koordinasi hingga tidak ada temuan agar Pemerintah Kota Tidore dapat mempertahankan opini WTP BPK yang dicapai selama ini”katanya. Di Kesempatan yang sama Kepala Inspektur Daerah Arif Radjabessy menyampaikan sesuai arahan Wali Kota terkait Berakhirnya Audit BPK LKPD Tahun 2024 ini agar perlu mempedomani apa yang disampaikan tersebut untuk di tahun 2025 nanti. “arahan dari pa wali kota kita pedomani untuk di tahun 2025 nantinya sehingga kedepan pada saat pengauditan BPK Tidore tidak ada temuan-temuan yang tidak kita inginkan bersama”ucap Arif Radjabessy. Turut hadir Para Asisten Sekda, Para Staf Ahli Walikota, Para Pimpinan OPD, Para Sekretaris OPD, Para Kabag Setda, Para Camat Se Kota Tidore Kepulauan serta Para Bendahara Pengeluaran
asistensi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UC Jamsos Naker)

Pemerintah Kota Tidore sejauh ini terus berkomitmen untuk menjamin perlindungan kepada para Tenaga Kerja baik itu Non ASN, Tenaga rentan, konstruksi maupun tenaga kerja lainnya. Hal tersebut disampaikan Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Yakub Husain usai mengikuti kegiatan asistensi, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UC Jamsos Naker) secara virtual bersama Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri, di Ruang Rapat Sekda, Senin (19/5/2025) Yakub Husain mengatakan, untuk pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Tidore telah diberikan Jaminan ketenagakerjaan kepada para pekerja di Kota Tidore dari Non ASN, tenaga rentan, tenaga konstruksi hingga ke perangkat Desa. “Harapan kami kedepan baik itu tenaga non ASN maupun tenaga kerja lainnya dapat dicover seluruhnya sehingga para pekerja yang ada di Tidore bisa menjamin perlindungan ketenaga kerjaannya.” Harap Yakub Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tidore Kepulauan Ruslan W. Yunus menjelaskan bahwa, para tenaga kerja Non ASN yang saat ini tercover pada database Jamsos Naker sebanyak 1.900 tenaga kerja non ASN dengan perlindungan dan kecelakaan kerja. “Dari 1.900 yang masuk dalam database ketenagakerjaan sebanyak 1.200 yang telah memiliki Jamsos Naker , sedangkan untuk aparatur desa sendiri sekitar 300 lebih orang yang tersebar di 49 Desa di Kota Tidore telah memiliki jaminan ketenagakerjaan dengan menggunakan dana desa, sehingga tahun ini juga kami akan berkoordinasi dengan para lurah agar pekerja rentan yang ada di setiap kelurahan akan dijamin prlindungannya melalui dana kelurahan.” Kata Ruslan.
Tim Sepak Bola A.S Rumania berhasil cetak sejarah baru dengan berhasil menjuarai ajang sepak bola Gurabati Open Turnamen ke 27

Tim Sepak Bola A.S Rumania berhasil cetak sejarah baru dengan berhasil menjuarai ajang sepak bola Gurabati Open Turnamen ke 27 Tahun 2025, setelah mengalahkan Tim Perasaan (TMPR) dari Kota Ternate dengan skor akhir 1-0 pada laga final Gurabati Open Turnamen, yang berlangsung di Stadion Gurabati, Minggu (18/5/2025). Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menutup dengan resmi Gurabati Open Turnamen menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, para wasit, pelatih dan manajer, seluruh warga masyarakat Gurabati dan sekitarnya serta pihak terkait lainnya, yang telah mendukung kegiatan ini hingga berlangsung dengan sukses. “Terima kasih kami ucapkan kepada semua tim yang terlibat dan telah ikut menyuguhkan permainan terbaiknya, baik yang meraih predikat juara maupun yang belum berhasil lolos ke partai final. kepada tim yang keluar sebagai juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang saudara-saudara raih, pertahankan dan tingkatkan terus prestasi ini di masa-masa datang,” Ucapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengajak seluruh warga masyarakat Kota Tidore Kepulauan, untuk terus kembangkan berbagai kegiatan olahraga, termasuk olahraga prestasi, olahraga pendidikan maupun olahraga rekreasi, serta jadikan olahraga sebagai gaya hidup manusia Indonesia modern, karena olahraga menyehatkan badan serta membentuk karakter. “Akhir dari sebuah pertandingan, tidak sekadar meraih kemenangan semata, tetapi lebih penting sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, memupuk rasa kebersamaan dan saling menghargai antara sesama. Untuk itu sikap saling memaafkan dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi jauh lebih terhormat dibandingkan harus menyimpan dendam,” Pesannya. Sementara ketua panitia Gurabati Open Turnamen, Hajar Hasan dalam laporannya mengatakan, 2 tim yang berhasil mencapai puncak grand final ideal yaitu As Rumania dari Kota Tidore Kepulauan VS TMPR dari Kota Ternate. Dan yang berhasil keluar sebagai conqueror / sang penakluk GOT 27 Tahun 2025 adalah A.S Rumania. “Para juara mendapat piala tetap, medali emas dan bonus sebesar Rp. 150.000.000. Terbaik Kedua TMPR berhak mendapat piala tetap, medali Perak dan bonus sebesar Rp. 100.000.000, sementara Juara III bersama Rajawali Simau Galela dan Bombastic Fc Kota Ternate berhak mendapat piala tetap dan bonus masing-masing sebesar Rp. 50.000.000.” Ungkapnya. Hajar menambahkan, sementara pemain terbaik atau Best Player diraih oleh Hamzah Lestaluhu (17) dari TMPR Fc dan Top Score diraih oleh Atcha Abdou Rafiou (22) dari Tim Gebe Spartan. Panitia juga memberikan bonus kepada pemain terbaik, top scorer dan tim favorit masing-masing sebesar Rp.5.000.000, untuk tim favorite sendiri diraih oleh A.S Rumania.
Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tidore Kepulauan

HIPMI sebagai organisasi mitra pemerintah diharapkan mampu membangun kekuatan dan kebersamaan dalam mewujudkan wirausahawan-wirausahawan muda yang profesional, inovatif dan berdaya saing, demi menjadi pengusaha yang tangguh, pengusaha yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian terhadap tuntutan nurani masyarakat banyak khususnya di Kota Tidore Kepulauan. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam saat mewakili Wali Kota Tidore saat membuka dengan resmi Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung aman, lancar dan sukses di Aula Penginapan Visal, Kelurahan Gamtufkange, Minggu (18/5/2025). Mengawali sambutan Wali Kota, Abdul Hakim Adjam juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta Ketua dan Pengurus HIPMI Kota Tidore yang telah melaksanakan kegiatan Muscab ini dengan harapan dapat melahirkan program-program yang berkualitas dan inovatif serta dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses. “Kami yakin kolaborasi yang sinergis antara HIPMI, pemerintah, dunia usaha dan industri serta seluruh stakeholder lainnya yang ada di daerah ini, akan mampu membawa kebermanfaatan yang lebih luas, dan mendukung perekonomian di Kota Tidore yang lebih maju dan berkembang.” Kata Abdul Hakim Abdul Hakim juga berharap melalui MUSCAB ini Badan Pengurus Cabang HIPMI Kota Tidore Kepulauan dapat ikut menunjukkan eksistensinya dalam memberikan sebuah kontribusi nyata dalam perputaran ekonomi yang akan membantu masyarakat terutama kepada para pelaku UMKM. “Sekali lagi, selamat menjalankan Musyawarah Cabang dengan kompak dan utamakan kepentingan organisasi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan membawa semangat bagi para anggota agar dapat maju bersama demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan.” Tandas Abdul Hakim. Sementara, Ketua Panitia Rahmat Syafrudin dalam laporannya mengatakan, Pelaksanaan Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Tidore Kepulauan Ke-II merupakan agenda wajib yang termasuk dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi, yang Mana hal ini bagian dari tanggung jawab yang bersifat transparansi dan akuntabilitas dalam proses evaluasi dan menata organisasi ke depan yang lebih baik. Rahmat juga menambahkan, Di Tengah arus masalah ekonomi yang beragam, HIMPI secara hirarkis organisasi menjalin mitra dengan pemerintah dalam hal mendeteksi tantangan dan melihat peluang sebagai Upaya menawarkan Solusi untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara, Sebagai organisasi kader HIPMI menghimpun gagasan yang tertera pada visi-misi merupakan bentuk konkrit keberpihakan organisasi. “Semoga kolaborasi antara HIPMI dengan pemerintah dapat berjalan dengan baik sehingga kita bisa meningkatkan ekonomi masyarakat terutama kepada para pelaku usaha yang ada di Kota Tidore kedepan yang lebih maju dan berkembang.” Kata Rahmat Dalam Muscab HIPMI Kota Tidore Kepulauan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum BPD HIPMI Maluku Utara yang diwakili oleh Ketua Bidang OKK HIPMI Maluku Utara Mohdar Bailusy, Ketua BPC HIPMI Kota Tidore Kepulauan Asril Bayan serta para pengurus HIPMI Kota Tidore, Para Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) DI Kota Tidore Kepulauan serta Insan Pers.
Wali Kota Tidore Hadiri Peletakkan Batu Pertama Masjid Nurul Huda Kelurahan Tambula

Pembangunan masjid bukan sekadar membangun sebuah bangunan fisik, namun bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan keimanan masyarakat. Masjid sebagai tempat membina ukhuwah, memperkuat silaturahmi, menanamkan nilai keagamaan, serta membina generasi yang berakhlak mulia. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Huda Kelurahan Tambula, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (17/5/2025). “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pembangunan masjid ini sebagai momentum persatuan. Jangan saling mencurigai satu sama lain, apalagi kepada panitia pembangunan. Percayalah bahwa semua yang terlibat dalam pembangunan ini memiliki niat yang baik dan mulia,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia pembangunan Masjid Nurul Huda sehingga pada hari ini telah menunjukkan kerja keras yang optimal dalam sebuah bukti kesungguhan niat masyarakat dalam peningkatan nilai-nilai keagamaan di Kelurahan Tambula. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini, dengan kerja keras dari panitia bersama pemerintah, ASN dan masyarakat Kelurahan Tambula sehingga pembangunan kembali masjid nurul huda ini dapat terlaksana,” Ucapnya. Sementara Ketua Panitia, Nurdin Talib dalam laporannya menyampaikan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan masjid nurul huda ini sebesar Rp. 2,7 Milyar, hibah dari Pemerintah Kota Tidore Tahun 2025 sebesar Rp. 520.000.000, selain itu ada juga anggaran yang bersumber dari sumbangsih pribadi masyarakat Tambula. “Kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan para donatur yang telah menyumbangkan untuk pembangunan masjid nurul huda, baik berupa materi maupun bahan material seperti semen dan keramik,” Ucapnya.
Musyawarah besar Ikatan Pemuda Bobo ke-7 Tahun 2025

Momentum Musyawarah Besar ini menjadi saat yang tepat bagi Ikatan Pemuda Bobo, Dalam melakukan evaluasi, koordinasi, dan rekonsiliasi, khususnya dalam menatap program-program yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan organisasi, masyarakat maupun daerah, khususnya dalam mendukung Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman dan ramah bagi semua. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Asis Hadad saat mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan membuka dengan resmi Musyawarah besar Ikatan Pemuda Bobo ke-7 Tahun 2025, yang berlangsung di Kelurahan Bobo, Kamis (15/5/2025) malam. mengawali sambutan Wali Kota, Asis Hadad mengatakan Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, menyambut baik sekaligus menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan musyawarah besar ke 7, sebagai agenda rutin Ikatan Pemuda Bobo dalam memperkuat eksistensinya selaku organisasi kepemudaan yang bersifat independen dan kekeluargaan. “Sehingga melalui pelaksanaan Musyawarah Besar ini nantinya, akan terbentuk pimpinan dan kepengurusan Ikatan Pemuda Bobo yang memiliki visi dan misi jauh kedepan serta mampu membuat dan menjalankan program kerja organisasinya. Hal ini penting, karena kemajuan sebuah organisasi akan sangat ditentukan oleh figur-figur kepengurusan, artinya, maju dan mundurnya suatu organisasi akan sangat tergantung kepada kinerja pengurus. Untuk itu, laksanakanlah musyawarah ini secara baik, dengan bersandar pada AD-ART yang ada, serta tetap mengedepankan prinsip musyawarah mufakat.” kata Asis Asis juga menambahkan, Sebagai salah satu organisasi pemuda di Kota Tidore Kepulauan tentunya diharapkan banyak bahwa kegiatan ini akan mampu membuka peluang bagi para pemuda Bobo untuk berkembang, berkreativitas untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah mewujudkan sebuah peluang demi masa depan Kota Tidore Kepulauan yang semakin baik, karena disadari bahwa peran pemuda menjadi satu prioritas yang harus memiliki perhatian yang besar karena perannya sebagai penerus akan keberlangsungan masa depan daerah tercinta ini. Selain Itu, Ketua Pemuda Bobo Habir Hamid mengatakan, Musyawarah Pemuda bukanlah sekadar rutinitas formalitas organisasi yang merupakan wadah strategis untuk mencerminkan sejauh mana pemuda memahami, merespons, dan turut membentuk arah pembangunan sosial di lingkungan sekitar. “Karena Di tengah dinamika zaman, peran pemuda tidak bisa sekadar simbolik, kita harus menjadi motor penggerak perubahan yang bukan hanya vokal dalam menyuarakan gagasan, tetapi juga konkret dalam melaksanakan aksi karena kita menyadari bersama bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidaklah ringan ketimpangan sosial, rendahnya akses terhadap pendidikan dan lapangan kerja, serta minimnya ruang ekspresi dan partisipasi aktif pemuda dalam kebijakan publik. Ini semua adalah cermin bahwa peran pemuda belum diberdayakan secara optimal baik oleh negara maupun oleh kita sendiri.” Kata Habir “Saya mengajak seluruh rekan-rekan pemuda untuk menjadikan musyawarah ini sebagai titik balik memperkuat sinergi, memperluas dampak, dan mempertegas posisi pemuda sebagai mitra strategis pembangunan.” Sambung Habir Ketua panitia, Nafira Halil dalam laporannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini guna untuk Mengevaluasi kinerja organisasi IPB dan Menyusun arah kebijakan dan program strategis organisasi ke depan sekaligus pelaksana pemilihan Ketua Umum Ikatan Pemuda Bobo periode 2025–2027 dan memperkuat jaringan dan semangat solidaritas antar pemuda sebagai pondasi gerakan kolektif. “Semoga hasil dari Musyawarah Besar ke-7 ini menjadi pijakan kuat dalam mengarahkan perjalanan IPB menuju masa depan yang lebih cerah dan berdampak nyata bagi masyarakat.” ucapnya Nafira juga berharap, Hasil dari Musyawarah Besar ke-7 ini menjadi tonggak penting dalam membangun Ikatan Pemuda Bobo yang lebih kuat, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman. Semoga semangat solidaritas tanpa batas benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata dan kolaborasi yang berkelanjutan. “Mari kita terus rawat semangat solidaritas tanpa batas, dan jadikan jaringan pemuda sebagai kekuatan utama dalam memperjuangkan kemajuan bersama.” Pintahnya
Rapat Koordinasi Monitoring Hasil Penyesuaian Pendapatan dan Efesien Belanja Daerah

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo bersama pimpinan OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring Hasil Penyesuaian Pendapatan dan Efesien Belanja Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 se provinsi Maluku dan Maluku Utara, secara virtual di ruang rapat Wali Kota Tidore, Kamis (15/5/2025). Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri dalam hal ini diwakili oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Agus Fatoni dan diikuti oleh para kepala Daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku dan Maluku Utara secara virtual. Mengawali arahannya, Agus Fatoni mengatakan Pemerintah terus berupaya memperkuat manajemen keuangan negara dan daerah melalui kebijakan yang lebih efisien, efektif, serta tepat sasaran, agar pemerintah daerah didorong untuk melakukan penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja dalam penyusunan dan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. “Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan fiskal dan menjaga kesinambungan pembangunan daerah, sehingga Efisiensi belanja daerah diarahkan pada pengurangan pengeluaran yang tidak prioritas, penghapusan kegiatan yang tidak memberikan dampak langsung bagi masyarakat, serta penguatan anggaran yang berorientasi pada hasil (outcome-based budgeting).”Kata Agus Selain itu, Agus juga menambahkab, penyesuaian pendapatan dilakukan secara realistis berdasarkan potensi dan tren ekonomi daerah, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dengan Optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), diharapkan dapat mendukung pembiayaan program-program prioritas. “Pelaksanaan efisiensi belanja diharapkan tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara keseluruhan, sehingga Langkah penyesuaian ini menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi dan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan berkelanjutan demi mendukung visi pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat” tandas Agus Usai mengikuti rakor, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo mengatakan, Pemerintah Daerah Kota Tidore kepulauan telah melaksanakan efesiensi sesuai dengan regulasi terkait dengan inpres I Tahun 2025 tentang penyesuain rincian alokasi transfer daerah, sehingga saat ini pemda telah menjalankan regulasi tersebut. “Kota Tidore telah melakukan efesiensi anggaran 50 persen dari perjalanan dinas dna hal-hal lain, sehingga laporan ini juga sudah disampaikan kepada Gubernur Maluku Utara dan kementerian Dalam negeri cq Dirjen perimbangan keuangan daerah.” kata Ismail
DPRD Sampaikan Catatan dan Rekomendasi Terhadap LKPJ Wali Kota Tidore 2024, OPD Diminta Serius Menindaklanjuti

DPRD Kota Tidore Kepulauan resmi sampaikan catatan dan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan III Tahun 2024-2025 yang dihadiri oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, di Gedung DPRD Kota Tidore Kepulauan, Kamis (15/5/2025). Dalam pidatonya, Wali Kota Tidore Muhammad Sinen mengatakan, rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD ini merupakan saran yang sifatnya konstruktif dalam konteks penyempurnaan dan perbaikan, serta wujud tanggung jawab DPRD menjalankan fungsi bersama pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. “Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2024, selanjutnya akan kami pelajari dan tindaklanjuti kepada Perangkat Daerah untuk dilakukan perbaikan dan peningkatan kinerja. Ini akan dipedomani dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pada tahun berjalan dan tahun berikutnya,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan tersebut juga meminta seluruh Perangkat Daerah, agar memperhatikan dengan serius, point-point penting rekomendasi DPRD, membahas secara internal pada masing-masing perangkat daerah dengan melibatkan seluruh sumber daya, dan melaporkan kembali pelaksanaannya pada penyusunan LKPJ Tahun Anggaran 2025. “Pemerintah daerah telah berusaha mengoptimalkan penggunaan belanja untuk membiayai pelaksanaan kegiatan pembangunan dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Capaian pembangunan selama tahun 2024 merupakan hasil dari pelaksanaan program dan kegiatan yang berkesinambungan,” Tambahnya. Adapun ringkasan catatan dan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Wali Kota Tidore Kepulauan Tahun Anggaran 2024 yang disampaikan oleh Ketua DPRD H. Ade Kama diantaranya Catatan Strategis DPRD yang meliputi; Komposisi anggaran belum produktif, Ketergantungan tinggi pada dana transfer pusat, Kesenjangan perencanaan dan pelaksanaan program, Akses layanan publik belum merata dan Rendahnya daya dukung sistem pengawasan internal. Sementara, rekomendasi DPRD meliputi beberapa point diantaranya; Reformasi kebijakan fiskal dan belanja, Peningkatan kualitas pelayanan dasar, Diversifikasi ekonomi daerah, Penguatan tata kelola dan e-Government, Perbaikan sistem monitoring dan evaluasi, dan Tindak lanjut atas rekomendasi DPRD tahun sebelumnya. Meski demikian, DPRD Kota Tidore Kepulauan juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah Capaian Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024 diantaranya; Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan ekonomi, Investasi meningkat drastis, Capaian opini WTP dari BPK, Penurunan akuntabilitas kinerja dari BB menjadi B, Stabilitas harga pangan, Dimensi warisan budaya dan Data kinerja makro seperti rasio gini, pengangguran, dan kemiskinan tidak tersedia dalam LKPJ. “Kami berharap, rekomendasi ini dapat dijadikan pijakan dalam merumuskan kebijakan yang lebih baik di tahun-tahun mendatang. DPRD Kota Tidore Kepulauan berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” Tutup Ade Kama.