Flinders University Australia bersama Kementerian KKP Gandeng Pemkot Tidore Gelar Lokakarya Warisan Budaya Bawah Air

Upaya menjaga warisan budaya bawah air di Kota Tidore Kepulauan, Flinders University Australia bersama Kementerian Kelautan Perikanan berkolaborasi dengan Pemkot Tidore gelar lokakarya yang bertajuk “meninjau kembali situs kapal tenggelam yang pernah diangkat dan dijarah di Indonesia dalam kerangka pengembangan terintegrasi untuk menjaga warisan budaya bawah air,” yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota, Rabu (9/7/2025). Dalam sambutannya, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, Tidore mempunyai sejarah penting, dibuktikan dengan adanya peninggalan historis dan arkeologis di darat maupun di bawah air. Ekowisata terintegrasi situs kapal tenggelam dapat dikembangkan dengan konsep wisata sejarah maritim dan arkeologi bawah air yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan perairan, memperhatikan keutuhan budaya setempat, dan memberi manfaat secara ekonomi. “Pariwisata di Tidore kini semakin berkembang. Tetapi, wisata penyelaman bawah air belum menjadi daya tarik utama, serta belum banyak berperan dalam kegiatan pariwisata, dikarenakan minimnya informasi mengenai spot-spot yang dapat dijadikan lokasi wisata selam. Minimnya pengetahuan tentang keberadaan situs kapal tenggelam, menjadikan kita tidak mengetahui besarnya potensi pengembangan situs tersebut untuk peningkatan kesejahteraan dan perekonomian daerah melalui wisata,” Tuturnya. Lebih lanjut, Wawali Tidore mengatakan, Tidore dipilih sebagai fokus utama kegiatan ini, mengingat peran pentingnya dalam sejarah Jalur Sutra dan Jalur Rempah Maritim, serta signifikansi globalnya dalam peristiwa The First Circumnavigation of the Earth. Ia juga berharap, semoga kegiatan lokakarya ini akan membuka wawasan dan pengetahuan, serta dapat memberi dampak yang bermanfaat bagi pelestarian warisan budaya bawah laut di daerah tercinta ini. Mewakili Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Utara, Irwansyah dalam sambutannya mengatakan, dari balai pelestarian, terkait dengan situs cagar budaya bawah air, sudah melakukan upaya sejak tahun 2016, kemudian kolaborasi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan di tahun ini melalui flinders university dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI akan melakukan ekskavasi cagar budaya bawah air di situs soasio. “Tujuannya adalah untuk mengungkap temuan, salah satunya yaitu indikasi bangkai kapal kayu di situs soasio, InsyaAllah dengan kolaborasi bersama terkait situs bawah air, baik di soasio dan tongowai semakin bisa dikembangkan dan bermanfaat untuk masyarakat Tidore secara umum, tahun kemarin kami juga sudah menetapkan 4 cagar budaya yaitu situs soasio, situs tongowai, temuan meriam taparos dan temuan Meriam pasca pengangkatan 2021,” Jelasnya. Sementara, Associate professor dari Flinders University Prof. Dr. Martin Polkinghorne dalam pemaparannya menyampaikan, project ini merupakan kerjasama antara Australia Flinders University dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, di Australia mempunyai ribuan artefak yang berasal dari Indonesia yang direpatriasi, atau pemulangan /pengembalian barang, seseorang atau sesuatu ke negara asalnya. “Melalui linkage project reuniting orphaned cargoes ini bertujuan untuk melakukan penilaian kembali akan pentingnya warisan budaya situs kapal karam yang telah diangkat secara komersial dan pernah dijarah di Indonesia, serta untuk membuat strategi pengelolaan yang terpadu dan melibatkan seluruh pihak terkait untuk pengelolaan berkelanjutan warisan budaya bawah air di dalam kerangka lanskap budaya maritim,” Paparnya.
Pelatihan Pemberdayaan dan Pengembangan Organisasi Kepemudaan Tahun 2025

Pemuda adalah harapan masa depan. Jika ingin menyaksikan Tidore yang berjaya dan berdaya saing, maka harus mulai mempersiapkan generasi muda dengan bekal kecakapan hidup, karakter kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan yang kuat. Demikian sambutan tertulis Wali Kota Tidore Kepulauan yang dibacakan Staf Ahli Walikota Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Azis Hadad pada Kegiatan Pelatihan Pemberdayaan dan Pengembangan Organisasi Kepemudaan Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan dipusatkan Aula Penginapan Bougenville Kelurahan Soasio Kota Tidore Kepulauan, Rabu (9/7/2025). “Pemuda adalah kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Peran strategis ini hanya dapat terwujud jika pemuda memiliki kemampuan untuk berpikir kritis, bertindak solutif, berorganisasi secara sehat, dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor”ungkapnya. Lanjutnya, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan terus berupaya mewadahi dan membina organisasi kepemudaan melalui berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan hari ini. “Tema kegiatan Pelatihan kita hari ini adalah Mari Berkarya, Tidore Berjaya, dan Berdaya Saing, adalah ajakan yang sangat relevan dengan tantangan zaman. Kata berkarya berarti tidak pasif; pemuda harus produktif, kreatif, dan inovatif. Tidore berjaya adalah tujuan bersama kita, dan berdaya saing menandakan bahwa pemuda kita tidak boleh tertinggal dalam kompetisi global”kata Azis Hadad. Azis Hadad juga mengajak kepada seluruh peserta jadikan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi sebagai investasi sosial untuk mencetak generasi pemimpin masa depan yang mampu membawa Tidore menuju kejayaan yang lebih besar. Sementara itu Ketua Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan Stella Novita Momole dalam laporannya mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kecakapan hidup (life skill) peserta agar mampu menghadapi tantangan zaman, membekali jiwa kepemimpinan yang kuat dan bertanggung jawab di kalangan pemuda, memperkuat kapasitas organisasi kepemudaan dan OSIS sebagai wadah pembinaan generasi muda serta mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan daerah dan pelestarian nilai-nilai kebangsaan. Peserta dari kegiatan berjumlah 30 orang dari Ketua-ketua organisasi kepemudaan , Pemuda Kelurahan dan Ketua Osis SMA,SMK, MA Sederajat yang ada di Kota Tidore Kepulauan. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 9 Juli sampai dengan 10 Juli 2025 dan Narasumber dari Akademisi,Legislatif, BNN Kota Tidore dan Ketua OMBUDSMAN RI Perwakilan Provinsi Maluku Utara.
Selaraskan Program Pempus dan Pemda, Wawali Tidore Pimpin Rapat Pembahasan Edaran Mendagri

Program strategis nasional harus dijalankan, dan juga harus tertuang di dalam dokumen administrasi perencanaan Pemerintah Daerah, hal itu sebagai salah satu wujud adanya dukungan pemda terhadap program pemerintah, ini akan terus dievaluasi, olehnya itu sudah harus dilaksanakan dari sekarang. Demikian arahan Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman saat memimpin rapat pembahasan surat edaran bersama antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dengan para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda dan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (7/7/2025). “Apapun yang terjadi, program nasional ini harus dijalankan, siapkan dokumen administrasi perencanaan harus tergambar disana, selanjutnya kegiatan tertentu yang ditindaklanjuti secara eksen di lapangan, mohon menjadi perhatian, misalnya penyediaan dapur makanan bergizi,” Ungkapnya. Orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, untuk dapur Makanan Bergizi, dimana titiknya sudah harus ditentukan dan bahkan progresnya sudah harus dilaporkan, hal itu dipersiapkan sebagai wujud adanya dukungan pemerintah daerah terhadap program pemerintah pusat. “Selain makanan bergizi, program pemerintah seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, pembangunan 3 juta rumah, pengentasan kemiskinan ekstrem dan beberapa program lainnya yang menyentuh bidang kesehatan dan pendidikan juga harus dilaksanakan,” Imbuhnya. Kepala Bapperida Kota Tidore Kepulauan Saiful Bahri Latif dalam rapat tersebut mengatakan, lahirnya surat edaran bersama antara Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional tentang pembinaan dan pengawasan kinerja Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam melaksanakan pembangunan strategis nasional tahun 2025-2029 pada penyelenggaraan pemerintahan daerah. “Intinya surat edaran ini mengisyaratkan kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk dapat menyelaraskan pembangunan daerah dengan pembangunan daerah dengan pembangunan nasional, yang termuat di dalam Rencana Jangka Menengah Daerah dan Jangka Menengah Nasional 2025-2029,” Paparnya. Saiful menambahkan, surat edaran ini baru lahir tanggal 19 Juni kemarin, ada beberapa program strategis nasional yang perlu menjadi perhatian daerah dalam penyusunan RKPD setiap tahun nanti, ini akan diselaraskan dalam RKPD agar dapat mendukung pencapaian program strategis nasional. “Program nasional tersebut diantaranya, penanggulangan kemiskinan yang isinya pengentasan kemiskinan dan penghapusan miskin ekstrim, kemudian pembangunan sekolah rakyat dan pembangunan 3jt rumah, bidang ketahanan pangan yaitu program penyediaan pangan, bidang kesehatan dengan pemeriksaan kesehatan gratis, bidang Pendidikan dengan perluasan akses pendidikan, juga beberapa bidang lainnya,” Jelasnya.
Dubes Spanyol dan Wamen Transmigrasi RI akan Kunjungi Tidore

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan gelar rapat evaluasi progres beberapa program pemerintah pusat dirangkaikan dengan pembahasan persiapan kunjungan Duta Besar Spanyol dan kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (7/7/2025). Dalam arahannya, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, terkait dengan kunjungan Duta Besar Spanyol dijadwalkan tanggal 13 s.d 14 Juli 2025, sedangkan untuk kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi dijadwalkan tanggal 19 Juli 2025, selanjutnya untuk persiapan kunjungan ini akan dibentuk tim kecil untuk persiapan penyambutan. “Saya mengapresiasi ASN, PPPK maupun Non ASN di Kota Tidore karena mengambil peran mendukung setiap acara yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, terkait kunjungan Duta Besar Spanyol nanti dikoordinasikan lagi dengan Dinas Pariwisata, untuk kunjungan Wakil Menteri Transmigrasi tentunya akan disambut sesuai protokoler kementerian,” Ungkapnya. Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Tidore ini mengatakan, terkait evaluasi progres program pemerintah pusat yang sesuai dengan visi misi Presiden Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda agar segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, progresnya sudah sampai dimana, karena untuk Kota Tidore yang sudah dilakukan adalah Koperasi Merah Putih. “Meskipun banyak agenda kunjungan yang masuk, namun jangan sampai Bapak Ibu lupa dengan tugas pokok yang harus diselesaikan, saya berharap kerjasama dan kolaborasi ini terus terjalin, kita sama-sama menjaga nama baik dan citra Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kedepannya, laksanakan tugas pokok Bapak Ibu jangan sampai terkendala,” Pesannya.
Kunjungan ini mempererat silaturahmi sekaligus meminta dukungan terkait Kegiatan Lokakarya

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima audiensi dari Prof. Dr. Martin Polkinghorne (Assoc. Professor in Archaeology, Flinders University Australia), dan Nia Naelul Hasanah Ridwan, S.S., M.Soc.Sc. (PhD Cand on Maritime Archaeology, Flinders University – Ahli Arkeologi Bawah Air Kementerian Kelautan dan Perikanan) di ruang kerjanya, Senin (7/7/2025). Kunjungan ini mempererat silaturahmi sekaligus meminta dukungan terkait Kegiatan Lokakarya yang merupakan bagian dari kegiatan lapangan Flinders University didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Kebudayaan. Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menyampaikan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan pada prinsipnya sangat mendukung terkait dengan kegiatan lokakarya ini karena Kota Tidore sangat dikenal sebagai Kota Rempah. “Pada prinsipnya Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan sangat mendukung terkait dengan kegiatan lokakarya ini karena Kota Tidore sangat dikenal sebagai Kota Rempah”ungkapnya. Ahmad Laiman juga berharap kegiatan seperti ini sangat berharga, Kota Tidore dulunya penuh dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh pendahulu-pendahulu yang begitu berharga perlu ada kearifan tertentu bisa menjaga dan melakukan yang terbaik sehingga tidak merugikan masa depan daerah bahkan mungkin masa depan bangsa termasuk masa depan ilmu pengetahuan serta kegiatan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Sementara Assoc. Professor in Archaeology, Flinders University Australia Prof. Dr. Martin Polkinghorne mengatakan Lokakarya ini bertujuan untuk menggali dan menyampaikan informasi kepada seluruh pihak terkait di Kota Tidore Kepulauan terkait warisan budaya bawah air di Tidore dan untuk bersinergi dalam melakukan penilaian kembali pentingnya warisan budaya situs kapal karam bersejarah di perairan Tidore yang telah diangkat secara komersial dan pernah dijarah. Prof. Dr. Martin Polkinghorne berharap lanskap budaya bawah laut menjadi sumber pengetahuan dan kebanggaan bagi masyarakat Tidore serta dapat menjadi sumber penghidupan dan pertumbuhan ekonomi di masa depan. Lanjutnya, ada beberapa kegiatan yang akan di gelar diantaranya Lokakarya bersama masyarakat lokal, pemangku kepentingan, dan institusi pemerintah, Pelatihan dan peningkatan kapasitas terkait penanganan artefak dan pengelolaan situs warisan bawah air, Observasi arkeologis dan Pelaksanaan penenggelaman kembali sejumlah artefak bawah air yang diangkat pada tahun 1990-an dari Situs Tongowai ke lokasi asalnya di perairan Tidore, bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kota Tidore Kepulauan Daud Muhammad, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hamid A. Latif, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Tidore Kepulauan Sardy Marsaoly serta perwakilan Penyuluh Perikanan.
Meriahkan Tahun Baru Islam, Pemkot Tidore Gelar Pawai Obor

Dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah/ 2025 Masehi, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar Pawai Obor yang dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo di Halaman Kantor Wali Kota, Jumat (4/7/2025) Malam. Pawai obor yang berakhir di Jalan Pantai Tugulufa ini, dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Rahmawati Muhammad Sinen dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, serta para Pimpinan OPD di Lingkup Kota Tidore Kepulauan. “Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan Selamat Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah / 2025 Miladiyah kepada seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan. Semoga di tahun baru ini membawa limpahan rahmat dan berkah kepada kita semua untuk tetap menjadikan Kota Tidore Kepulauan sebagai kota santri yang aman, nyaman dan ramah,” Ungkapnya. Ismail menambahkan, esensi tahun baru Islam sejatinya terletak pada makna hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, sebuah peristiwa penting yang menandai awal mula penanggalan Islam. Peringatan ini bukan sekedar pergantian angka tahun, tetapi memiliki makna spiritual penting bagi umat muslim untuk melakukan refleksi dan introspeksi diri menuju perubahan yang lebih baik atau ‘hijrah’. “Melalui refleksi dan introspeksi, diharapkan dapat membawa kesadaran diri lebih dalam, sehingga dapat melakukan perubahan positif, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam konteks sosial. Pawai obor yang kita laksanakan bersama malam ini merupakan tradisi yang menjadi ekspresi keagamaan dan memiliki makna filosofis sebagai lambang cahaya penerang dalam kegelapan dan mencerminkan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat,” Imbuhnya. Diakhir sambutannya, Ismail berharap, semoga pawai obor malam ini dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan silaturahim, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persatuan dan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat.
Bagian Umum Setda Kota Tidore Gagas Inovasi TUSAH untuk Membantu Standarisasi Satuan Harga

Upaya membantu Pemerintah Daerah dalam menyusun Anggaran yang akurat, realistis dan sesuai dengan kebutuhan rill, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan gagas inovasi Turun Survey Standar Satuan Harga atau TUSAH. Kepala Bagian Umum Setda Kota Tidore Kepulauan Najmuddin Hamzah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/7/2025) mengatakan, tujuan dari inovasi ini adalah untuk menstandarkan Standar Satuan Harga Barang di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. “Dengan adanya inovasi TUSAH ini, kita bisa mendapatkan batas wajar satuan harga barang dari penyedia, juga efisiensi dan efektifitas anggaran dalam penyusunan kegiatan dalam RKA dan empermudah dalam menginput satuan harga di dalam SIPD,” Paparnya. Najmuddin mengatakan, inovasi TUSAH memberikan manfaat dasar yang jelas untuk menentukan harga yang wajar, menjadi pedoman dalam penyusunan rencana kerja Anggaran Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan mencegah praktik Markup harga. “Melalui inovasi TUSAH ini juga nantinya terjadi keseragaman antar perangkat daerah satu dengan lainnya dalam Pengadaan barang yang lebih efektif serta dapat meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan,” Jelasnya. Inovasi Turun Survey Standar Satuan Harga (TUSAH) yang digagas oleh Bagian Umum Setda Kota Tidore Kepulauan ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam Menyusun anggaran yang akurat, realistis dan sesuai dengan kebutuhan riil Kota TIdore Kepulauan.
Gelar Tahun Baru Islam PKK,DWP dan BKMT Kota Tidore Kepulauan Teken MoU

Sebagai warga negara bertanggung jawab menanamkan nilai keagamaan untuk merekatkan tali silaturahim, dan menikmati kesyahduan dalam kebersamaan, kerukunan dan kekeluargaan karena Agama Islam adalah agama yang Rahmatan Lil Alamin. Demikian sambutan tertulis Wali Kota Tidore Kepulauan yang dibacakan Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo pada Kegiatan Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Sekaligus Penandatanganan MoU Oleh TP.PKK,DWP dan BKMT Kota Tidore Kepulauan di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota Tidore, Kamis (3/7/2025). “Moment ini juga patut kita jadikan sebagai ajang untuk mengevaluasi diri sejauh mana kita telah melakukan kebaikan, dengan berusaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri. Berusaha supaya masa depan lebih baik dari masa lalu, hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini”ungkapnya. Ismail Dukomalamo juga menambahkan melalui kegiatan Penandatanganan MoU ini bukan sekadar formalitas saja, melainkan wujud nyata dari komitmen bersama untuk membangun Kota Tidore Kepulauan yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak mulia. “Dimana dari setiap organisasi menjalankan tupoksinya masing-masing dan berkolaborasi, Tim Penggerak PKK, dengan peran sentralnya dalam pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat, akan menjadi motor penggerak dalam berbagai program. Dharma Wanita Persatuan, sebagai wadah istri-istri aparatur sipil negara, memiliki potensi besar dalam mendukung program-program pemerintah melalui peran strategisnya di lingkungan masing-masing. Sementara itu, BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim), dengan basis keagamaan yang kuat, akan sangat berperan dalam penguatan nilai-nilai agama dan moral di tengah masyarakat”kata Ismail. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan ini berharap dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, mampu mencapai tujuan-tujuan tersebut. Mari jadikan MoU ini sebagai landasan untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi kemajuan Kota Tidore Kepulauan. Di Kesempatan yang sama Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan sekaligus Penasehat Dharma Wanita dan BKMT Kota Tidore Kepulauan Hj Rahmawati Muhammad Sinen dalam sambutannya mengajak untuk menjadikan momentum Muharram sebagai introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. “marilah torang jadikan momentum Muharram sebagai introspeksi diri, memperkuat nilai-nilai spiritual, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan”ungkapnya. Hj Rahmawati Muhammad Sinen menambahkan Mou ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam melaksanakan berbagai program kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial, Perlu diketahui bahwa Pembawa Hikmah Tahun Baru Islam 1447 H disampaikan Al-ustadz Bayanuddin Sudin serta Acara dilanjutkan penyerahan bantuan sembako kepada 37 Kaum Mualaf Kota Tidore Kepulauan
Tingkatkan Kualitas SDM di Bidang Kesehatan, Pemkot Tidore Teken MoU dengan ITSK Malang

Langkah strategis meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bidang Kesehatan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS dr. Soepraoen Malang, di Gedung Rektorat ITSK Malang, Jawa Timur, Kamis (3/7/2025). Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Prof. Arief Efendi beserta jajaran atas sambutan yang luar biasa kepada dirinya dan rombongan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Ia juga menyampaikan harapan agar ITSK Malang senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan misi pendidikannya. “Kami menyadari bahwa kunci pembangunan negara ini adalah kesehatan dan pendidikan. Kota Tidore Kepulauan memang kecil di peta Indonesia, namun kami memiliki sejarah besar yang turut membentuk bangsa ini, seperti melalui peran Sultan Tidore dalam perjanjian Malino,” ujarnya. Muhammad Sinen juga menambahkan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan saat ini memiliki komitmen tinggi terhadap peningkatan kualitas SDM, terutama tenaga kesehatan, sebagai bagian dari prioritas utama bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman. Meskipun pendapatan daerah masih terbatas, namun sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi fokus pembangunan. Orang nomor satu di Kota Tidore ini berharap, kolaborasi dengan ITSK Malang akan menjadi solusi dalam peningkatan kompetensi tenaga keperawatan dan kebidanan di Tidore, yang saat ini masih banyak belum menempuh pendidikan S1 dan profesi. Ia pun optimis, hasil dari MoU ini akan mulai terlihat implementasinya pada tahun 2026. “Kami percaya dan memberikan diri untuk menandatangani MoU ini karena kami yakin Tidore akan menjadi lebih baik. Kerjasama ini bukan hanya dokumen, tapi menjadi fondasi untuk masa depan SDM kesehatan kami,” Imbuhnya. Rektor ITSK RS dr. Soepraoen Malang, Prof. Arief Efendi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya. Ia menjelaskan bahwa kampus ITSK berada di bawah naungan Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada, yang merupakan bagian dari Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat. “Sebagai perguruan tinggi yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme, kami sangat terbuka dan bangga bisa berperan dalam pembangunan SDM di kawasan Indonesia Timur. Seorang tenaga kesehatan, perawat maupun bidan, sudah saatnya menempuh jenjang pendidikan sarjana dan profesi,” ujar Prof. Arief. Saat ini, ITSK RS dr. Soepraoen Malang memiliki sekitar 5.000 mahasiswa aktif dengan berbagai program studi unggulan, di antaranya Informatika, Keperawatan, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Fisioterapi, dan Kebidanan. Penandatanganan MoU ini juga turut disaksikan oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, di antaranya Kepala BKPSDM, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kabag Protokol, Kabag Pemerintahan, Kabid Keperawatan RSD Tidore, serta Ketua IBI Kota Tidore. Melalui MoU ini, diharapkan terbuka peluang lebih besar bagi ASN maupun tenaga kesehatan di Tidore Kepulauan untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas profesional, demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing.
Desa Maitara Mewakili Kota Tidore pada Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Maluku Utara
Desa Maitara mengikuti lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi merupakan wujud keberhasilan Pemerintahan Desa serta warga masyarakatnya dalam meningkatkan seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan pembangunan, sarana dan prasarana, baik Pemerintahan, Pendidikan dan Kesehatan serta peningkatan kualitas ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam pada acara penilaian dan klarifikasi lapangan Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Maluku Utara di Desa Maitara, Kecamatan Tidore Utara, Rabu (2/7/2025). “Desa Maitara, kami pandang layak untuk mewakili Kota Tidore Kepulauan dalam penilaian lomba Desa/Kelurahan tingkat Provinsi Maluku Utara. 437 adalah total nilai Desa Maitara berdasarkan hasil penilaian di bidang Pemerintahan, Kewilayahan dan Kemasyarakatan, terdapat pula beberapa aspek penting dari Desa Maitara sehingga layak mewakili Tidore,” Ucapnya. Lebih lanjut, di hadapan tim penilai, Abdul Hakim Adjam berharap keberhasilan capaian kinerja Desa Maitara, Kecamatan Tidore Utara ini bisa mendapatkan predikat terbaik dalam penilaian dan klasifikasi lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2025. Tak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras. Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Maluku Utara Miftah Baay yang juga selaku Ketua Tim Penilai dalam kesempatan tersebut mengatakan, penilaian desa pada lomba Kelurahan Desa ini, tim penilai dari Provinsi akan menilai Desa dan Kelurahan yang telah ditetapkan pemenangnya oleh Kabupaten Kota. “Lomba desa dan kelurahan ini merujuk pada Permendagri 81 tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Sehingga dilakukan evaluasi kerja kerja di pemerintahan kelurahan dan desa yang ada di Maluku Utara. Ini sebenarnya kerja-kerja evaluasi, hanya saja dikemas dalam bentuk lomba,” kata Miftah. Lebih lanjut Miftah menambahkan, dengan adanya perlombaan antar desa dan kelurahan ini menimbulkan persaingan, dengan adanya persaingan maka banyak inovasi yang dilakukan oleh pemerintah desa untuk mengembangkan Desa maupun kelurahan. Selain itu, uang substansi dari penyelenggaraan lomba Desa kelurahan ini yaitu peningkatan pelayanan pemerintah desa. “Dan nanti muaranya juga kan ekonomi desa bisa terangkat, seperti di desa Maitara ini, kadesnya sangat luar biasa, dia sangat inovatif dan mengangkat kearifan lokal untuk jadi daya tarik Desa,” turut Miftah. Turut hadir menyambut tim penilai dalam kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua I TP-PKK Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua II TP-PKK Hj. Nurain Ismail Dukomalamo, Ketua III TP-PKK Suakrni Ade Kama, plt. Kepala Dinas PMD, Camat Tidore Utara serta Kepala Desa se Pulau Maitara.