Pemkot Tidore melalui Bagian PBJ Gelar Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2026

Dalam rangka percepatan dan kelancaran pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan menyelenggarakan kegiatan Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2026 di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan Asistensi yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman tersebut, berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore Kepulauan, Selasa (10/2/2026). Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota, Ahmad Laiman menyampaikan bahwa proses pengadaan barang dan jasa merupakan tahapan penting dalam memastikan efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran, terutama di sektor publik. “Penting untuk menjadi perhatian kita, bahwa kebijakan pengadaan harus bisa bersifat inklusif dan tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan barang/jasa dengan harga termurah, tetapi proses pengadaan harus menghasilkan produk barang/jasa yang berkualitas, dan berdampak pada pemerataan ekonomi, pemberdayaan UMKM, peningkatan produk dalam negeri, dan memastikan pengadaan menjadi penggerak layanan publik yang akuntabel, tidak hanya rutinitas administratif,” kata Ahmad. Ahmad Laiman menegaskan, aparatur pelaksana pengadaan wajib menyesuaikan diri dengan selalu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terkait peraturan terbaru yaitu Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. “Dengan adanya asistensi ini, pelaku pengadaan bersama staf pendukung lebih memperdalam dan memperluas pengetahuan, keahlian, analisis, dan skill sesuai dengan realisasi pengadaan, serta dapat mewujudkan layanan publik yang prima dan mengurangi adanya kesalahan di bidang pengadaan barang dan jasa,” kata Ahmad. Ahmad Laiman juga berharap kepada seluruh peserta asistensi pengadaan barang/jasa untuk mengambil kontribusi dan terlibat aktif. “Karena partisipasi saudara-saudara sekalian menjadi tolak ukur keseriusan pelaku pengadaan dalam mensukseskan proses pengadaan di Kota Tidore Kepulauan,” harap Ahmad. Sementara, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan, Abdul Wahid Saraha, melaporkan bahwa ada beberapa latar belakang sehingga kegiatan asistensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) ini perlu diselenggarakan, yaitu sebagian besar kegiatan yang bersumber dari APBD di seluruh Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa, kemudian masih minimnya pemahaman Pelaku Pengadaan terkait dengan regulasi dan praktik PBJ, serta masih banyak permasalahan hukum yang ditangani oleh Aparat Penegak Hukum baik di Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah adalah berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa. “Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan asistensi PBJ ini, diharapkan dapat menyatukan pemahaman seluruh Pelaku Pengadaan dan menjadi sarana evaluasi terkait Pelaksanaan PBJ tahun sebelumnya dan koordinasi Pelaksanaan PBJ untuk tahun ini,” harap Abdul Wahid. Kegiatan Asistensi Pengadaan Barang dan Jasa berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai dari Selasa, 10 Februari sampai Kamis, 12 Februari 2026. Dengan peserta kegiatan dari seluruh OPD, Camat, dan Lurah, yang terdiri dari Unsur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan (PP), Bendahara, Admin/Operator SIRUP, dan Personil lain yang terkait dengan Pengadaan Barang dan Jasa.
Wali Kota dan Wawali Hadiri Peringatan Haul ke 3 KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri Peringatan Haul ke-III KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im yang digelar di Masjid Agung Nurul Bahar, Kelurahan Tomalou, Sabtu (7/2/2026) Malam. Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menyampaikan, peringatan haul menjadi sarana untuk merenung kembali atas jasa orang-orang saleh, sejalan dengan pesan Proklamator RI agar tidak melupakan sejarah (JAS MERAH). Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Wali Kota juga menekankan, pentingnya menjaga nilai-nilai peninggalan almarhum di tengah tantangan globalisasi. Menurutnya, arus budaya luar harus disikapi dengan bijak, namun ia bersyukur generasi muda Tidore telah memiliki pondasi keimanan dan akhlak yang kuat. Peringatan haul juga merupakan momentum refleksi, untuk mengenang jasa para ulama. “Momentum Haul ke-III KH. Muhammad Habib ini menjadi media silaturahim sekaligus mengenang jasa beliau sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlasin, yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan santri dan santriwati, baik ilmu pengetahuan maupun ilmu agama, sehingga Insya Allah melahirkan generasi berakhlakul karimah,” Ungkapnya. Wali Kota juga berharap, kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah sebagai modal dasar dalam membangun Kota Tidore Kepulauan yang lebih baik, sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dengan para tokoh agama. Sementara itu, Ketua Panitia, Ustad Basri, dalam laporannya menjelaskan, haul merupakan peringatan wafatnya seseorang, yang tahun ini dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan selama tiga hari, dimulai dari ziarah kubur KH. Muhammad Habib dan para tokoh Kelurahan Tomalou, khatam hafalan 30 juz oleh istri almarhum, hingga puncak acara pada malam peringatan haul. “Terima Kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas kehadiran dan dukungan penuh dalam kegiatan ini,” Tuturnya. Peringatan haul ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Asisten Sekda, para pimpinan OPD, anggota DPRD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kelurahan Tomalou. Acara ini diisi dengan tausiyah oleh pendakwah Al Habib Zaky bin Abdurrahman Alaydrus.
Rapat paripurna ke-4 masa persidangan II

Setelah menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman kembali mendengarkan pandangan umum Fraksi-fraksi terhadap Ranperda Penghormatan, Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas yang diagendakan pada rapat paripurna ke-4 masa persidangan II yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Gedung DPRD Kota Tidore, Senin (9/2/2026). Rapat Paripurna ke-4 masa persidangan II ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan H. Ade Kama, dan diikuti oleh 23 dari 25 Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan H. Ismail Dukomalamo, Forkopimda Kota Tidore, Para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan OPD, Camat dan Insan Pers. Mengawali Pidato Ketua DPRD, H. Ade Kama mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah ini memiliki makna yang sangat strategis, karena menyentuh langsung aspek pemenuhan hak asasi manusia serta komitmen daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkeadaban. “Karena kita semua pahami bersama bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Kota Tidore Kepulauan, yang memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, negara dan pemerintah daerah berkewajiban hadir untuk menjamin penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak tersebut secara adil dan setara.” Kata Ade Kama. Pada Rapat paripurna tersebut juga terdapat empat Fraksi diantaranya, Fraksi PKB, Fraksi ADEM, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi DKI, menyampaikan Sikap menyetujui dan selanjutnya Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut sebagai sebuah peraturan Daerah di Kota Tidore
Wali Kota dan Wawali Hadiri Peringatan Haul ke 3 KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri Peringatan Haul ke-III KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im yang digelar di Masjid Agung Nurul Bahar, Kelurahan Tomalou, Sabtu (7/2/2026) Malam. Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menyampaikan, peringatan haul menjadi sarana untuk merenung kembali atas jasa orang-orang saleh, sejalan dengan pesan Proklamator RI agar tidak melupakan sejarah (JAS MERAH). Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mempererat silaturahmi. Wali Kota juga menekankan, pentingnya menjaga nilai-nilai peninggalan almarhum di tengah tantangan globalisasi. Menurutnya, arus budaya luar harus disikapi dengan bijak, namun ia bersyukur generasi muda Tidore telah memiliki pondasi keimanan dan akhlak yang kuat. Peringatan haul juga merupakan momentum refleksi, untuk mengenang jasa para ulama. “Momentum Haul ke-III KH. Muhammad Habib ini menjadi media silaturahim sekaligus mengenang jasa beliau sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlasin, yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan santri dan santriwati, baik ilmu pengetahuan maupun ilmu agama, sehingga Insya Allah melahirkan generasi berakhlakul karimah,” Ungkapnya. Wali Kota juga berharap, kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat serta semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah sebagai modal dasar dalam membangun Kota Tidore Kepulauan yang lebih baik, sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dengan para tokoh agama. Sementara itu, Ketua Panitia, Ustad Basri, dalam laporannya menjelaskan, haul merupakan peringatan wafatnya seseorang, yang tahun ini dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan selama tiga hari, dimulai dari ziarah kubur KH. Muhammad Habib dan para tokoh Kelurahan Tomalou, khatam hafalan 30 juz oleh istri almarhum, hingga puncak acara pada malam peringatan haul. “Terima Kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas kehadiran dan dukungan penuh dalam kegiatan ini,” Tuturnya. Peringatan haul ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Asisten Sekda, para pimpinan OPD, anggota DPRD, tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kelurahan Tomalou. Acara ini diisi dengan tausiyah oleh pendakwah Al Habib Zaky bin Abdurrahman Alaydrus.
Wawali Resmi Ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kota Tidore Kepulauan

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tidore Kepulauan Periode 2026-20230 dalam Musyawarah Olahraga (Musorkab/Kota) KONI Tidore yang berlangsung di Aula Penginapan Bougenville, Sabtu (7/2/2026) Sore. Dalam kesempatan tersebut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor) di Kota Tidore Kepulauan yang telah mempercayakannya untuk menjadi Ketua KONI Kota Tidore Kepulauan periode 2026-2030. “Tentunya sebagai organisasi yang mempunyai kewenangan untuk melakukan pembinaan olahraga di Kota Tidore Kepulauan, kami ingin agar beberapa cabor bisa diprioritaskan untuk dilakukan pengembangan sebagai olahraga yang mendatangkan prestasi dan sangat diminati oleh masyarakat,” Ungkapnya. Wawali juga mengatakan, KONI sebagai sebuah organisasi induk olahraga, tentu mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk memajukan olahraga baik dari segi pembinaan maupun langkah-langkah selanjutnya yang memungkinkan agar setiap manusia bisa tumbuh dan kembang sebagai manusia yang seutuhnya. “Karena olahraga adalah bagian dari kehidupan manusia yang tidak bisa dilepas pisahkan, pembangunan manusia tidak akan bisa berhasil secara baik, apabila manusia sendiri secara pribadi, terutama jasmaninya tidak sehat dan tidak bisa melakukan sesuatu secara fisik dan mental, dan fisik mental itu dibentuk, digembleng melalui olahraga,” Tuturnya. Lebih lanjut, Wawali juga mengatakan, prestasi olahraga yang diarahkan pada komunitas tertentu, bisa menciptakan prestasi yang mendatangkan pendapatan, baik secara personal maupun secara ekonomi bagi komunitas maupun masyarakat sekitarnya, hal itu juga penting untuk dilakukan oleh induk olahraga ini, agar kedepan bisa mendukung pengembangan masyarakat dan perekonomian di Kota Tidore Kepulauan, contohnya seperti sport tourism.
Kecamatan Tidore Utara Juara Umum MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026

Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan kembali meraih Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 31 Tahun 2026 Tingkat Kota Tidore Kepulauan, capaian ini merupakan prestasi yang telah diraih 3 kali berturut-turut, piala bergilir kembali diserahkan oleh Wali Kota Tidore Kepulauan kepada Kepala Kecamatan Tidore Utara dalam Upacara Penutupan MTQ ke 31 Tahun 2026 di Aula Kie Matubu, BPMP Maluku Utara, Kamis (5/1/2026). Dalam sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan bukan sekadar ajang perlombaan, namun lebih dari itu, MTQ merupakan sarana syiar Islam dan menjadi media untuk membumikan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. “Kita semua sadari bahwa dengan perkembangan zaman Digital dan globalisasi yang sangat luar biasa saat ini betul-betul membutuhkan perhatian yang jelas bagi kita semua dengan adanya bekal agama yang kuat bagi anak-anak kita, mudah-mudahan tidak berpengaruh pada perubahan zaman saat ini,” Kata Muhammad Sinen Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga berharap kepada seluruh peserta yang telah meraih juara di tingkat Kota Tidore ini, dapat mempertahankan juara yang telah diraih ke tingkat Provinsi Maluku Utara, serta dapat mempertahankan Juara Umum yang diraih di tingkat provinsi Maluku Utara pada Tahun kemarin. “Meski dengan Fasilitas yang terbatas, tetapi semangat para peserta untuk mempertahankan juara dan nama baik Tidore itu tidak ada tandingannya, semoga Tahun ini para peserta masih tetap mempertahankan juara umum yang telah diraih,” Harap Muhammad Sinen Penetapan Juara Umum MTQ ke 31 Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor : 04/SK.DH/MTQ-XXXI/TIKEP/II/2026 menetapkan Juara Umum MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 adalah Kecamatan Tidore Utara dengan Jumlah Nilai 570, Urutan Kedua Kecamatan Tidore Selatan dengan Jumlah Nilai 437, Urutan ke Tiga Kecamatan Tidore Timur dengan Jumlah Nilai 202 dan Urutan ke empat Kecamatan Oba Utara dengan Nilai 135. Dalam kesempatan ini juga, Wali Kota Tidore Kepulauan menyerahkan hadiah kepada Juara Terbaik Mobil Hias pada Pawai Taaruf MTQ ke 31 Tahun 2026 yang diraih oleh Terbaik I Majelis Ta’lim Nurul Yaqin Kel. Rum, Terbaik II Majelis Ta’lim Al-Ikhlas Kel. Afa-Afa, Terbaik III Majelis Ta’lim Mujahidin Kel. Rum, Juara Favorite I Min 4 Tidore dan Juara Favorite II Majelis Al Hujayyah Kel. Dokiri. Wali Kota Tidore Kepulauan dalam kesempatan tersebut juga memberikan hadiah kepada para penonton setia.
Rapat Koordinasi (Rakor) Langkah-langkah Konkrit Kesiapan menyambut Bulan Ramadhan 1447 H Tahun 2026

Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Langkah-langkah Konkrit Kesiapan menyambut Bulan Ramadhan 1447 H Tahun 2026, di Ruang Rapat Walikota Selasa (3/2/2026). Rakor yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo dan dihadiri Plt. Wakapolresta Tidore AKBP Muhammad Jufri Dukomalamo,Pasi Intel Kodim 1505 Tidore Letda Inf Iskandar Alting , Perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Tidore serta OPD terkait. Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo dalam arahannya menekankan pentingnya memperhatikan beberapa hal, seperti keamanan, ketersediaan pangan, dan harga pangan, untuk memastikan bulan Ramadhan berjalan lancar. Ismail Dukomalamo berharap Kota Tidore Kepulauan tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadhan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Di Kesempatan yang sama Plt. Wakapolresta Tidore AKBP Muhammad Jufri Dukomalamo menyampaikan dalam rangka menyambut bulan ramadhan Polresta Tidore akan melaksanakan Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 mulai 2-15 Februari 2026 untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan selama bulan Ramadhan. Operasi ini bertujuan menciptakan kondisi yang aman dan kondusif menjelang Idul Fitri. Lanjutnya, Dalam operasi ini, tidak ada izin keramaian yang diberikan selama bulan Ramadhan. Masyarakat diimbau untuk bekerja sama dan menjaga keamanan bersama-sama. “Mari jalin kerja sama dan sinergi menjaga keamanan selama bulan Ramadhan,” kata AKBP Muhammad Jufri Dukomalamo. Sementara itu, Pasi Intel Kodim 1505 Tidore Letda Inf Iskandar Alting mengatakan kesiapan Kodim 1505 Tidore untuk mendukung upaya Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dan Polresta Tidore dalam menyambut bulan Ramadhan. Ia berharap pelaksanaan bulan Ramadhan dapat berjalan lancar dan aman. “Siap mendukung apa yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dan Polresta Tidore dalam menyambut bulan Ramadhan,” kata Letda Inf Iskandar Alting. Setelah rapat, rombongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gosalaha Kota Tidore Kepulauan untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok, serta memastikan kesiapan pasar dalam menyambut bulan Ramadhan. Sidak ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga dan kekurangan stok bahan pokok selama bulan suci.
Launching Gurabati Open Turnamen (GOT) Ke XXVIII Tahun 2026

Panitia Pelaksana Gurabati Open Turnamen (GOT) Tahun 2026, resmi Launching Gurabati Open Turnamen (GOT) Ke XXVIII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula SPN Polda Maluku Utara, Kelurahan Gurabati, Sabtu (31/1/2026) malam. GOT Ke XXVIII tahun 2026 secara resmi dilaunching oleh Gubernur Maluku Utara yang diwakili Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Nurlaila Muhammad , dan dihadiri oleh Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang , Hukum, Politik dan Pemerintahan Asis Hadad, Para perwakilan Kepala Daerah Se Provinsi Maluku Utara. Mengawali Sambutan Wali Kota, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Asis Hadad mengatakan, Launching Gurabati Open Tournament ke XXVIII (28) ini merupakan sebuah ajang olahraga bergengsi yang berhasil digelar oleh Panitia bersama seluruh pendukung dan dimeriahkan oleh tim-tim terbaik dari Maluku Utara, sehingga sejauh ini pelaksanaan GOT tetap berjalan dengan baik, aman dan lancar. “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan kegiatan ini tentunya tak lepas dari kerja keras seluruh pihak karena kegiatan ini bukan hanya sebuah kompetisi namun menjadi sebuah media silaturahim para pecinta sepak bola se Maluku Utara, menjadi media untuk mempererat persaudaraan, tempat untuk menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan sebuah tempat untuk menunjukkan skill dan kemampuan terbaik para pemain.” Kata Asis Hadad Asis Hadad juga menambahkan bahwa, atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi kepada panitia bersama masyarakat Gurabati, para sponsor serta tokoh-tokoh panutan se Maluku Utara yang telah mendukung kesuksesan kegiatan ini, serta Terima kasih telah menjadi bagian dari perhelatan kompetisi sepak bola kebanggaan masyarakat Kota Tidore Kepulauan. “Kami berharap dengan adanya pergelaran GOT ini akan melahirkan bibit-bibit terbaik yang akan mengharumkan nama daerah baik di tingkat Kota, Provinsi maupun tingkat nasional.” Harap Asis Sementara, Mengawali Sambutan Gubernur, Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Nurlaila Muhammad mengatakan, Gurabati Open Turnamen bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, lebih dari itu, GOT telah menjadi ikon olahraga rakyat, wadah pembinaan atlet, serta ruang silaturahmi yang mempererat persaudaraan masyarakat Maluku Utara lintas daerah, usia, dan latar belakang, karena konsistensi penyelenggaraan GOT hingga memasuki edisi ke-28 adalah bukti nyata semangat gotong royong, kecintaan terhadap olahraga, dan komitmen membangun prestasi dari akar rumput. Nurlaila juga menambahkan bahwa, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak terutama kepada Panitia Pelaksana dan Masyarakat Kelurahan Gurabi yang telah bekerja keras mempersiapkan turnamen ini dengan harapan melalui GOT ke XXVIII (28) ini tidak hanya menyaksikan pertandingan yang menarik dan berkualitas tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas, fair play dan persatuan. Selain itu, Ketua Panitia GOT ke XXVIII Tahun 2026 Ervan Ibrahim mengatakan, Mengingat sejarahnya yang Panjang, Gurabati Open Tournament dalam perkembangannya, bukan lagi event milik “Kampung” Gurabati, namun telah menjadi milik Kota Tidore Kepulauan, bahkan Maluku Utara, karena ini Bukan tanpa alasan, kehadiran Gurabati Open Tournament tidak saja memberikan kontribusi di bidang sepak bola dalam melahirkan talenta-talenta sepak bola baru, namun juga berkontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah dari segi retribusi dan pajak. “Pada Tahun ini format peserta Gurabati Open Tournament ke XXVIII masih seperti sebelumnya, yaitu melalui jalur undangan dari panitia ke team atau klub, target dari panitia untuk event ke 28, bakal mengundang 32 team yang berada di Maluku Utara dan luar maluku utara seperti Sulawesi dan Papua.” Kata Ervan Launching GOT ke XXVIII Tahun 2026 ini diakhiri dengan penyerahan kembali Piala Bergilir dari Juara I GOT ke XXVII dari Manajer Tim AS. Rumania Marwan Suwardi Kepada Ketua Pemuda Kelurahan Gurabati M. Noval Kasman serta Fashion Show Jersey terbaru GOT ke XXVIII Tahun 2026.
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 resmi dibuka

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, diikuti sebanyak 167 peserta dari 8 jenis cabang lomba yang dilangsungkan mulai Tanggal 30 Januari s.d 4 Februari 2026 di Aula Kie Matubu, Gedung BPMP Provinsi Maluku Utara, Kelurahan Rum, Jumat (30/1/2026). Dalam sambutannya, orang nomor dua di Kota Tidore ini mengatakan, MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan tiap dua tahun sekali. Kegiatan ini tak hanya menjadi sebuah seremonial belaka, namun merupakan sebuah momentum yang sangat mulia, meneguhkan komitmen untuk menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup. “Nilai-nilai Al Qur’an inilah yang menjadi sumber moral, etika dan akhlak dalam membangun masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju dan berkelanjutan untuk semua. Selain untuk menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al Qur’an, kegiatan ini juga menjadi media untuk lebih memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” Ungkapnya. Wawali juga berharap, melalui MTQ ini akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya fasih membaca namun juga mampu menjadi manusia yang berakhlak mulia, berilmu dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat yang akan menjadi pondasi penting bagi Kota Tidore Kepulauan di masa depan. Untuk para peserta agar ikuti MTQ ini dengan semangat dan junjung sportivitas. Sementara, Ketua LPTQ Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo dalam laporannya menyampaikan, tujuan MTQ sebagai wahana syiar islam melalui partisipasi aktif masyarakat dalam rangka membentuk tatanan masyarakat madani dan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah, serta menyiapkan peserta terbaik masing-masing cabang untuk MTQ Tingkat Provinsi Malut 2026. “Pelaksanaan MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan ini akan berlangsung dari Tanggal 30 Januari sampai Tanggal 4 Februari 2026 bertempat di Gedung BPMP Provinsi Maluku Utara di Kelurahan Rum Kecamatan Tidore Utara, jumlah peserta yang berpartisipasi pada MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan ini sebanyak 167 orang didampingi Official/Pelatih sebanyak 56 orang,” Paparnya. MTQ ke 31 Tingkat Kota Tidore Kepulauan Tahun 2026 ini diikuti oleh perwakilan peserta dari 8 Kecamatan se Kota Tidore Kepulauan, memperlombakan mata lomba cabang Seni Baca Quran, Qiraat Al Quran, Hafalan Al Quran, Khat Alquran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Khattil Quran dan Karya Tulis Ilmiah Alquran. Dinilai oleh 18 orang Dewan Hakim dan 7 orang Panitera.
Kota Tidore Kepulauan menempati urutan pertama dalam capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2025

Kota Tidore Kepulauan menempati urutan pertama dalam capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2025 di Provinsi Maluku Utara dengan capaian sebesar 24,79 persen. Hal tersebut terungkap saat Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo didaulat memaparkan hasil PKG Tahun 2025 pada rapat evaluasi capaian Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Kabupaten/Kota Tahun 2025, yang berlangsung melalui zoom meeting, di ruang rapat Wali Kota Tidore, Rabu (1/10/2025). Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo menjelaskan bahwa, PKG merupakan program Nasional yang harus didukung penuh oleh pemerintah Daerah baik itu Provinsi Maluku Utara maupun di masing-masing kabupaten/kota yang ada di Daerah ini, sehingga setiap kabupaten Kota diberikan target 36 persen namun seluruh kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara belum memenuhi target tersebut. “Alhamdulillah Kota Tidore Kepulauan telah mencapai 24,79 persen, meskipun di setiap puskesmas yang tersebar di Kota Tidore ini memiliki capaian yang bervariasi namun kita akan terus berupaya agar PKG di Kota Tidore akan mencapai target, karena PKG ini juga tujuannya untuk meningkatkan deteksi dini penyakit dan memperkuat upaya promotif preventif di masyarakat Kota Tidore.” Kata Ismail Ismail juga mengajak kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Maluku Utara ini untuk terus berkolaborasi dan bekerjasama untuk mencapai target PKG tersebut. “Mari kita terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk pelaksanaan PKG ini sehingga capaian yang belum tercapai, insya Allah setelah zoom meeting ini ada sebuah gebrakan di setiap kabupaten/kota untuk mencapai target tersebut sehingga kita sama-sama dapat menjawab tantangan program nasional ini.” Ajak ismail “Untuk PKG di Kota Tidore Kepulauan ini juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore terus menginstruksikan kepada seluruh ASN, PPPK dan Non ASN hingga pada Camat, Lurah dan Kepala Desa agar tetap menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam pelaksanaan PKG ini, sehingga Guru dan siswa di setiap sekolah juga menjadi sasaran untuk PKG tersebut.” sambung Ismail Dukomalamo. Senada juga disampaikan, Sekretaris Dearah Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abd Kadir mengatakan bahwa, program nasional yang sangat bagus untuk terus dilakukan oleh Pemerintah baik itu Pemerintah Provinsi maupun pemerintah daerah di masing-masing kabupaten/Kota untuk mencapai capaian target yang diberikan. “PKG adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan akses pelayanan kesehatan yang merata, tanpa diskriminasi, dan tanpa hambatan biaya. Dengan pemeriksaan kesehatan yang masif dan terstruktur, kita berharap masyarakat lebih sadar untuk memeriksa diri sejak dini, sehingga potensi penyakit kronis dapat dicegah dan kualitas hidup masyarakat meningkat.” Kata Samsuddin Samsuddin juga berharap agar pemerintah daerah di setiap kabupaten/kota dapat memberikan pelayanan PKG pada masyarakat dengan baik, sehingga capaian target itu dapat terlaksana dengan baik. Untuk diketahui, Capaian target PKG 10 Kabupaten/Kota di Maluku Utara urutan pertama sementara ditempati Kota Tidore di angka 24,79 persen menyusul Pulau Taliabu 24,15 %, Halmahera Tengah 19,79%, Halmahera Barat 14,82%, Kota Ternate 12,65%, Pulau Morotai 12,61%, Kepulauan Sula 12,57%, Halmahera Timur 12,25%, Halmahera Selatan 10,95% dan Halmahera Timur 10,85%. Rapat evaluasi tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abd Kadir dan dihadiri oleh Pimpinan OPD terkait Provinsi Maluku Utara dan para Sekda dan OPD terkait kabupaten/Kota se Provinsi Maluku Utara, Para Camat dan Kepala Desa se Provinsi Maluku Utara.