Pimpin rapat evaluasi bersama Panitia GOT

Memasuki babak 16 besar Gurabati Open Turnamen (GOT) Tahun 2025, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen pimpin rapat evaluasi bersama Panitia GOT beserta para Manajer, Pelatih dan Koordinator Suporter dari masing-masing tim yang lolos ke putaran kedua kompetisi sistem gugur, rapat tersebut berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota, Jumat (25/4/2025). Mengawali arahannya, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, sebaiknya evaluasi seperti ini tidak hanya kepada manajer dan suporter tim, namun juga perlu dievaluasi panitia dan koordinator wasit, agar masalah-masalah sebelumnya tidak akan terulang lagi pada babak 16 besar, karena sistem gugur tentunya punya resiko yang besar. “Saya sering menonton dan mengamati, masalah suporter kemarin memang sempat membuat Kapolresta Tidore meminta untuk tutup, namun saya sudah komunikasi dengan beliau, ada berbagai pertimbangan termasuk salah satunya perputaran ekonomi yang tumbuh selama GOT ini berlangsung, sehingga beliau masih mau bekerjasama untuk tetap dilanjutkan,” Ungkapnya. Untuk itu, Muhammad Sinen berharap, Panitia GOT dan tim wasit juga bisa belajar dan berkaca dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, jangan lagi mengulangi di babak 16 besar, sikap panitia juga harus lebih sabar karena sebagai penyelenggara, begitu juga sikap wasit di lapangan perlu dievaluasi, sementara untuk pengamanan akan tetap dibantu oleh aparat kepolisian. “Sistem seperti ini harus dirubah, mari saling membantu untuk sukseskan turnamen sepak bola di Kota Tidore Kepulauan, agar kedepannya Kota Tidore bisa menjadi penyuplai pemain sepak bola terbaik di Maluku Utara. Saya mengapresiasi panitia dan masyarakat Gurabati, karena turnamen ini memberikan dampak ekonomi yang besar,” Tuturnya. Lebih lanjut, Muhammad Sinen juga meminta kepada panitia untuk dapat bersikap terbuka dan menginformasikan setiap ketentuan yang telah dibuat selama turnamen berlangsung, seperti evaluasi wasit yang telah dilakukan, penting untuk dipublikasikan melalui media sosial, agar tidak terjadi spekulasi dari para pendukung masing-masing tim. Dalam rapat evaluasi tersebut, arahan terkait pengamanan GOT juga disampaikan oleh Wakapolresta Tidore dan Kasdim 1505/Tidore, sementara para manajer tim, pelatih dan koordinator suporter juga diberikan kesempatan untuk dapat menyampaikan saran, masukan maupun pertanyaan yang langsung ditanggapi oleh panitia penyelenggara Gurabati Open Turnamen Tahun 2025. Usai melakukan rapat evaluasi, panitia bersama para manajer dan koordinator suporter menandatangani nota kesepahaman official team peserta GOT ke XXVII round of 16 yang berisi poin-poin komitmen beserta teguran dan sanksi yang telah disepakati bersama, penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Wakapolresta Tidore dan Kasdim 1505/Tidore.
kegiatan Forum Kepala Daerah se-Provinsi Maluku Utara yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Maluku Utara,

Pengembangan Sofifi sebagai bagian dari Wilayah Administratif Kota Tidore Kepulauan diharapkan mendapat kewenangan dan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, sebab di Sofifi juga ada infrastruktur Pemerintah Provinsi yang harus dilihat secara bersama. Hal tersebut ditekankan oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman didampingi Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo dalam diskusi pada kegiatan Forum Kepala Daerah se-Provinsi Maluku Utara yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Maluku Utara, di Bela Hotel, Ternate, Jumat (25/4/2025). “Kota Tidore Kepulauan memiliki wilayah yang sangat unik, karena di dalam RTRW pengembangan Kota, yang biasanya setiap Kabupaten/Kota hanya memiliki satu saja, namun untuk Kota Tidore ada dua, yaitu Kota Tidore dan Kota Sofifi sebagai kota baru yang akan direncanakan pengembangannya,” Ucapnya. Oleh karena itu, Ahmad Laiman mengatakan, ada hal yang perlu harus diperkuat dalam kebijakan pengembangan kota baru, jangan bahas dulu tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) karena jalannya masih panjang, tetapi pada intinya harus dipersiapkan, agar kewenangan itu juga ada kewenangan khusus. “Misalnya PDAM, apa yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, bisa juga dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan sebagainya. Sebab disana, juga ada infrastruktur Provinsi yang perlu kita lihat secara bersama, belum juga hal-hal lainnya,” Ungkapnya. Tetapi dikhususkan untuk pelayanan kepada masyarakat itu harus optimal, seperti pelayanan persampahan misalnya, kewenangan itu adalah kewenangan Kota Tidore Kepulauan, tetapi ada hal-hal tertentu seperti infrastruktur yang merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. “Ini perlu juga ada semacam penguatan baik dari sisi regulasi maupun ada hal tertentu yang diperlakukan secara khusus, sambil menunggu misalnya ada kemauan genetik untuk melakukan sebuah daerah otonomi baru, namun sebelum itu terjadi, masyarakat Sofifi tidak boleh terbengkalai,” Tekannya. Menanggapi Wakil Wali Kota, Direktur jenderal Bina Keuangan Daerah Dr. Drs. A. Fatoni dalam kesempatan tersebut mengatakan, permasalahan di Kota Sofifi tidak harus dimekarkan juga, tetapi solusinya bisa melalui bantuan keuangan khusus untuk pengembangan Sofifi yang sudah ditentukan melalui Provinsi. “Misalnya Gubernur ingin membangun sekolah SD di Sofifi yang merupakan kewenangan Pemkot Tidore, tetapi Provinsi bisa memberikan bantuan ke Kota Tidore untuk membangun sekolah tersebut, ataukah infrastruktur seperti jalan kabupaten/kota, juga bisa dibangun melalui bantuan keuangan itu,” Ujarnya. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Keuangan juga meminta Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk sama-sama dapat mendorong ke Pemerintah Pusat, karena Pemerintah Pusat juga memiliki komitmen yang tinggi untuk mengaktifkan Kota Sofifi. “Hal ini harus kita jadikan prioritas untuk kita pikirkan secara bersama-sama, seperti misalnya minta bantuan jalan ke pusat itu bisa karena ada inpres jalan, untuk DAK juga bisa, untuk yang lainnya juga bisa, jadi kita akan dorong, kami dari Kemendagri siap mendukung,” Tambahnya. Dirjen Keuangan juga menambahkan, yang terpenting adalah dukungan dari masyarakat dan komitmen bersama dari Pemerintah Daerah, karena untuk mengaktifkan Kota Sofifi, salah satu contohnya yaitu kegiatan dari Pemerintah Provinsi juga harus dilakukan di Sofifi, tidak harus ke Ternate.
Sharing Komunikasi Publik dalam menunjang kinerja Pelayanan yang optimal kepada masyarakat Tidore

Setelah melakukan Penandatangan MoU dengan Kejaksaan Negeri Tidore, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar Sharing Komunikasi Publik dalam menunjang kinerja Pelayanan yang optimal kepada masyarakat Tidore di lingkungan Pemerintah Kota Tidore dan Kejaksaan Negeri Tidore yang berlangsung di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Jumat (25/4/2025). Sharing Komunikasi Publik ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Widi Trismono, yang menghadirkan pakar komunikasi dan motivator Internasional DR Aqua Dwipayana sebagai narasumber. Sharing komunikasi ini diawali dengan pemaparan materi oleh DR. Aqua Dwipayana, yang memberikan motivasi dan wawasan mendalam tentang pentingnya komunikasi yang dilakukan dengan hati yang ikhlas, karena ketika mengawali segala sesuatu dengan Ikhlas maka akan mendapatkan hasil yang baik. Tak hanya itu, DR Aqua Dwipayana juga mengungkapkan bahwa pentingnya peran komunikasi yang rendah hati, mudah dimengerti, serta penuh empati bagi seluruh ASN di Kota Tidore, karena ASN harus tetap rendah hati dalam menjalankan tugas dalam hal melayani dan mengabdi sepenuh hati kepada masyarakat. “Komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat, karena sering kali kesalahpahaman antara atasan dan bawahan terjadi karena perbedaan wawasan. Maka dari itu, kita harus terus belajar dan memperkuat komunikasi internal maupun eksternal dengan baik dan ikhlas ” ujar Dr. Aqua. Dr. Aqua juga memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar menjalankan tugas dengan semangat dan dedikasi tinggi. “Jika ingin sukses, kita harus kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja keras, dan kerja tuntas. Jangan pernah menyerah dan tetap semangat menjalani hidup,” pesannya Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan mengatakan, awalilah pekerjaan dalam melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan, sehingga pekerjaan tersebut dapat memberikan keberkahan dalam setiap pelayanan yang diberikan untuk masyarakat Kota Tidore Kepulauan. “Tanamkanalah dalam diri kita untuk selalu berpositif thinking pada semua orang, agar pekerjaan dengan ikhlas akan memberikan manfaat yang terbaik bagi diri kita maupun banyak orang.”kata Muhammad Sinen Tak lupa, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK maupun non ASN untuk tetap disiplin, karena disiplin adalah kunci dari sebuah keberhasilan dalam melayani masyarakat. “Mari kita disiplin dalam hal melayani masyarakat maupun disiplin dalam berbicara atau disiplin dalam segala hal, Insya Allah dengan disiplin Kota Tidore akan lebih maju dari kabupaten/Kota lain yang ada di Maluku Utara maupun di luar Maluku Utara.” ajak Muhammad Sinen “Banyak hal yang telah disampaikan oleh pakar komunikasi Internasional bapak DR Aqua Dwipayana dengan salah satunya adalah ikhlas, sehingga kita semua harus ikhlas dalam hal melayani maupun mengabdi untuk daerah ini, karena ikhlas itu kunci dari segalanya.” Sambung Muhammad Sinen. Komunikasi Publik diakhiri dengan penyerahan Cinderamata oleh Wali Kota Tidore Kepada Pakar Internasional DR Aqua Dwipayana, serta penyerahan buku karya DR Aqua Dwipayana kepada Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen.
Wali Kota Tidore Kepulauan Ikut Upacara Peringatan Hari Otda ke 29 Tahun 2025

Peringatan Hari Otonomi Daerah diharapkan dapat menjadi sebuah inspirasi dan kekuatan untuk Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam upaya mensejahterakan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX Tahun 2025 secara daring melalui zoom meeting di Ruang Kerjanya, Jumat (25/4/2025). Upacara peringatan hari otonomi daerah ke XXIX tahun 2025 dilangsungkan di Kota Balikpapan dan dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang bertindak selaku inspektur upacara. Usai mengikuti upacara, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, sebagai Wali Kota, ia berharap peringatan otonomi daerah bisa menjadi inspirasi dan kekuatan dalam upaya memberikan kesejahteraan rakyat. “Kami berharap otonomi daerah ini menjadi sebuah inspirasi dan kekuatan untuk mensejahterakan masyarakat Tidore, karena otonomi ini memberikan keleluasaan kepada Pemerintah Daerah dalam bekerja, berkreasi dan berinovasi untuk kepentingan masyarakat,” Ungkapnya.
Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) luar biasa Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)

Wali Kota Tidore Kepulauan diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Syofyan Saraha menghadiri Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) luar biasa Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Wilayah VI, di hotel Aston Makassar, Kamis (24/4/2025) Kegiatan tersebut mengungsung tema “Mengoptimalkan peran pemuda sebagai Agent Of Change Menuju Indonesia yang lebih baik” Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Ternate Tauhid Soleman selaku Ketua Komwil VI APEKSI periode 2024-2025, dalam Muskomwil ini juga Wali Kota Kendari terpilih secara Aklamasi menjadi Ketua Komwil VI APEKSI yang baru pada periode 2025-2028. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyampaikan, dengan pelaksanaan Muskomwil ini memberi kesempatan bagi semua untuk melakukan evaluasi secara mendasar atas kiprah organisasi dalam kurun waktu yang lalu. “Hal tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan arah kebijakan dan penyelenggaraan berbagai agenda yang berorientasi pada kepentingan bersama pemerintah kota di Kawasan Timur Indonesia ini,”Imbuhnya Usai terpilih, Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. “Ini adalah tanggung jawab besar untuk memperkuat sinergi antar-pemkot di Indonesia Timur. Kami akan mendorong program-program strategis yang membawa kemajuan bersama,” Ungkapnya. Sementara itu Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra menyampaikan usai mengikuti kegiatan tersebut mengatakan, Muskomwil Luar Biasa ini diadakan untuk memperkuat kolaborasi antar pemerintah Kota Komwil VI dalam menjawab tantangan pembangunan Kota kedepan Syofyan juga menambahkan, “tema yang digunakan pada Muskomwil ini juga sejalan dengan kepemimpinan Wali Kota Tidore yang selalu melibatkan anak muda untuk menghasilkan program-program strategis,” Tuturnya. Lebih lanjut Syofyan berharap, dengan adanya Dengan kepemimpinan baru APEKSI Komwil VI, dapat mendorong peningkatan pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia. Selain Wali Kota Kendari, beberapa kepala daerah lain juga terpilih dalam struktur kepengurusan baru, di antaranya, Wali Kota Jayapura, Wali Kota Pare-Pare, dan Wali Kota Tual sebagai Wakil Ketua. Wali Kota Makassar dan Wali Kota Ternate sebagai Penasihat dan Seluruh wali kota se-Indonesia Timur sebagai anggota.
peringatan Hari Kartini Tahun 2025 di Kota Tidore Kepulauan

Raden Ajeng Kartini sosok perempuan yang lahir dari rasa kekhawatiran karena melihat penjajahan ada dimana-mana dan adanya batasan sosial akan peran perempuan pada masa itu sehingga Kartini percaya bahwa perempuan harus memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan, pekerjaan, dan sosial dengan percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesetaraan bagi perempuan agar dapat mengembangkan potensi mereka untuk maju. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Muhammad Sinen saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Kartini Tahun 2025 di Kota Tidore Kepulauan, yang berlangsung lancar dan sukses, di Aula Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Kamis (24/4/2025) pagi. Muhammad Sinen mengatakan, Kartini adalah seorang perempuan cerdas dan berani, sehingga Kartini yakin, perempuan memiliki peranan yang tidak bisa dianggap remeh, asalkan ada kesempatan, perempuan pasti bisa menghasilkan hal-hal luar biasa yang bisa berdampak baik pada negara dan bangsa, bahkan dunia. Orang nomor satu ini juga menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan kepedulian dari kartini-kartini Kota Tidore Kepulauan untuk mau ikut serta mensejahterakan masyarakat dengan memajukan kualitas sumber daya manusia melalui program-program masyarakat yang bisa menyentuh langsung para Kaum Ibu-ibu dengan bisa berbagi informasi dengan dinas terkait tentang pentingnya ikut Posyandu agar dapat menekan angka stunting di daerah ini dan anak-anak generasi penerus miliki lebih berkualitas. “Tak hanya itu, kami harapkan juga bahwa di Posyandu akan ada sebuah kesempatan untuk saling berbagi pengetahuan tentang ilmu parenting, sehingga Ibu-ibu di Kota Tidore Kepulauan akan semakin cerdas dan mempuni dalam mengasuh anak serta peran Posyandu juga dapat menjadi sebuah tempat bertukar pengalaman, pendapat maupun pikiran, dimana saat ini kita harus mewaspadai tentang kesehatan mental yang sedang marak terjadi di masyarakat.” Harap Muhammad Sinen Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore yang juga selaku Ketua Dewan Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Tidore Ny. Hj Rahmawati Muhammad Sinen mengatakan, Kartini dikenal sebagai simbol keberanian dan pemikiran yang melampaui zamannya, ia sosok yang membayangkan Indonesia lebih adil, di mana perempuan memiliki kebebasan bermimpi, mendapatkan pendidikan, dan menentukan masa depannya. “Mari kita terus menghidupkan semangat Kartini dengan belajar, bekerja, berkarya, dan ikut serta dalam kemajuan bangsa. Selamat Hari Kartini 2025 untuk seluruh perempuan Indonesia yang senantiasa berjuang mencerdaskan bangsa, memberdayakan sesama, dan melanjutkan nilai-nilai luhur Ibu Kartini.” Ajak Rahmawati Rahmawati juga menyampaikan kekhawatirannya selaku seorang ibu, maupun sebagai seorang Ketua Tim Penggerak PKK, bahwa saat ini banyak tantangan yang dihadapi dan juga banyak tantangan yang dihadapi oleh para kartini-kartini Kota Tidore Kepulauan, di tengah derasnya arus modernisasi dan di tengah derasnya tuntutan kehidupan, salah satunya tentang kesehatan mental, karena Kesehatan mental adalah sebuah kondisi dimana saat ini banyak didapati tentang kejadian beberapa orang yang mengalami depresi berat hingga nekat bunuh diri. “Saya ingin menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, baik tingkat OPD terkait, sekolah, para Guru, Camat, Lurah, Kepala Desa sampai RT/RW dan para kaum Ibu untuk memberi perhatian kepada sesama di lingkungan sekitar yang terdekat, agar dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.”Ajak Rahmawati Peringatan Hari Kartini Tahun 2025 di Kota Tidore juga dilanjutkan dengan Seminar Neuro Parenting Class yang menghadirkan Srikandi A. K. Poiyo S.S, MM sebagai Narasumber. Peringatan Hari Kartini di Kota Tidore Kepulauan juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Ketua GOW Kota Tidore Kepulauan Elvri Habib, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, Ketua IIAD Kota Tidore, para asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Pimpinan OPD, serta Gabungan Organisasi Wanita di Kota Tidore Kepulauan.
Dukung Program Sekolah Rakyat, Pemkot Tidore Gelar Rapat Tindaklanjut

Menindaklanjuti surat dari Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial Republik Indonesia Nomor 487/3.4/DL.03/4/2025 perihal Permohonan Dukungan dalam Rangka Rekrutmen Calon Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Tahun Akademik 2025/2026. Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Sosial menggelar pertemuan dengan Camat se-kota Tidore Kepulauan, di Ruang Rapat Sekda, Kamis (24/4/2025). Kepala Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan, Umar Zen, dalam pertemuan tersebut mengatakan, sesuai dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan, maka pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyelenggarakan Sekolah Rakyat yang menggunakan pendekatan asrama atau boarding school. “Melalui sekolah Rakyat, diharapkan dapat mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui Pendidikan berkualitas guna memutus transmisi kemiskinan. Untuk itu, kami mengundang Camat se-Kota Tidore kepulauan, selain untuk sosialisasi Sekolah Rakyat, kami juga menyampaikan mekanisme pendaftaran calon peserta didik baru Sekolah Rakyat untuk tahun akademik 2025/2026, karena sesuai dengan jadwal pendaftaran dilakukan dari tanggal 1 – 30 April 2025,” Ungkapnya. Senada, Kordinator Kota Program Keluarga Harapan (PKH) Tidore Kepulauan, Sumarni Sahril dalam kesempatan tersebut mengatakan, Pendamping PKH baru saja selesai melaksanakan ground Checking Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk Kota Tidore Kepulauan, setelah selesai melalukan ground checking, akan dilanjutkan dengan proses verifikasi dan validasi data calon peserta didik Sekolah Rakyat. “Data calon peserta didik baru Sekolah Rakyat sumbernya dari DTSEN. Untuk itu, pada kesempatan ini, kami mengharapkan kepada bapak-ibu camat agar dapat membantu dengan menyampaikan data calon peserta didik baru ini kepada Kepala Kelurahan dan Kepala Desa, agar kita secara bersama-sama melakukan verifikasi dan validasi di lapangan, sehingga mendapatkan data calon peserta didik baru Sekolah Rakyat sesuai dengan kriteria yang diinginkan,” Pintanya. Sementara itu, Abdul Kadir Din, Camat Tidore Selatan, dalam pertemuan tersebut mengatakan siap mendukung program Sekolah Rakyat yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk dukungan setelah pertemuan hari ini. “Kami akan mengumpulkan seluruh Kepala Kelurahan dan Kepala Desa di masing-masing kecamatan untuk melakukan sosialisasi, dan kami juga akan meminta para Lurah dan Kades turut serta melakukan verifikasi dan validasi data calon Peserta Didik Sekolah rakyat untuk Kota Tidore Kepulauan,” Tukasnya.
acara Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan

Melalui nota kesepakatan diharapkan dapat terciptanya aparatur Pemerintah Daerah yang jujur dan bebas korupsi. Harapan itu dapat terwujud jika aparatur Pemerintah Daerah berjiwa profesional dan berintegritas, yang dijaga dan dikawal oleh antara lain aparat kejaksaan yang juga profesional, jujur, lurus, dan bebas korupsi. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam sambutannya pada acara Penandatangan Nota Kesepakatan (MoU) antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, yang dilangsungkan di Ruang Rapat Wali Kota, Kamis (24/4/2025). “Dengan ditandatanganinya Nota Kesepakatan ini, diharapkan penyelesaian masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, akan lebih cepat dan tepat sasaran,” Ungkapnya. Muhammad Sinen menambahkan, Pemerintah Daerah dan Kejaksaan Negeri akan melakukan koordinasi dan saling memberikan informasi untuk keperluan pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, konsultasi hukum dan tindakan hukum lainnya, sehingga dapat memberikan jaminan keberhasilan dalam upaya penegakan hukum di Kota Tidore Kepulauan. “Pimpinan OPD diharapkan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap taat azas dan norma serta berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan adanya kerja sama ini, kegiatan-kegiatan yang memerlukan pendampingan berkaitan dengan hukum, penting untuk melibatkan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan,” Imbuhnya. Kepala Kejaksaan Negeri Tidore, Widi Trismono dalam kesempatan tersebut mengatakan, MoU ini bertujuan agar dalam menjalankan tugas tidak sampai melanggar hukum atau mungkin ada permasalahan hukum di bidang perdata, kejaksaan bisa mendampingi pemerintah daerah, seperti sebelumnya, sudah beberapa kali kejaksaan mewakili pemerintah daerah dalam hal laporan perdata. “Saya juga berharap kedepannya, implikasi dari MoU ini salah satunya adalah percepatan pembangunan, karena memang menjadi salah satu tugas fungsi kita dalam mengawal percepatan pembangunan, semoga Kota Tidore Kepulauan semakin maju, mandiri dan masyarakat semakin makmur, kami juga ingin mengabdi dan memberikan yang terbaik untuk Kota Tidore Kepulauan selama bertugas,” Ucapnya. Penandatanganan kerjasama ini merupakan penandatangan kembali yang telah dilakukan sebelumnya pada tahun 2023, dan telah berakhir pada awal tahun 2025. Nota Kesepakatan ini merupakan sarana untuk menjaga dan mempererat hubungan serta menjalin kolaborasi dan sinergitas antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dengan Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan. Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut, Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, serta Para Camat se Pulau Tidore.
penyerahan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dari PT Taspen (Persero)

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen secara resmi menerima penyerahan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dari PT Taspen (Persero) atas masa jabatan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan periode 2021–2024. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Kepala Taspen Cabang Maluku Utara, Ikbal Nul Hakim Damadi, sebagai bentuk komitmen Taspen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para ASN dan pejabat publik. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan Taspen yang dinilainya luar biasa. “Pelayanan Taspen luar biasa. Saya berharap kerjasama ini tetap berlanjut dan semakin baik kedepannya,” ujarnya. Terkait rencana perluasan layanan Taspen melalui program Taspen LIFE bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Wali Kota menyatakan dukungan penuh, selama tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan. “Saya minta OPD terkait untuk mengkaji aturan-aturan yang ada. Namun, saya siap mendukung Taspen LIFE untuk PPPK demi kesejahteraan ASN di Tidore,” tegasnya. Sementara itu, Kepala Taspen Cabang Maluku Utara, Ikbal Nul Hakim Damadi, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya menunaikan kewajiban dengan optimal. “Kami di sini menunaikan kewajiban kami. Harapannya bisa mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, agar jika ada yang pensiun, bisa segera mendapatkan haknya,” ujarnya. Ikbal juga menggaris bawahi pentingnya memperluas pemahaman publik terhadap program Taspen. “Saat ini, PPPK di Tidore belum memiliki aturan pensiun. Namun kami ingin menawarkan Taspen LIFE sebagai bentuk tambahan kesejahteraan, agar teman-teman PPPK mendapatkan hak yang setara. Ini menjadi pekerjaan rumah juga bagi kami untuk terus menyosialisasikan layanan Taspen agar semakin dikenal luas,” imbuhnya. Diketahui, layanan Taspen kini tidak hanya mencakup Tabungan Hari Tua, tetapi juga jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, sebagai bentuk perlindungan menyeluruh bagi ASN dan pejabat negara. Dengan sinergi yang terus ditingkatkan antara Pemerintah Daerah Kota Tidore dan PT Taspen, diharapkan seluruh aparatur sipil negara, termasuk PPPK, dapat menikmati manfaat perlindungan jangka panjang yang layak dan adil.
Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi dan mendukung penuh kepada visi misi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima audiensi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Harun Haji bersama pengurus Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan bertempat di Ruang Rapat Walikota, Kamis (24/4/2025). Dalam audiensi tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan Harun Haji menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menyampaikan bahwa Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi dan mendukung penuh kepada visi misi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang baru terpilih dalam 100 hari kerja telah melahirkan Peraturan Walikota dalam rangka pembatasan aktivitas masyarakat di hari jumat. “ atas nama pimpinan dan pengurus Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi dan mendukung penuh kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang baru terpilih dalam 100 hari kerja telah melahirkan Peraturan Walikota dalam rangka pembatasan aktivitas masyarakat di hari jumat” ucapnya. Lanjutnya, dalam mewujudkan Kota Tidore sebagai Kota Santri , pimpinan dan pengurus meminta kepada Pemerintah Daerah Kota Tidore segara Menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang penerapan Tidore sebagai kota santri serta meminta dukungan menyangkut dengan masalah Pendidikan. Harun Haji juga meminta kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan untuk bersedia menjadi anggota kehormatan Muhammadiyah. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyambut baik inisiatif dan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung visi misi Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan serta bersedia menjadi anggota anggota kehormatan Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan. “saya bersama pa wakil diminta menjadi anggota kehormatan, kami berdua sangat siap untuk bersama-sama di pengurus Muhammadiyah Kota Tidore Kepulauan dan terima kasih atas dukungan atas mendukung visi misi saya dan pa wakil ini sebuah kebanggaan yang luar biasa untuk kami dan mudah mudahan kebersamaan ini tetap terjaga dengan baik” ucapnya. Sementara itu,terkait masalah Pendidikan, Wali Kota memintah kepada Kepala Dinas Pendidikan agar segera ditindaklanjuti. Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman mengatakan Pemerintah Daerah sangat membutuhkan ormas-ormas di Kota Tidore Kepulauan untuk dapat bekerja sama bersinergi dengan baik melakukan implementasi dari program-program kegiatan yang termuat dalam visi misi dibawah kepimpinan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman. “Kami sangat membutuhkan ormas-ormas di Kota Tidore Kepulauan untuk dapat bekerja sama bersinergi dengan baik melakukan implementasi dari program-program kegiatan yang termuat dalam visi misi kami” katanya.