Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di Kota Tidore Kepulauan

Walikota Tidore Kepulauan yang diwakili Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo menghadiri sekaligus membuka dengan resmi Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di Kota Tidore Kepulauan. Yang berlangsung di Aula RSD Lantai 2 Stroke Center Kota Tidore Kepulauan. Senin (15/6/2026). Dalam sambutannya Ismail mengatakan, negara hadir untuk memastikan tidak ada lagi masyarakat yang terhalang mendapatkan hak atas pelayanan medis yang layak hanya karena kendala biaya. Melalui program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG), yang sering disebut dengan CKG, Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menggeser fokus layanan, dari yang awalnya hanya kuratif lebih kuat pada pendekatan promotif dan preventif “kita berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya memeriksakan kesehatannya secara berkala. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit yang lebih serius, oleh karena itu, Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk lebih peduli terhadap kesehatannya dan menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat” Ujarnya. Orang nomor Tiga di pemerintah Kota Tidore Kepulauan ini juga menambahkan, Penyelenggaraan PKG bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan Program Hasil Terbaik Cepat yang membutuhkan sinergi dan komitmen lintas sektor. Oleh karena itu, melalui forum koordinasi ini, dirinya menekankan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan seperti menjamin Kualitas dan Mutu Pelayanan. serta Optimalisasi Anggaran dan Data menggunakan dukungan regulasi dan anggaran dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. “Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai wadah untuk menyatukan visi, mengevaluasi capaian yang sudah ada, serta merumuskan langkah taktis ke depan. Kesuksesan program PKG yang sering kita kenal dengan CKG di daerah kita adalah cermin dari keberhasilan pemerintah dalam melindungi dan mensejahterakan masyarakat” tutup Ismail. Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Citra Febriani pada laporannya menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan, mendeteksi kondisi pra-penyakit agar dapat dicegah, serta menemukan penyakit lebih awal guna mencegah komplikasi dan keparahan penyakit. Dengan pemeriksaan yang rutin dan terencana, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan, sehingga tercipta individu yang produktif dan berkualitas, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Daerah, Kepala Bidang Kesprimkom Provinsi Maluku Utara, Para Camat dan Lurah
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Soasio Tidore Periode 2026-2029

Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan akan terus mendukung pengembangan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi kerakyatan, dengan harapan Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ini dapat tumbuh menjadi organisasi yang kuat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah. Demikian sambutan tertulis Wali Kota Tidore Kepulauan yang dibacakan Staf Ahli Walikota Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Asis Haddad pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Soasio Tidore Periode 2026-2029 yang dipusatkan di Terminal Penumpang Pelabuhan Trikora Kelurahan Goto Kota Tidore Kepulauan, Senin (15/6/2026). Asis Hadad juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Koperasi TKBM. “Selamat mengemban Amanah, Laksanakan dengan penuh tanggung jawab agar koperasi ini membawa manfaat bagi seluruh anggota,” kata Asis. Asis berharap koperasi ini tumbuh kuat, mandiri, dan memberi kontribusi nyata bagi pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah, serta mengajak seluruh anggota menjaga kekompakan. “Keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan pengurus, tapi partisipasi aktif seluruh anggota”ungkapnya. Plt Kepala Kantor UPP Kelas II Soasio, Abdul Rohim Taha dalam sambutannya menyampaikan pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah strategis memperkuat peran TKBM. “TKBM adalah tulang punggung aktivitas kepelabuhanan. Kecepatan, ketepatan, dan keselamatan kerja TKBM sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya logistik” ujarnya. Abdul Rahim menambahkan Sebagai negara kepulauan, Indonesia bergantung pada kelancaran distribusi barang antarpulau. Ia meminta pengurus baru memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pelabuhan.Laksanakan amanah ini dengan dedikasi, transparansi, dan akuntabilitas. Sementara itu,Ketua Koperasi TKBM terpilih, H. Ismail Ali dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Amanah ini tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh dedikasi, transparansi, dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan seluruh anggota,” tegasnya. Ia menekankan TKBM adalah bagian penting kelancaran aktivitas pelabuhan dan distribusi barang. “Di balik lancarnya arus logistik, ada kerja keras buruh yang setiap hari bekerja dengan risiko tinggi demi kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ismail menjelaskan, penyesuaian kelembagaan TKBM menjadi koperasi sesuai ketentuan dilakukan melalui Musyawarah Luar Biasa pada 23 Januari 2026. Ini langkah positif untuk memperkuat legalitas, meningkatkan profesionalisme, dan memberi kepastian hukum bagi anggota. Ia juga menyoroti persoalan upah buruh yang belum sebanding dengan beban kerja dan risiko. “Kami tidak menginginkan konflik, Yang kami harapkan adalah dialog konstruktif dan solusi adil agar kesejahteraan pekerja meningkat tanpa mengabaikan keberlangsungan usaha dan pelayanan pelabuhan”kata Ismail. Perlu diketahui Pengurus Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Soasio Kota Tidore Kepulauan periode 2026-2029 resmi dilantik oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Selvia M Nur berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Koperasi Jasa TKBM Pelabuhan Soasio Tidore Nomor 01/KPTS/KJ-TKBM/2026 tentang Pengangkatan Pengurus dan Pengawas Periode 2026-2029, Ketua H. Ismail Ali, Wakil Ketua Samiun Hasan, Sekretaris Ismail Ismit dan Bendahara Ferdinan Daud.
Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Tahun Akademik 2025/2026

Mewakili Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Tahun Akademik 2025/2026 di yang berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Ternate, Sabtu (13/6/2026). Sebanyak 372 lulusan Angkatan XXXII Tahun Akademik 2025/2026 yang diwisudah, dari total lulusan tersebut, sebanyak 36 orang berasal dari program pascasarjana dan 336 orang dari program sarjana (S1) yang tersebar pada 8 fakultas dan 13 program studi, dari total tersebut, sebanyak 19 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan, wisuda merupakan tonggak penting dalam perjalanan hidup, namun bukan akhir dari proses belajar. Para lulusan diharapkan mampu memasuki babak baru kehidupan dengan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh, menjawab berbagai tantangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. “Para lulusan juga didorong untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan mengembangkan kompetensi yang dimiliki. Kesuksesan, tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga oleh kemauan untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi sesama,” Ungkapnya. Mewakili Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga keberhasilan hari ini menjadi awal dari berbagai pencapaian yang lebih besar di masa mendatang. Teruslah berkarya, mengabdi, dan menginspirasi. Acara wisudah ini juga dirangkaikan dengan penyerahan dokumen hibah tanah dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kepada Rektor Universitas Muhammadiyah sebagai wujud keseriusan Pemkot Tidore untuk pengembangan SDM di bidang kesehatan di Maluku Utara, ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah dilaksanakan pada bulan Mei 2026. Kesepakatan tersebut mencakup rencana pendirian Fakultas Kedokteran Gigi, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Muhammadiyah Maluku Utara yang akan berlokasi di Kelurahan Rum, Kota Tidore Kepulauan. Turut hadir mendampingi, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Kabag Tata Pemerintahan, Kaban BPKAD, Kadis DLH, Kaban BKPSDM, Kaban Baperida, Kadis PTSP, Plt. Kadis Perkimtan, Plt. Kadis Kesehatan, Plt. Kadis Diknas, Plt. Kadis PUPR, dan Plt. Kadis Perpustakaan Kearsipan.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyambut kepulangan 114 jamaah haji Kota Tidore Kepulauan

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyambut kepulangan 114 jamaah haji Kota Tidore Kepulauan di Pelabuhan Very Rum Kota Tidore Kepulauan, Kamis (12/6/2026). Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Huasin hadir mewakili Walikota Tidore Kepulauan untuk menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. “Pada sore hari ini kita sama-sama menyambut kedatangan jemaah haji Kota Tidore Kepulauan. Ketika kita melepas keberangkatannya, dan hari ini mereka tiba kembali di Tidore dalam keadaan sehat, dalam keadaan selamat,” ucap Taher Husain dalam sambutannya. Atas nama Pemerintah Daerah, menyampaikan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Ia mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur. “Semoga seluruh jemaah haji Kota Tidore Kepulauan mendapatkan haji yang mabrur dan haji mabrur,” ujarnya. Taher Husain juga menyampaikan rasa bahagia karena para jemaah bisa kembali berkumpul dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan meninggalkan rumah. “Bapak ibu bisa tiba di rumah bersama keluarga dan menikmati suasana keluarga. Kurang lebih satu bulan lebih Bapak Ibu meninggalkan keluarga, dan alhamdulillah bisa kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat, dalam keadaan kuat dan mendapatkan rahmat Allah subhanahu wa taala,” tutupnya. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj Rahmawati Muhammad Sinen, Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan Nuraen Ismail Dukomalamo serta Para pimpinan OPD.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengambil langkah cepat melaksanakan pertemuan lintas sektor

Menindaklanjuti kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kini terjadi di seluruh Indonesia, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengambil langkah cepat melaksanakan pertemuan lintas sektor, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kapolresta Tidore,para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Pimpinan OPD terkait, Ketua Organda Tidore, Para Motoris dan perwakilan para sopir angkutan umum. Mengawali arahannya, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan akan terus mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menyikapi dampak kenaikan harga BBM yang terjadi di Kota Tidore sehingga tidak membebani masyarakat maupun mempengaruhi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat. “Kami berharap meskipun kita ketahui bersama bahwa kenaikan BBM ini akan mempengaruhi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat, namun kita akan sama-sama mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan baik terutama pelayanan angkutan umum sehingga aktivitas ekonomi juga berjalan dengan baik.” Harap Ismail “Karena Dalam kondisi saat ini, perlu adanya keseimbangan antara kepentingan masyarakat sebagai penerima layanan dan para pelaku usaha maupun penyedia layanan sebagai pemberi layanan. Keseimbangan tersebut penting agar kualitas pelayanan tetap terjaga tanpa menimbulkan beban yang berlebihan bagi masyarakat.” Sambung Ismail Tak hanya itu, Ismail Dukomalamo juga berharap pertemuan ini dapat terbangun kesepahaman antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna membahas kenaikan tarif sambil menunggu BBM subsidi yang akan mulai pelayanan pada awal bulan juli 2026 nanti “Untuk Dishub, organda maupun disperindagkop agar melakukan pendampingan terkait penggunaan barcode pelayanan BBM Subsidi, untuk memastikan seluruh angkutan memiliki barcode yang aktif dan memahami cara penggunaan, sehingga pada saat ada BBM subsidi dapat dimanfaatkan dengan baik bagi para sopir angkutan umum.” Tandas Ismail Dalam kesempatan yang sama juga, Kapolresta Tidore Kombes Pol Ampi Mesias mengatakan, Kepolisian hadir pada pertemuan ini sebagai representasi dari Kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan yang berkaitan dengan distribusi dan ketersediaan BBM di Kota Tidore Kepulauan. “karena kami sangat berkepentingan agar seluruh proses penyaluran BBM dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat, kami akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap distribusi BBM agar berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara aman dan tertib.” Kata Kapolresta Sementara, Direktur PT Rusda Awat Ahmad memastikan bahwa, pelayanan di SPBU akan dimaksimalkan mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap sopir angkut, bentor maupun ojek di Kota Tidore. “Saat ini untuk Kota Tidore kedepan direncanakan akan menerima BBM subsidi untuk jenis pertalite sebesar 100 ton dan jenis solar 60 ton perbulan, namun Untuk perkembangnya kami akan terus melakukam evaluasi jika memang terjadi kekurangan maka akan koordinasi ke dinas terkait untuk penambahan kuota, namun BBM Subsidi ini nantinya ada per Juli nanti.” Kata Awat Ahmad “Untuk BBM per tanggal 11 juni 2026 sudah mulai melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat baik minyak tanah, pertamax maupun Dexlite, untuk BBM yang masuk berjumlah pertamax 71 ton, dexlite 20 ton dan minyak tanah 100 ton, namun ini akan dijadwalkan per minggu setiap bulan pastikan stok BBM akan masuk ke Kota Tidore.” sambung Awat Ahmad Selain itu Ketua Organda Kota Tidore Husain Alting mengatakan bahwa, Dengan kenaikan harga BBM ini dapat mempengaruhi pelayanan angkutan, sehingga organda memastikan bahwa Pemerintah Daerah dengan bijak dapat memberikan kenaikan tarif sementara untuk angkutan umum hingga terdapat BBM subsidi yang masuk di Kota Tidore. “Kami sangat mengapresiasi pemkot Tidore karena mengambil langkah cepat sehingga kita sama-sama mencari solusi karena saat ini pelayanan angkutan umum di kota Tidore tidak dilaksanakan oleh para sopir sampai ada kejelasan harga tariff sementara.” Kata Husain “Kami juga meminta untuk pihak penyalur BBM untuk meningkatkan pengawasan pada saat penyaluran BBM subsidi dan barcode agar diaktifkan kembali serta tidak ada lagi pembelian BBM dengan menggunakan galon.” Sambung Husain Menanggapi yang disampaikan Ketua Organda, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tidore Kepulauan Marsaid Idris mengatakan bahwa, Terkait dengan tarif angkutan masih menggunakan surat keputusan Walikota, namun Dari pihak organda telah berkoordinasi untuk kenaikan tarif karena kenaikan tarif BBM, namun untuk tariff sementara akan dilakukan dengan menggunakan perhitungan kenaikan BBM. “Untuk tarif sementara kita naikan sesuai dengan margin kenaikan BBM jenis pertamax sekitar 30 persen atau Rp 4.000 jadi misalkan trayek terminal Rum ke Terminal pasar sarimalaha sebelumnya sebesar Rp20.000 maka dinaikan menjadi Rp24.000. Sementara untuk tarif setelah BBM subsidi masuk maka kami akan kami hitung kembali, Sebelum pelayanan BBM subsidi pada bulan juli maka kami akan mengundang rapat bersama untuk membahas mekanisme pelayanan. Sekedar diketahui bahwa pemberlakuan tarif sementara angkutan umum baik itu sopir angkut maupun bentor selama kenaikan BBM di Kota Tidore mengalami kenaikan, untuk Angkot di angka tariff Rp. 4.000 sehingga tariff Soasio ke rum yang sebelumnya dikenakan tarif Rp. 20.000 akan menjadi Rp. 24.000 dan untuk bentor sendiri sebelumnya dikenakan tarif Rp.7.000 akan menjadi Rp.10.000, dan untuk anak sekolah akan tetap pada harga sebelumnya. Salah satu kesepakatan rapat ini juga untuk tarif angkutan laut yang melayani rute Rum-Bastiong, Tidore-Loleo maupun sebaliknya belum mengalami kenaikan tarif.
Kunjungan koordinasi Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, menerima kunjungan koordinasi Tim Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Maluku Utara terkait pelaksanaan Penilaian Tools Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman dibawah pimpinan Ketua Tim Program Prioritas Nasional Sjafri Ahmad bersama Jajaranya di ruang kerja Sekretaris Daerah, Kamis (11/6/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana BPOM untuk menilai kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan program pengawasan keamanan pangan terpadu serta penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Dalam arahannya, Sekda Ismail Dukomalamo menegaskan peran penting Dinas Kesehatan sebagai perangkat daerah pengampu utama program tersebut. “Dinas Kesehatan sebagai perangkat daerah pengampu utama program tersebut”tegasnya. Sekda meminta Dinas Kesehatan agar proaktif menjalin komunikasi dan menyiapkan data dukung yang diperlukan tim penilai BPOM. “Kami berharap adanya program pangan aman ini dapat berjalan optimal, Kuncinya adalah saling koordinasi antar perangkat daerah terkait,” ujar Ismail. Semenatara itu, Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Maluku Utara Sjafri Ahmad menjelaskan BPOM akan menilai kinerja pemerintah kabupaten/kota terkait pelaksanaan pengawasan keamanan pangan terpadu serta penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Lanjutnya, Penilaian ini merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional BPOM RI untuk memastikan keamanan pangan di daerah sekaligus mendorong implementasi perizinan berusaha berbasis risiko yang efektif. Turut hadir Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain, Plt Kepala Dinas Kesehatan Saiful Salim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yakub Marajabessy, Kepala Dinas Pertanian Fauji Rabo dan Sekretaris Dinas Perikanan Sardi Marsaoly.
Sosialisasi Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Jenjang Smp/Mts Se Kota Tidore Kepulauan

Hukum adalah landasan utama dalam menjaga ketertiban, keadilan, dan kedamaian di tengah masyarakat, karena di Kota Tidore Kepulauan sangat semangat menjunjung tinggi hukum dan aturan sudah menjadi bagian dari nilai luhur budaya sebagai warisan dari para leluhur yang selalu mengutamakan persatuan, keadilan, dan kesejahteraan bersama. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo saat memberikan sambutan sekaligus membuka dengan resmi Sosialisasi Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Jenjang Smp/Mts Se Kota Tidore Kepulauan, yang berlangsung di Aula Handayani, Dinas Pendidikan, Rabu (10/6/2026). Mengawali sambutan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh kegiatan Lomba Duta Pelajar Sadar Hukum ini, karena Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan untuk membentuk karakter pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga negara yang taat aturan. “Namun, kesadaran hukum tidak tumbuh dengan sendirinya, karena kesadaran ini harus ditanamkan, dibina, dan dikembangkan sejak usia dini, terutama di kalangan generasi muda. Sebab, merekalah para pemuda-pemudi Kota Tidore Kepulauan yang akan menjadi penerus estafet pembangunan, yang akan memegang kendali masa depan daerah ini.”kata Ismail Ismail menambahkan, Menjadi Duta Pelajar Sadar Hukum adalah sebuah kehormatan, namun juga merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab besar, karena Duta Pelajar Sadar Hukum bukan sekadar gelar, melainkan agen perubahan. “ Mereka adalah orang-orang terpilih yang nantinya akan menjadi teladan bagi teman-teman sebaya, menjadi penyebar informasi, dan menjadi pengingat bahwa aturan dan hukum itu ada untuk melindungi kita semua, bukan untuk mengekang.” Kata Ismail “Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu Kepala Sekolah, guru dan seluruh pendidik, atas dedikasi dan peran Bapak/Ibu dalam membimbing anak-anak didik, Kami berharap agar pembinaan kesadaran hukum ini terus dijalankan secara berkelanjutan, diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler, agar nilai-nilai hukum benar-benar melekat dalam diri setiap pelajar di Tidore Kepulauan.” Sambung Ismail Sementara, Sambutan Kepala Kejaksaan Negeri Soasio, yang diwakili oleh kasi intel Kejaksaan Didi Kurniawan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap acara yang luar biasa ini dapat terlaksana berkat komitmen kuat dan kerja sama yang sinergis antara Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan dengan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, karena Ini adalah bukti nyata bahwa pemkot dengan kejaksaan memiliki visi yang sama dalam menyelamatkan dan membangun masa depan generasi muda di kota Tidore. “ Sekolah bukan sekadar tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan umum, melainkan garda terdepan untuk membentuk karakter, moral, dan integritas anak-anak kita, sehingga tidak bisa menutup mata bahwa tantangan moral dan hukum di kalangan remaja saat ini kian kompleks.” Kata Didi “sehingga Keadaan saat ini tentu tidak bisa diselesaikan oleh Aparat Penegak Hukum sendirian melalui jalur hukum semata, dan tidak bisa pula dipikul oleh Dinas Pendidikan sendirian, Oleh karena itu, kolaborasi lintas instansi seperti yang kita lakukan hari ini adalah kunci utama dalam mempersiapkan generasi muda pentingnya sadar hukum, melalui kegiatan lomba yang akan dilaksanakan kedepan guna memberikan edukasi serta kesadaran hukum mulai dari lingkungan sekolah.” Sambung didi Didi juga menambahkan bahwa, Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan jumlah pelajar yang sadar dan taat hukum di Kota Tidore Kepulauan secara signifikan. Sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama, perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta para Kepala Sekolah dan pendamping SMP/MTS.
Sosialisasi wajib belajar 13 tahun

Bunda PAUD Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen didampingi Koordinator Bidang Perencanaan dan Pengembangan Program Ny. Nuraen Ismail Dukomalamo menghadiri sosialisasi wajib belajar 13 tahun yang dirangkaikan dengan pentas seni dan pelepasan siswa TK se Kecamatan Oba Tengah, dipusatkan di halaman Kantor Desa Aketobololo, Selasa (9/6/2026). Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kota Tidore mengatakan, Pendidikan prasekolah bukanlah sekadar program pelengkap, melainkan fondasi utama membentuk karakter dan kecerdasan anak, kewajiban belajar 1 tahun pra SD atau pra sekolah merupakan komitmen penting pemerintah untuk memastikan setiap anak mendapatkan stimulasi tumbuh kembang yang optimal. “Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi sejak dini sebelum memasuki jenjang sekolah dasar, Pendidikan pra sekolah bukan sekadar program, melainkan fondasi penting dalam membentuk kesiapan anak, baik secara emosional, sosial maupun akademik. Pada usia emas, perkembangan anak sangat pesat, sehingga perlu didukung dengan layanan Pendidikan yang tepat dan berkualitas sejak dini,” Ungkapnya. Bunda PAUD juga menambahkan, melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan dukungan Pemerintah Daerah hingga ke jenjang paling bawah tentunya semua mengharapkan tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan PAUD, selain tenaga pendidik, peran orang tua juga sangat penting untuk mendampingi tumbuh kembang anak, baik secara akademis maupun spiritual. “Hari ini juga ada anak-anak kita yang telah menyelesaikan satu tahap belajar yang luar biasa, sebagai Bunda PAUD, kami tentunya sangat bangga melihat keceriaan dan keberanian anak-anak hari ini, mereka siap untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang SD, apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada para Bunda Kepala Sekolah dan Bunda Guru yang dengan penuh kesabaran mendidik anak-anak hebat generasi penerus bangsa ini,” Ucapnya. Adapun jumlah peserta didik se Kecamatan Oba Tengah yang mengikuti acara pelepasan ini sebanyak 151 peserta berasal dari 16 Lembaga KB, PAUD dan TK yang berada di wilayah Kecamatan Oba Tengah, acara pelepasan ini berlangsung tertib dan lancar, ditutup dengan penampilan pentas seni dari anak-anak TK PAUD yang menampilkan berbagai tarian daerah hingga hafalan surah pendek.
Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mengikuti Rapat Kerja, Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI pada Senin siang (8/6/2026) melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan. Agenda rapat membahas permasalahan PPPK dan tenaga honorer serta relaksasi kebijakan dan penyusunan regulasi terkait besaran belanja pegawai di pemerintah daerah yang melebihi 30% dari APBD. Dalam kesempatan tersebut, Ismail Dukomalamo menegaskan sikap Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan terkait implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), khususnya Pasal 146 ayat 1. “Terkait dengan implementasi UU No. 1 Tahun 2022 tentang HKPD Pasal 146 ayat 1, maka Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan tetap menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Hal ini agar kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah tidak bertentangan dengan regulasi di atasnya, yakni UU HKPD,” ujar Ismail. Ia juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan ketentuan belanja pegawai maksimal 30% dari APBD dapat diatur secara eksplisit melalui Undang-Undang APBN. “Kami berharap ketentuan belanja pegawai maksimal 30% dari APBD diatur melalui UU APBN sehingga dapat dijadikan dasar hukum yang kuat bagi daerah untuk menyusun APBD Tahun 2027,” tambahnya. RDP Komisi II DPR RI ini digelar untuk mencari solusi atas kendala daerah dalam memenuhi amanat UU HKPD, terutama terkait batas belanja pegawai 30% yang dinilai masih sulit dipenuhi sebagian besar pemerintah daerah. Pembahasan juga menyinggung nasib tenaga PPPK dan honorer di tengah pengetatan struktur belanja APBD.
Pemusnahan Barang bukti Minuman Keras

Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin menghadiri Pemusnahan Barang bukti Minuman Keras, Narkoba serta Obat-obatan hasil Kegiatan Rutin yang ditingkatkan (KRYD) Tahun 2026 oleh Polresta Tidore. Pemusnahan tersebut diawali dengan penandatanganan berita acara pemusnahan oleh Kapolresta Tidore Kombes Pol Ampi Mesias, Walikota Tidore yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin, Ketua DPRD Kota Tidore Ade Kama, yang berlangsung di Halaman Polresta Tidore, Senin (8/6/2026). Pada kesempatan tersebut, Kapolresta Tidore Kombes Pol Ampi Mesias mengatakan bahwa, barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan hasil dari kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh personil Polresta Tidore serta hasil penindakan atau sitaan dari perkara dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika tahun 2025. “Namun bukan hanya itu saja akan tetapi terdapat juga barang temuan berupa sediaan farmasi yang hendak diperjual belikan untuk disalahgunakan berupa obat-obatan.” Kata Kapolresta “Kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen kami memberantas peredaran minuman keras, Narkotika maupun peredaran obat-obatan yang akan disalahgunakan.” Tambah Kapolresta Sementara, Usai pemusnahan barang Bukti, Wali Kota yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin menyampaikan apresiasi tingginya kepada Kapolresta Tidore Kepulauan beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja ikhlas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta melakukan berbagai upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras, narkotika, dan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Tidore Kepulauan. “Pemusnahan barang bukti yang kita saksikan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, namun ini merupakan simbol nyata komitmen dan ketegasan aparat penegak hukum bersama seluruh elemen masyarakat dalam memerangi berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat merusak generasi, mengganggu ketertiban umum, serta mengancam masa depan daerah yang kita cintai ini.” Kata Rudy Rudy juga menambahkan, Minuman keras, narkotika, dan obat-obatan terlarang merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminalitas, kekerasan, gangguan keamanan, serta keretakan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat, sehingga upaya pemberantasannya tidak dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. “Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat koordinasi dan kolaborasi, serta bersama-sama mewujudkan Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah bagi semua dan bebas dari peredaran minuman keras, narkotika, dan obat-obatan terlarang, Mari torang jaga Tidore, jaga masa depan generasi, dan jaga keamanan daerah demi kemajuan yang berkelanjutan.” Ajak Rudy Sekedar diketahui juga bahwa, hasil barang bukti minuman keras yang dimusnahkan oleh Polresta Tidore sebanyak 2,116 Kantong plastik cap tikus, 50 botol minuman CIU, 1 botol aqua berisi cap tikus, 96 botol bir hitam dan 6 gallon cap tikus. Untuk Narkotika terdapat 0,25 gram ganja dan 0,38 gram ganja serta obat-obatan terdiri dari 270 tablet obat vetasen, 664 sachet obat komix dan 200 butir obat neomethor.