Audiensi dari Kepala Stasiun (Kepsta) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ternate

Untuk memperluas informasi Pemberitaan bukan hanya sekedar pada level daerah namun hingga ke Nasional, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen  menerima kunjungan audiensi dari Kepala Stasiun (Kepsta) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ternate Agus Rusmin beserta jajaran di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergi publikasi pembangunan serta menggali potensi daerah melalui transformasi digital media penyiaran. Wali Kota Tidore  Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, bahwa hubungan antara Tidore dan RRI memiliki nilai historis yang kuat, serta mengingatkan kembali bahwa pada masa awal kemerdekaan, kantor RRI pernah berdiri di Tidore sebagai Radio Perjuangan Irian Barat. “Saya dan seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat menerima dengan hangat kehadiran RRI, karena sebuah daerah yang ingin berkembang sangat membutuhkan peran media untuk menyebarluaskan capaian pembangunan yang telah dilakukan,” ujar Muhammad Sinen Lebih lanjut, Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh sekadar menjadi formalitas di atas kertas, namun harus memberikan dampak nyata (feedback) bagi daerah, karena saat ini, Pemkot Tidore tengah memprioritaskan tiga sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penyesuaian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), yaitu, Pertanian, Perikanan, Pariwisata. “Tidore memiliki banyak potensi yang perlu dipublikasikan, sehingga melalui kerja sama ini, kami berharap ada dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan harapan dengan adanya kerjasama ini masyarakat luas juga lebih mengenal Tidore” tambahnya. Sementara itu, Kepsta RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin , menjelaskan bahwa saat ini RRI telah bertransformasi menjadi media multiplatform yang tidak hanya mengandalkan siaran radio konvensional, tetapi juga merambah ke ranah digital. “Jangkauan pancaran kami sudah sampai ke Morotai hingga Maba, Halmahera Timur, Kami juga menyediakan kanal khusus Info Pemda di situs web resmi kami sebagai ruang bagi pemerintah daerah untuk menginformasikan program kerja yang telah dilakukan.” jelas Agus. Agus juga menambahkan bahwa, Dalam waktu dekat, RRI berencana memproduksi konten khusus di Kota Tidore dengan menghadirkan Wali Kota sebagai narasumber utama untuk mengulas kearifan lokal masyarakat Tidore dalam menjaga kelestarian hutan. “Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Kesultanan Tidore terkait pengembangan konten budaya dan promosi daerah, sehingga ini tidak lepas dari Pemerintah dan kesultanan Tidore.’ tandas Agus Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memulai program dialog interaktif guna mempromosikan keunggulan Kota Tidore Kepulauan. Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Tidore Muhammad Syarif, Kepala Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Tidore Samsul Bahri Latif, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Ruslan W. Yunus dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji.

Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPT PKH)

Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPT PKH) yang berlangsung di Rapat Sekretaris Daerah. Selasa (5/5/2026). Mewakili Walikota Tidore Kepulauan, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin. dalam arahannya menyampaikan rakor tersebut bukan sekadar forum administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menentukan arah masa depan tata ruang, kepastian hukum, serta kesejahteraan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Sebagaimana diketahui bersama, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6132 Tahun 2024, telah dialokasikan area indikatif hutan produksi yang dapat dikonversi tidak produktif (HPK-TP) di wilayah Kota Tidore Kepulauan dengan luas kurang lebih 7.420,31 hektar “Kebijakan ini merupakan peluang besar sekaligus tanggung jawab bersama, karena disatu sisi, membuka ruang untuk penyelesaian penguasaan tanah yang selama ini belum memiliki kepastian hukum dan disisi lain, menuntut kita untuk memastikan bahwa pemanfaatannya tetap terkendali, terencana, dan berkelanjutan”. Ujar Rudi Lanjut Rudy, dirinya menegaskan dalam pelaksanaan PPTPKH ini,  harus berpegang pada beberapa prinsip utama, yaitu Kepastian Hukum, Keadilan Sosial, Sinkronisasi Tata Ruang, Pencegahan Konflik dan Keberlanjutan Lingkungan. Ia juga meminta kepada seluruh perangkat daerah terkait agar tidak bekerja secara sektoral, tetapi membangun satu data, satu peta, dan satu persepsi dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Kedepan, hasil dari proses ini akan sangat menentukan Arah pengembangan wilayah, Kepastian investasi serta perlindungan hak-hak masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta agar rapat koordinasi ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menghasilkan Langkah konkret, Timeline kerja yang jelas serta memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan” ucap Rudi Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Penggunaan Kawasan Hutan Usman Harsono. dalam paparannya mengatakan identifikasi HPK-TP bertujuan untuk Penyelesaian untuk memberikan perlindungan hukum atas hak- hak masyarakat dalam Kawasan Hutan yang menguasai tanah di Kawasan Hutan. Serta sebagai Pencadangan Pembangunan dalam  Menyediakan lahan untuk kebutuhan. Dan  pengembangan         wilayah sarana prasarana          umum, serta permukiman, transmigrasi. “selain itu HPK-TP ini juga mengoptimalisasi lahan untuk  Memanfaatkan hutan produksi yang didominasi lahan tidak berhutan agar memiliki nilai ekonomi dan sosial yang lebih tinggi. Dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Alih       fungsi lahan  untuk program-program yang mendukung perekonomian masyarakat sekitar” jelasnya. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Nakertrans Kota Tidore Kepulauan, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kepala Bagian Tata Pemerintahan  Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Perkimtan dan BPKAD.

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Mingguan dirangkaikan Dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Sosialisasi Penyelenggaraan Produk Halal

Pemerintah Daerah Kota  Tidore Kepulauan melalui Tim Teknis Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID intens mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Mingguan dirangkaikan Dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan Sosialisasi Penyelenggaraan Produk Halal yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI Tomsi Tohir. Rakor tersebut diikuti oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain bersama Tim TPID Tidore secara virtual, di Ruang Rapat Sekda Kantor Walikota Tidore, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI Tomsi Tohir menyampaikan Menjelang Hari Raya Idul Adha, Kementerian Dalam Negeri meminta seluruh pemerintah daerah mengambil langkah konkret dan terukur untuk mengantisipasi gejolak harga. Tomsi Tohir juga menekankan pentingnya langkah konkret dan terukur dari seluruh pemerintah daerah untuk mengantisipasi gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis. “pentinganya langkah konkret dan terukur dari seluruh pemerintah daerah untuk mengantisipasi gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis”tegasnya. Usai mengikuti rakor tersebut, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain menyampaikan Untuk Pemerintah Kota Tidore Kepulauan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Mei 2025 mengalami penurunan signifikan. Komoditas yang sebelumnya memicu inflasi, terutama cabai rawit, kini sudah terkendali. “Harga cabai rawit yang sebelumnya di atas Rp 90 ribu kini sudah turun ke angka Rp50 ribu,Selain cabai rawit, harga telur dan daging ayam juga stabil dengan stok yang masih cukup”ujarnya. Taher Husain menambahkan Pemerintah Daerah  memastikan stok pangan sangat stabil untuk kesiapan menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemantauan akan terus dilakukan lewat sidak pasar guna memastikan pasokan barang dari kabupaten terdekat tetap lancar dan harga stabil. “Yang diantisipasi adalah pemantauan harga cabai rawit, daging ayam, dan telur untuk persiapan hari besar keagamaan,” jelasnya. Lanjutnya,Pemerintah Daerah tengah menyiapkan langkah konkret. Panen raya sudah dijadwalkan dan akan dipercepat dalam satu minggu kedepan sebagai upaya menjaga stabilitas harga di daerah.

Wali Kota Tidore Hadiri Mubes Pertama IPMS Tahun 2026

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri sekaligus mengapresiasi Musyawarah Besar pertama Ikatan Pelajar Mahasiswa Selawaring (IPMS) Kelurahan Rum Tahun 2026 yang dilangsungkan di Aula BPMP Provinsi Maluku Utara, Minggu (4/5/2026). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, musyawarah IPMS pada hari ini merupakan bukti nyata dari keseriusan dan niat yang kuat dari pemuda / mahasiswa Selawaring yang bersatu untuk menjalin dan mempererat kebersamaan. “Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi Musyawarah Besar pertama pada hari ini, Kami berharap Musyawarah pertama ini akan dapat melahirkan gagasan dan ide yang penuh inovasi serta solutif dalam menjawab tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda di masa kini,” Ungkapnya. Wali Kota juga menambahkan, Pemerintah Daerah akan selalu membuka ruang untuk organisasi kepemudaan yang ada di Kota Tidore termasuk IPMS untuk bersinergi dan mendukung setiap program pembangunan dalam mencapai visi: Terwujudnya Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman, Ramah, Maju dan Berkelanjutan Untuk Semua. Di kesempatan yang sama, Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tidore Kepulauan, Mansyur Djamal, menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Tidore Kepulauan. Mansyur juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk berkolaborasi aktif dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi yang dimulai dari lingkungan sekolah. “Pemuda memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya pendidikan inklusif dan budaya anti-kekerasan, maka dari itu kita semua harus berkolaborasi, selepas dari musyawarah ini, pergilah ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi agar mereka mendapat pendidikan inklusif dan pendidikan yang anti-kekerasan,” kata Mansyur. Sementara, Koordinator IPMS Ilyas dalam sambutannya mengatakan, Musyawarah ini bukan sekedar menggugurkan kewajiban administratif organisasi, melainkan sebuah bentuk kesetiaan kita terhadap cita-cita besar yang dibawa oleh pemuda/i. “Musyawarah besar 1 Ikatan Pemuda Mahasiswa Selawaring tahun 2026 ini berangkat dari sebuah kesadaran kolektif bahwa organisasi adalah organisme yang hidup, agar tetap hidup, ia harus bernapas melalui evaluasi dan bergerak melalui inovasi,” Tuturnya. Ilyas menambahkan, tantangan zaman hari ini tidak lagi sama dengan yang kemarin. Arus digitalisasi, pergeseran nilai sosial, dan tuntutan intelektual menuntut anak muda untuk tidak hanya menjadi penonton sejarah, tetapi menjadi penulis sejarah itu sendiri. “Oleh karena itu hadirnya IPMS di Kelurahan Rum dan Rum Balibunga bukanlah sekedar wadah berkumpul tanpa arah, kami memiliki tujuan yang jelas diantaranya: Wadah intelektual, kreativitas dan Akselerator perubahan. Menjadi tempat bagi mahasiswa dan pemuda untuk mengasah pola pikir kritis dan menyalurkan bakat positif demi kemajuan daerah,” Imbuhnya.

Penandatanganan Deklarasi bersama sebagai dukungan komitmen pelaksanaan penerimaan Murid Baru Tahun 2026/2027

Untuk mewujudkan tata kelola pendidikan yang objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan khususnya penerimaan murid baru di seluruh jenjang pendidikan di wilayah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Kota Tidore menggelar Apel bersama dalam rangka Hari Pendidikan yang dirangkaian dengan penandatanganan deklarasi bersama. Penandatanganan Deklarasi bersama antara Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dalam hal ini Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dengan Polresta Tidore Kombes Pol Ampi Mesias Von Bulow dan Kejaksaan Negeri Tidore Sabar Evryanto Batubara ini sebagai dukungan komitmen pelaksanaan penerimaan Murid Baru Tahun 2026/2027, yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Tidore, Senin (4/5/2026). Mengawali sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum yang sangat penting sebagai ajang refleksi terhadap capaian, tantangan, serta langkah-langkah strategis yang harus ditempuh ke depan karena Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun peradaban dan kemajuan daerah. “Karena melalui pendidikan, kita membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kearifan lokal kepada generasi penerus, di tengah dinamika perkembangan zaman yang semakin cepat, tantangan dunia pendidikan juga semakin kompleks, sehingga transformasi digital, perubahan sosial, serta tuntutan global mengharuskan kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.” Kata Muhammad Sinen Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menegaskan bahwa,  Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program strategis, diantaranya peningkatan kompetensi guru, pemerataan akses pendidikan, penguatan kurikulum berbasis kearifan lokal, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kota Tidore Kepulauan, tanpa terkecuali, mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkeadilan karena Pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik, sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan karakter yang kuat.” Tandas Muhammad Sinen Tak hanya itu, Muhammad Sinen juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh jenjang satuan pendidikan yang berada dalam kewenangan pemerintah daerah. “Pelaksanaan penerimaan murid baru merupakan salah satu tahapan krusial dalam sistem pendidikan, karena menjadi pintu masuk bagi peserta didik dalam memperoleh layanan pendidikan, sehingga proses ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme, Saya menegaskan bahwa pelaksanaan penerimaan murid baru harus berpedoman pada prinsip-prinsip Obyektif, Transparan, Akuntabel, Keadilan dan Pemerataan.”  Tegas Muhammad Sinen Tak lupa, Muhammad Sinen juga berharap Kepada para Kepala Sekolah, guru dan tenaga kependidikan, agar dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan dengan profesionalisme dan integritas adalah kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih dan berwibawa. “Kepada orang tua dan masyarakat, kami juga mengajak untuk bersama-sama mengawal proses ini karena partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan sangat diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan, mari kita jadikan momentum Hari Pendidikan Nasional dengan Tema : Meningkatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, ini sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen dan sinergi kita semua dalam membangun pendidikan yang lebih maju, berkualitas, dan berkeadilan di Kota Tidore Kepulauan, Kita harus yakin bahwa dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan, kita mampu mewujudkan generasi Tidore Kepulauan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.” Ajak Muhammad Sinen Penandatangan Deklarasi Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun pelajaran 2026/2027 ini dilakukan oleh Kepala Kominfo, Persandian dan Statistik Kota Tidore, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Capil Kota Tidore, dan Plt Dinas Sosial Turut Hadir Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Pimpinan OPD, Camat, Pengawas Satuan Pendidikan, Kepala Sekolah, Guru dan Tenaga Pendidik serta Seluruh ASN Pemkot Tidore.

Wakili Orang Tua, Ketua TP PKK Tidore Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih atas Dedikasi Besar Guru

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Para Guru atas dedikasi yang besar telah mendidik Siswa Siswi SMA sederajat sehingga mampu menjalani proses belajar, ia juga memohon maaf apabila selama belajar di sekolah, anak-anak sering membuat kenakalan. Hal tersebut disampaikannya saat didaulat memberikan kesan dan pesan mewakili orang tua peserta didik dalam acara Pengumuman Hasil Asesmen Sumatif Akhir Jenjang dan Pelepasan Siswa Siswi Angkatan 20 SMA Negeri 6 Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025/2026 bertajuk “setiap pertemuan pasti ada perpisahan,” bertempat di Halaman SMA Negeri 6 Tidore, Senin (4/5/2026). “Sebagai orang tua dari Sirat Sabil Aufa dan mewakili semua orang tua dari 51 Siswa yang hari ini telah dinyatakan lulus 100 persen, apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Ibu Guru yang sudah mendidik anak-anak kami, mungkin selama menjalani masa belajar di sekolah ini ada kanakalan atau sering bolos, kami memohon maaf,” Ungkapnya. Lebih lanjut, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan ini juga mengajak para orang tua untuk dapat memberikan dukungan penuh serta yakin pada kemampuan anak-anak, karena pencapaian mereka yang telah mampu mengikuti seluruh sistem pembelajaran mendalam di tahun 2025, sebagai orang tua harus bangga dan memberikan support yang besar kepada anak. “Untuk anak-anakku, pengorbanan orang tua untuk kalian tidak akan pernah terbatas, sesungguhnya ini menjadi motivasi yang luar biasa untuk anak-anak menjadi lebih maju ke depan, karena bangsa besar adalah bangsa yang lahir dari anak muda yang tidak pernah puas menuntut ilmu, dia akan terus bertanya, membaca, berkarya serta dilandasi dengan akhlak mulia,” Pesannya. Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan ini menambahkan, kekayaan sejati yang melampaui batas emas dan permata adalah anak dan pendidikannya, untuk itu kepada orang tua jangan berputus asa, meskipun kebutuhan ekonomi mungkin berbeda-beda, tetapi tanamkan niat di hati bahwa jika orang tua tidak dapat melangkah jauh, anak-anak harus bisa menjadi anak yang sukses kedepannya. “Harapan besar orang tua, tentunya didukung oleh Bapak Ibu Guru, olehnya itu sebagai orang tua, berterima kasihlah kepada guru-guru, karena ketika anak-anak kita sukses, yang ditanya adalah orang tuanya, bukan siapa gurunya, tetapi dedikasi guru dalam mendidik anak-anak, jasa mereka tiada tara, mudah-mudahan pengabdian mereka dipermudah dan bernilai pahala,” Imbuhnya.

Penutupan Akelamo cup secara resmi ditutup

Sampoerna FC dari Desa Oba, kecamatan Oba Utara Keluar sebagai Winner pada Akelamo Cup I Tahun 2026, setelah mengalahkan Lasbam FC dari Dusun Bula, Kecamatan Oba tengah dengan drama adu penalti (4-3). Penutupan Akelamo cup secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang berlangsung di Lapangan Borero, Kelurahan Akelamo, Minggu (3/5/2026). Mengawali sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menyampaikan selamat kepada tim yang berhasil keluar sebagai juara dan kepada  tim yang belum meraih juara pun turut menyampaikan selamat, karena telah ikut menyemarakan kegiatan ini. “Sebuah pertandingan pasti ada kalah dan menang, kalah bukan berarti tidak berhasil akan tetapi sebuah kemenangan yang tertunda, sehingga saya sebagai Wali Kota Tidore mengajak kepada kita semua untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan agar tetap aman, karena Tujuan dari kegiatan ini bukan juaranya tapi yang paling utama dalam kegiatan ini adalah menjaga kebersamaan dan silaturahmi kita sebagai orang tidore.” Kata Muhammad Sinen Tak lupa, Orang nomor satu di Kota Tidore ini juga mengingatkan kepada seluruh Panitia, Wasit maupun tim bahwa apabila masih ada masalah yang sempat terjadi selama berlangsungnya pertandingan, agar segera diselesaikan secara santun, bijak dan saling menghargai, serta Jauhi sifat dendam, agar kebersamaan dan kekeluargaan terus terjaga dengan baik. “Saya juga berpesan kepada tim yang belum berhasil meraih juara agar tetap semangat, dan percaya bila kita terus berusaha sambil diiringi doa, Insya Allah semua usaha akan tercapai. Oleh karena itu jangan berputus asa, tetap giat berlatih agar harapan dapat tercapai pada turnamen selanjutnya.” Pesan Muhammad Sinen Untuk diketahui keluar sebagai juara I Sampoerna FC, Juara II Lasbam FC  dan Juara III bersama Bukit Teduh FC dan Barovomic FC. Sedangkan Pemain terbaik Fahmi Latif dengan no punggung 6, Top score Agus Esa no punggung 77 dan kiper terbaik Isra Muhammad dengan no punggung 96. Sekedar diketahui bahwa para pemenang Akelamo cup ini masing-masing mendapatkan Trophy tetap dan uang pembinaan. Turut Hadir Para Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan Domisili Oba Tengah, Pimpinan OPD, Forkopimcam  Oba Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh masyarakat Kelurahan Akelamo dan para penonton

Wali Kota Tidore Hadiri Peresmian Gedung Kantor Faduli News

Sebuah langkah maju bagi dunia pers di Kota Tidore Kepulauan ditandai dengan peresmian gedung kantor media online Faduli News yang berlokasi di Kelurahan Rum Balibunga. Acara yang berlangsung lancar dihadiri langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, Sabtu (2/4/2026). Wali Kota Muhammad Sinen dalam kesempatan tersebut menekankan, pers adalah mitra strategis pemerintah. Beliau menegaskan peran wartawan sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menyentuh wilayah-wilayah yang sulit dijangkau secara langsung. “Belajar dari satu kesalahan itu lebih baik daripada meniru 1000 kebaikan. Pers harus hadir sebagai kontrol sosial untuk menjamin transparansi pembangunan,” Ungkapnya. Beliau juga mengingatkan pentingnya profesionalisme jurnalis, berita yang disajikan haruslah valid, berimbang, dan steril dari kepentingan politik praktis guna memastikan pelayanan publik berjalan maksimal demi kemajuan daerah. Ketua Kwatak Suratmin Idrus, dalam sambutannya turut memberikan apresiasi atas kepedulian Wali Kota terhadap kesejahteraan para kuli tinta. Ia mengingatkan rekan sejawatnya untuk menjaga integritas dan menjadi garda terdepan dalam menangkal berita bohong. “Kantor baru ini diharapkan bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat peningkatan kualitas informasi. Mengutip filosofi tokoh besar, kekuatan tulisan jauh lebih berpengaruh daripada kekuatan fisik dalam mengubah pola pikir masyarakat secara permanen,” Tuturnya. Direktur Faduli News, Said Marsaoly menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas kehadiran Wali Kota. Melalui logo dan visi baru, Faduli News berkomitmen untuk menjadi wadah aspirasi masyarakat yang selama ini tidak tersampaikan. “Faduli mengusung filosofi kepedulian sosial. Kami ingin menjadi mitra konstruktif yang memberikan solusi melalui pemberitaan bagi pembangunan Maluku Utara, khususnya Tidore,” ungkap Said. Acara peresmian ini ditandai dengan prosesi syukuran dan pembacaan doa selamat. Suasana penuh keakraban menyelimuti lokasi acara di Kelurahan Rum Balibunga, mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor. Turut hadir Kapolresta Tidore,Staf Ahli Wali Kota Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Perwakilan Para Wartawan Dengan adanya kantor baru ini, diharapkan ekosistem media di Tidore Kepulauan semakin sehat dan mampu menjadi mesin pencerdas bangsa melalui informasi yang akurat dan terpercaya.

Upacara Pelantikan Rektor Universitas Nuku Masa Bakti 2026-2030

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri  Upacara Pelantikan Rektor Universitas Nuku Masa Bakti 2026-2030   yang berlangsung di Aula Universitas Nuku, Sabtu (2/5/2026). Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasa  Pendidikan  Nuku Nomor : 003/SK/BP-YPNT/V/2026 tentang Penetapan Pengangkatan Rektor Universitas Nuku Masa Bakti 2026-2030 yang menetapkan Idris Sudin sebagai Rektor Universitas Nuku Mengawali sambutannya, Wakil Walikota Tidore Ahmad Laiman menyampaikan. momen pelantikan ini merupakan sebuah titik awal akan harapan baru dalam perjalanan kepemimpinan. Walaupun  orang lama, namun dirinya percaya pengalaman yang dimiliki tentu lebih banyak dan dapat membawa universitas Nuku semakin baik dengan program lanjutan maupun program baru yang menjadikan  Universitas terbaik di Maluku Utara . Wawali menekankan, adanya ikatan emosional dan sejarah yang kuat antara Pemerintah Daerah dengan Universitas Nuku. Dirinya mengungkapkan bahwa latar belakang pribadi para pemimpin kota saat ini,  banyak merupakan alumni maupun mantan pengajar di kampus Universitas Nuku maka dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun daerah. “Kemajuan Kota Tidore Kepulauan tidak dapat dipisahkan dari eksistensi Universitas Nuku. Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk mempererat kolaborasi strategis, dimana kebijakan politik pemerintah harus bersinergi dengan kajian ilmiah demi membangun daerah yang lebih bermartabat,” Kata Ahmad Laiman. Sementara itu, Rektor terpilih Idris Sudin dalam sambutannya mengatakan bahwa keberlanjutan kepemimpinannya pada periode pertama hingga memasuki periode ke Tiga adalah upaya menjaga momentum perkembangan kampus, terutama dalam menghadapi dinamika Perubahan kurikulum yang terus berkembang. Dimana dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam era digital. “Kedepan komitmen kita adalah melanjutkan pembangunan institusi ini secara berkelanjutan, dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan inovasi.  Meyakini bahwa keberhasilan tidak dapat dicapai secara individu, diperlukan kerja sama yang kuat dari seluruh elemen dalam lingkungan akademika . Gerak maju ke depan harus menjadi semangat kita bersama, dengan terus meningkatkan mutu sebagai prinsip utama dalam tata kelola kelembagaan” jelasnya Hadir dalam kesempatan tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kepala LL DIKTI Wilayah 12 Provinsi Maluku dan Maluku Utara, Ketua Yayasan Pendidikan Nuku, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Anggota KPU Tidore, Ketua MUI Kota Tidore, Kepala BRI Cabang Soasio.

Tinjau Lokasi Wisata, Wali Kota Tidore Pastikan Jadi Sumber Utama Peningkatan PAD

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, Tidore tidak memiliki sumber daya alam seperti tambang emas, nikel, atau batu bara yang bisa diandalkan. Karena itu, potensi wisata dinilai sebagai “tambang” baru yang harus dikelola secara serius tanpa merusak lingkungan. “Tidore ini tidak punya sumber daya alam yang menjanjikan seperti tambang. Jadi kita harus mengembangkan potensi wisata sebagai kekuatan utama daerah,” ujar Muhammad Sinen saat melakukan peninjauan di sejumlah lokasi, diantaranya lintas sirkuit Selawaring Rum, Tanjung Rum Bune di Kelurahan Rum Balibunga, Benteng Cobe di Kelurahan Jiko Cobo, serta Pantai Jiko Cobo, Sabtu (2/5/2026). Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, kunjungan tersebut bukan sekadar melihat lokasi, tetapi merupakan bagian dari perencanaan strategis pemerintah daerah ke depan, terlebih dengan kondisi Transfer ke Daerah (TKD) yang mengalami penurunan signifikan pada periode 2025–2026. “Kondisi TKD yang turun drastis membuat pemerintah daerah harus lebih kreatif dan inovatif untuk meningkatkan PAD,” jelasnya. Wali kota juga menyebut sejumlah kawasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata, mulai dari wisata bahari, sejarah, budaya hingga wisata pegunungan, seperti Kalaodi, Gura Bunga, Fobaharu, serta Maitara. Selain itu, wilayah lain seperti Rum, Akesahu, hingga kawasan Oba juga dinilai memiliki daya tarik tersendiri untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan. Muhammad Sinen menambahkan, peluang investasi di sektor pariwisata cukup besar, namun pemerintah daerah harus mengambil langkah awal untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki. “Kalau pemerintah sudah mulai dan informasi ini disebarluaskan, saya yakin investor dan wisatawan akan tertarik datang ke Tidore,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut mempromosikan potensi daerah melalui media sosial. “Anak-anak muda sekarang sudah punya smartphone, gunakan itu untuk mempromosikan Tidore, jangan hanya untuk hal-hal lain,” imbaunya. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan juga membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin berinvestasi di daerah tersebut. Wali kota memastikan seluruh proses perizinan akan dipermudah tanpa adanya pungutan. “Kami membuka peluang bagi semua investor. Perizinan dan lain sebagainya akan dipermudah tanpa pungutan. Tidak ada biaya sebelum pembangunan dimulai, semuanya gratis,” tegasnya. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan pun menargetkan pada tahun 2027 arah pembangunan daerah akan difokuskan pada sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi. “Saya yakin kalau pariwisata kita fokuskan, ke depan PAD Tidore akan semakin baik,” tutupnya.