Wali Kota Pantau Langsung Delegasi Tidore dalam Sesi Bursa Ide II YCC Munas VII APEKSI 2025

Pantau langsung delegasi Kota Tidore Kepulauan dalam acara bursa ide II Youth City Changers (YCC) 2025 yang bertajuk “Orang Muda Bicara Kota” Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen berharap, ilmu yang didapat di Surabaya dapat diimplementasi di Kota Tidore Kepulauan. Kedatangan Wali Kota Tidore Kepulauan didampingi Ketua TP-PKK Kota Tidore Hj. Rahmawati Muhammad Sinen dan rombongan disambut oleh Direktur Eksekutif APEKSI Pusat Alwis Rustam dan panitia pelaksana di Arena YCC, Hotel Santika Gubeng, Selasa (6/5/2025). “Perdana sebagai Wali Kota, saya diundang, kemudian pemuda dari Kota Tidore juga saya hadirkan disini untuk ikut dalam kegiatan bursa ide YCC yang sangat luar biasa ini, mudah-mudahan apa yang mereka dapati di Surabaya, bisa diimpelmentasikan di Tidore,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengatakan, kegiatan YCC 2025 dalam rangka Munas VII APEKSI ini sangat luar biasa, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak muda Kota Tidore, agar kedepannya kegiatan YCC ini dapat juga dilakukan di Kota Tidore Kepulauan. Di kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif APEKSI Pusat, Alwis Rustam menyampaikan dukungan positifnya dengan menyusulkan kegiatan yang sama dapat juga dilakukan di Kota Tidore Kepulauan, dengan mengangkat topik pembahasan terkait anak muda, sejarah dan maritim. “Kami siap mensuport kegiatan seperti ini dilakukan di daerah Bapak, dengan mengangkat pembahasan atau topik terkait ciri khas yang ada di Kota Tidore Kepulauan atau wilayah timur, seperti anak muda peduli kepulauan, nanti bisa diikutsertakan semua Kota yang ada di Indonesia Timur,” Tuturnya. Sementara, Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan yang juga merupakan Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Kota Tidore Nurul Asnawiah dalam kesempatan tersebut mengatakan, delegasi pemuda Tidore saat ini sedang mengikuti sesi bursa ide II yang akan membahas terkait 6 tema. “Tema yang dibahas dalam sesi bursa ide II ini diantaranya; bonus demografi, mental health, cerdas finansial, transportasi publik, krisis iklim dan peluang Kerja. Dari pembahasan tersebut nantinya akan dikembangkan menjadi inovasi untuk daerahnya masing-masing,” Jelasnya. Nurul Asnawiah berharap, sekembalinya delegasi Kota Tidore Kepulauan untuk kegiatan YCC ini, para delegasi bisa memberikan masukan ke Pemerintah Daerah dalam bentuk poin rekomendasi, yang nantinya bisa dijadikan sebagai program atau inovasi untuk instansi/OPD terkait. Adapun dua delegasi Putra Putri Kota Tidore Kepulauan yang diutus mengikuti kegiatan YCC 2025 ini adalah Julkifli Hafel dan Siti Faya Togubu. Sementara pemuda lainnya diutus untuk mengikuti kegiatan Pentas Seni, Karnaval Budaya, Pameran dan Promosi Budaya. Kegiatan Youth City Cangers (YCC) sebagai salah satu rangkaian kegiatan dari Musyawarah Nasional (Munas) VII APEKSI 2025 di Kota Surabaya ini dijadwalkan mulai berlangsung pada Senin, 5 s/d 7 Mei 2025 di Hotel Santika Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur.
Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah

Badan Pengawasan Perizinan ini perlu bentuk disetiap daerah agar persoalan-persoalan pelayanan public terutama dalam orang mengakses perizinan ini makin mudah, transparan dan bebas dari berbagai bentuk tindak pidana korupsi. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman usai mengikuti Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri) melalui Zoom Meeting di Ruang rapat Walikota Tidore, Selasa (6/5/2025). “Hari ini saya ikut Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah secara daring ada beberapa pemateri yang disampaikan memberi arah kepada kita agar Badan Pengawasan Perizinan ini perlu bentuk disetiap daerah agar persoalan-persoalan pelayanan publik terutama dalam orang mengakses perizinan ini makin mudah, transparan dan bebas dari berbagai bentuk tindak pidana korupsi” ungkapnya. Wawali juga menambahkan tujuan dari Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah adalah meningkatkan daya saing daerah karena secara nasional masih butuh dukungan-dukungan kemampuan dan daya saing daerah itu agar bisa mendongkrak peringkat dalam kekuatan ekonomi di Asia maupun kanca Internasional. Sementara Sekretaris Inspektur Jenderal Kemendagri Ahmad Husin Tambunan selaku Moderator dalam Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan Daerah dalam arahanya mengatakan perizinan merupakan legalitas yang berikan oleh pemerintah kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan usaha atau kegiatannya. Perizinan juga suatu instrumen Pemerintah Daerah mengendalikan dan mengatur usaha di daerah. Narasumber dari Sosialisasi ini dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kemendagri, Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus).
Memperingati hari buruh internasional di Kota Tidore Kepulauan

Momentum ini bukan hanya simbol perjuangan buruh di seluruh dunia, tetapi juga bentuk penghormatan atas kerja keras dan kontribusi besar kaum pekerja dalam menggerakkan roda pembangunan, termasuk di Kota Tidore Kepulauan. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Asis Hadad saat mewakili Wali Kota Tidore pada kegiatan Donor Darah dalam rangka memperingati hari buruh internasional di Kota Tidore Kepulauan, yang berlangsung di Halaman PLTU Tidore, Selasa (6/5/2025). Mengawali sambutan Wali Kota, Asis Hadad mengatakan, dengan tema dan semangat May Day tahun ini menunjukkan bahwa sinergi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah sangatlah penting sehingga harus dipastikan bahwa hak-hak buruh tetap dilindungi, kesejahteraan terus ditingkatkan, dan produktivitas kerja berjalan seiring dengan suasana yang aman dan kondusif. “Ke depan, saya berharap agar hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan terus dijaga, baik melalui dialog sosial, musyawarah mufakat, maupun kerja sama yang saling menguntungkan. Mari kita jadikan Tidore Kepulauan sebagai kota yang ramah pekerja, maju industrinya, dan sejahtera masyarakatnya.” Kata Asis Asis Hadad juga menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya kegiatan donor darah pada hari ini, sehingga ini adalah wujud nyata bahwa semangat solidaritas para pekerja bukan hanya dalam memperjuangkan hak-haknya, tetapi juga dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas karena setetes darah yang disumbangkan, bisa menyelamatkan nyawa sesama, kegiatan ini adalah bentuk kemanusiaan yang sangat mulia. Tak hanya itu, Asis Juga mengajak Kepada seluruh buruh dan pekerja, teruslah berkarya dengan semangat dan integritas. Jadikan May Day bukan hanya hari peringatan, tetapi momentum refleksi dan pembaruan semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik. Sementara Manajer PLTU Tidore Wisnu Wardoyo mengatakan, May Day adalah momen reflektif yang menggugah kesadaran semua tentang arti penting perjuangan buruh, semangat, solidaritas dan kontribusi nyata pekerja terhadap kemajuan perusahaan, bangsa dan peradaban manusia. “Sehingga Tahun ini kita memperingati may day dengan sangat mulia dengan melakukan kegiatan donor darah berbagi untuk kemanusiaan, karena dengan tema ini mengandung makna mendalam bahwa perjuangan buruh bukan hanya tentang memperjuangkan hak dan kesejahteraan akan tetapi juga tentang mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial, kita hadir tidak hanya untuk bekerja tetapi juga berbagi memberikan kehidupan bagi sesame.” Kata Wisnu Kegiatan Donor darah ini diselenggarakan oleh Serikat Pekerja Elektronik Elektrik Federasi (SPEEF) Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) bersama PT PLN Nusantara Power Services Unit PLTU Tidore dengan melibatkan seluruh karyawan-karyawati PLTU Tidore yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan donor darah ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Hj Asma Ismail, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara Marwan Polisiri, Pimpinan OPD terkait, Camat Tidore Utara, Forkopimcam Tidore Utara, dan Lurah Rum Balibunga serta seluruh karyawan PLTU Tidore.
Tiba di Surabaya, Rombongan Wali Kota Tidore disambut Hangat di Bandara Juanda

Tiba di Surabaya, rombongan Wali Kota Tidore Kepulauan disambut oleh Perwakilan Pejabat dari Pemerintah Kota Surabaya, di Bandara Internasional Juanda, Senin (5/5/2025). Penyambutan ditandai dengan menyematkan udeng atau blankon khas Jawa Timur kepada Wali Kota Tidore Kepulauan dan pengalungan kain batik kepada Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. “Terima atas penyambutan ini, saya bersama Ketua TP-PKK dan rombongan yang terdiri dari beberapa pimpinan OPD, dan para pemuda delegasi Youth City Changers (YCC) 2025,” Tuturnya. Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya Achmad Zaini menyampaikan selamat datang di Kota Surabaya. “Selamat datang di Kota Surabaya, kami mewakili Pemerintah Kota dan Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI),” Ucapnya. Adapun pejabat Kota Surabaya yang turut hadir dalam penjemputan ini diantaranya, Sekretaris BKPSDM D. Mamik Suparmi dan Sekretaris BPKAD Rina Hermajanti.
Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Terima Kunjungan Komisaris Utama Bank Maluku Malut

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos., menerima kunjungan silaturahmi dari Komisaris Utama Bank Maluku Malut, H. Nadjib Bachmid, beserta jajaran, di ruang kerja Wali Kota, Senin (5/5/2025). Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku Malut. Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Laiman menyampaikan keinginan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan BPD Maluku Malut, terutama dalam hal penambahan modal. “Keinginan kami adalah menambahkan pertanyaan modal ke BPD Maluku Malut, karena bank ini milik kita semua, dari kita dan untuk kita. Saya berharap komunikasi yang baik terus terjalin. Jika ada masalah, kita bisa bersama-sama mencari solusi. Pemerintah daerah juga perlu diberi ruang dalam hal pinjaman untuk pembangunan daerah jika dibutuhkan,” ujar Wakil Wali Kota. Komisaris Utama Bank Maluku Malut, H. Nadjib Bachmid, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Pemkot Tidore Kepulauan. “Selama ini Pemda Tidore Kepulauan sangat baik dalam bermitra. Harapan besar kami adalah pemerintah daerah terus mengayomi dan mendukung bank daerah ini. Kami juga berharap kerjasama ini dapat semakin ditingkatkan,” tuturnya. Lebih lanjut, Nadjib menjelaskan bahwa aset Bank Maluku Malut saat ini belum mencapai Rp10 triliun, namun pencapaian di semester awal 2025 sudah sesuai target. Ia juga menyebutkan bahwa nilai saham bank telah naik tiga kali lipat dan bank tengah menjajaki kerjasama Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan Bank DKI. Selain itu, Bank Maluku Malut merencanakan peningkatan nilai lembar saham dan terus menjaga tingkat kesehatan bank yang saat ini berada dalam kategori sehat di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. “Kami siap mendukung pembangunan Kota Tidore Kepulauan. Semoga ke depannya ada tambahan modal dari Pemkot Tidore yang bisa memperkuat kinerja bank daerah,” tambah Nadjib. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kepala BPKAD, Komisaris Independen Bank Maluku Malut, Kepala Divisi SDM Bank Maluku Malut, dan Kepala Cabang Bank Maluku Malut Tidore.
acara Pembukaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Simulasi Bencana Tsunami Tahun 2025

Sesuai dengan visi dalam masa pemerintahan untuk mewujudkan Kota Tidore yang Aman, Nyaman Dan Ramah untuk semua maka dalam pengelolaan atau organisasi-organisasi yang mengedepankan penanggulangan bencana dapat dilakukan secara baik agar memiliki ketangguhan, kemampuan untuk bisa menyelamatkan dan mengamankan Masyarakat. hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Ahmad Laiman dalam sambutannya pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Simulasi Bencana Tsunami Tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Kantor BPBD Kota Tidore Kepulauan. Senin (5/5/2025). “Bencana bukanlah sesuatu yang diingin, melalui kegiatan kita duduk bersama untuk membicarakan hal-hal yang penting, dan ketika terjadi hal yang demikian maka sudah ada peta-peta yang memungkinkan untuk dapat dilakukannya koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa menanggulanginya dengan secara maksimal” lebih lanjut ia mengatakan, kebanyakan organisasi sipil yang terlibat didalamnya, besik pengetahuan tentang penanggulangan bencana harus dimiliki. ketika terjadi sesuatu semuanya bisa merapatkan barisan untuk kemaslahatan masyarakat dan orang-orang yang terbebas dari bencana yang menimpanya “demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Kota Tidore Kepulauan. Masyarakat harus menciptakan kondisi psikologis yang kondusif pada diri mereka masing-masing. bahwa ketika dalam kondisi apapun Pemerintah selalu hadir untuk melindungi” tutup Ahmad Laiman sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk penyamaan persepsi dalam penanggulangan bencana di Kota Tidore Kepulauan untuk menuju Tidore Tangguh dan Tangkas dalam menghadapi bencana Kegiatan dimulai dari tanggal 5 – 6 Mei 2025, mengundang sebanyak 82 orang peserta yang terdiri dari OPD Terkait, TNI, Polri, Forum PRB, Organisasi-organisasi mitra BPBD dan Tim Pusdalops BPBD Kota Tidore Kepulauan.
Wali Kota Tidore bersama Delegasi YCC bertolak dari Ternate Menuju Surabaya

Dalam rangka mendukung serta berpartisipasi langsung pada penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia atau APEKSI yang akan berlangsung di Kota Surabaya, Jawa Timur dari tanggal 6 sampai dengan 10 Mei 2025. Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Ketua TP-PKK Kota Tidore Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, memimpin perwakilan Pemkot Tidore menuju Surabaya, Senin (5/5/2025). Wali Kota Tidore juga membawa serta para pemuda yang terhimpun dalam komunitas Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Kota Tidore Kepulauan. Komunitas Gekraf ini akan menjadi delegasi pemuda dari Kota Tidore Kepulauan untuk mengikuti kegiatan Youth City Changers (YCC) 2025 yang menjadi salah satu rangkaian acara pendukung pada Rakornas APEKSI setiap tahunnya. Selain itu, mereka (Gekraf) juga menjadi delegasi dari Kota Tidore yang terlibat langsung dalam sejumlah kegiatan APEKSI, seperti pentas seni, karnaval budaya, pameran, promosi budaya dan lainnya. “Hari ini saya bersama anak-anak Gekraf maupun beberapa pimpinan OPD terkait menuju ke Surabaya dalam rangka menghadiri Rakornas APEKSI 2025, semoga perjalanan dari Ternate menuju Surabaya dalam keadaan aman, InsyaAllah,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini berharap, perwakilan yang berangkat hari ini dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan APEKSI hingga selesai, serta dapat membawa hasil yang memuaskan untuk Kota Tidore Kepulauan. “Mudah-mudahan peserta dari Kota Tidore Kepulauan ini dapat membawa nama baik Kota Tidore Kepulauan, serta membawa hasil yang memuaskan,” Imbuhnya.
Wali Kota Tidore Resmi Melakukan Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Ansyar Bua-Bua Kelurahan Gubukusuma

Resmi melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Al-Ansyar Bua-Bua Kelurahan Gubukusuma, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen berpesan untuk terus menjaga silaturahmi antar sesama masyarakat. “Saya dan Wakil Wali Kota terus berkomitmen untuk melihat prioritas pembangunan, seperti tempat ibadah yang menjadi kebutuhan masyarakat, selain tempat ibadah, masjid juga sebagai wadah menjalin silaturahmi,” Ungkapnya, Sabtu (3/5/2025). Seperti pada hari ini, Muhammad Sinen menambahkan, melalui peletakkan batu pertama Pembangunan Masjid Al-Ansyar Bua-Bua di Kelurahan Gubukusuma, diharapkan mampu menjadi sebuah bangunan yang akan membentuk SDM Kota Tidore Kepulauan yang mumpuni untuk menjadi generasi penerus yang dapat diandalkan. “Selain sebagai tempat peribadatan, Masjid ini juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk bersilaturahmi warga masyarakat Gubukusuma, dan sebagai pusat Dakwah Islamiah, serta pusat aktivitas umat Islam lainnya,” Tambahnya. Oleh karena itu, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini berpesan, tunjukkanlah bahwa julukan Kota Tidore Kepulauan sebagai Kota seribu masjid, dengan bangunan besar dan menara yang berarsitektur modern dapat diimbangi dengan kegiatan ritual keagamaan setiap waktu. Sementara Ketua Panitia, Udin Noho dalam laporannya mengatakan, pembangunan Masjid Al-Ansyar ini mendapat bantuan Dana Hibah dari APBD Kota Tidore Kepulauan, olehnya itu atas nama masyarakat Kelurahan Gubukusuma khususnya lingkungan bua-bua dan panitia menyampaikan terima kasih. “Pembangunan kembali masjid yang telah berdiri sejak tahun 1975 ini mendapat bantuan dari Dana hibah APBD Kota Tidore Kepulauan, olehnya itu mewakili Masyarakat dan Panitia pembangunan, kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, semoga mendatangkan sejuta keberkahan dan dicatat sebagai amal jariyah ” Ucapnya. Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Staf Ahli dan Asisten Sekda, Para Pimpinan OPD, Para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Lingkungan Bua-Bua Kelurahan Gubukusuma.
Bunda PAUD Kota Tidore Apresiasi Kegiatan Gebyar PAUD dan Launching 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Selaku Bunda PAUD, Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen mengapresiasi kegiatan Gebyar PAUD dalam rangka Hari Pendidikan Nasional sekaligus launching 7 kebiasaan anak Indonesia hebat yang pusatkan di Halaman Kantor Wali Kota Tidore, Sabtu (3/5/2025). “Kami mengapresiasi kegiatan ini, kami berharap kegiatan ini turut memberikan ruang bagi anak-anak, khususnya di Kota Tidore Kepulauan dalam mengembangkan kreativitas dan kemandirian mereka, gebyar ini juga mendukung bakat seni anak usia dini,” Ungkapnya. Bunda PAUD berharap, senam anak Indonesia hebat dapat dilakukan secara rutin di sekolah untuk menjaga kebugaran fisik dan mental anak, senam yang dicanangkan oleh Kemendikbud ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan menumbuhkan nilai-nilai positif serta semangat kebangsaan pada anak. “Pentingnya juga menanamkan 7 kebiasaan positif pada anak, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat. Semua kebiasaan ini tidak akan terbentuk tanpa dukungan dari orang tua, untuk itu para orang tua dimohon kerjasamanya,” Imbuhnya. Rahmawati juga menambahkan, guru PAUD juga mengambil peran penting dalam pembentukan karakter dan kesehatan dasar anak sejak dini, pada proses pengembangan sumber daya manusia yang tangguh dan berdaya saing melalui 6 pondasi awal pada PAUD. Melalui kegiatan Gebyar PAUD ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya Pendidikan anak usia dini yang berkualitas, keberhasilan kegiatan ini menunjukan betapa pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan satuan pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kota Tidore Kepulauan.
Wali Kota Tidore Hadiri Gebyar PAUD sekaligus Launching 7 Kebiasan Anak Indonesia Hebat

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter dan kemampuan anak di masa depan, sebab generasi inilah yang akan memajukan Kota Tidore Kepulauan di 20 hingga 25 tahun yang akan datang. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam sambutannya pada acara Gebyar PAUD dalam rangka Hari Pendidikan Nasional sekaligus launching 7 kebiasaan anak Indonesia hebat, Sabtu (3/5/2025). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota ini, dihadiri oleh Wakil Wali Kota, Ketua TP-PKK, Ketua I TP-PKK, Forkopimda, Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kota Tidore. Serta turut dimeriahkan oleh 667 Siswa Siswi PAUD se Kota Tidore. “PAUD merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, maka di masa pemerintahan Saya bersama Wakil Wali Kota Bapak Ahmad Laiman, memberikan kepedulian yang tinggi pada Pendidikan Anak Usia Dini,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menambahkan, hari ini juga dirangkaikan dengan launching 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat, semoga anak-anak Kota Tidore Kepulauan akan menjadi seseorang yang hebat dengan kepribadian yang tangguh, profesional dan berkualitas. “Mari kita dukung terus kemajuan pendidikan yang berkualitas di Kota Tidore Kepulauan, salah satunya dengan acara ini, dimana Gebyar PAUD bukan hanya menjadi ajang kreativitas bagi anak-anak usia dini saja, tetapi juga sebagai momentum penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa Pendidikan Anak Usia Dini sangat penting,” Ajaknya. Tak lupa, Muhammad Sinen juga menyampaikan apresiasi kepada Bunda Paud Kota Tidore Kepulauan yang telah menjalin kerjasama yang intens dengan Para Bunda pengajar di PAUD dan Taman Kanak-kanak se Kota Tidore Kepulauan dalam mengusung pendidikan yang aman, nyaman dan ramah. “Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh Bunda Pengajar serta anak didiknya serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Gebyar PAUD ini. Semoga dengan kegiatan ini akan membawa semangat baru menjadi bagian dalam dunia pendidikan di Kota Tidore Kepulauan,”Ucapnya. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Zainudin Umasangadji dalam laporannya mengatakan, berkenan dengan semarak Hardiknas, maka Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Organisasi Mitra PAUD untuk mengadakan gebyar siswa PAUD disertai launching 7 kebiasaan anak hebat Indonesia. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas dan kecerdasan anak usia dini, melalui kegiatan ini, anak-anak usia dini yang berada di Kota Tidore Kepulauan diharapkan lebih termotivasi, lebih giat belajar dan berkreasi mengembangkan minat dan bakat mereka,” Pungkasnya.