Kota Tidore Kepulauan Sukses Mempertahankan Opini WTP dari BPK ke 12 Kali Berturut-turut

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kembali mengukir prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah, Kota Tidore sukses mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-12 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Penghargaan tertinggi atas laporan keuangan ini diserahkan oleh Plt Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara Bhuono Agung Nugroho kepada Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK Perwakilan Malut, Ternate, Kamis (4/6/2026). Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didaulat untuk memberikan sambutan resmi mewakili seluruh pemerintah daerah yang hadir, dalam arahannya, Muhammad Sinen menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada tim pemeriksa BPK RI atas bimbingan dan pengawalannya agar laporan keuangan daerah tetap akuntabel dan transparan. “Kami berkomitmen penuh untuk segera menindaklanjuti setiap rekomendasi serta temuan, guna memperbaiki tata kelola administrasi wilayah. Fokus utama kita adalah mempertahankan opini WTP ini, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sistem keuangan yang sehat,” ujar Muhammad Sinen. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menekankan pentingnya sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan instansi pengawas seperti BPK, demi mendorong kemajuan Maluku Utara di masa depan. Selain meraih WTP 12 kali berturut-turut, Kota Tidore Kepulauan juga mencatat performa terbaik dalam penyelesaian rekomendasi audit. Saat daerah lain di Maluku Utara masih berjuang memenuhi target, Tidore justru melesat melampaui standar nasional, skor Tindak Lanjut Rekomendasi BPK 77% Tertinggi dan Melampaui Target Minimal 75%. Atas capaian 77% tersebut, Muhammad Sinen memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atas dedikasi dan rasa tanggung jawab mereka. Meski begitu, ia mengingatkan agar tidak cepat puas. “Komunikasi intensif antar instansi harus tetap dijaga untuk menuntaskan sisa temuan yang ada, Pengawasan akan terus kami tingkatkan agar kualitas tata kelola keuangan tetap terjaga,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Perwakilan BPK Maluku Utara Bhuono Agung Nugroho dalam sambutannya memaparkan, secara umum, hampir seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara berhasil meraih opini WTP untuk tahun anggaran 2025, kecuali Kabupaten Pulau Taliabu yang mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). “Namun, BPK memberikan catatan kritis terkait adanya temuan berulang di beberapa wilayah, seperti kesalahan klasifikasi anggaran, penyimpangan biaya perjalanan dinas hingga kekurangan volume pada proyek pembangunan,” Paparnya. Bhuono menambahkan, BPK juga menyayangkan sebagian besar pemerintah daerah di Maluku Utara belum mencapai target minimal tindak lanjut rekomendasi sebesar 75%. Dalam hal ini, hanya Kota Tidore Kepulauan yang dinyatakan berhasil lolos dan melampaui standar tersebut. Sebagai penutup, BPK mendesak para kepala daerah lainnya di Maluku Utara untuk bersikap lebih proaktif dan segera menyelesaikan sisa permasalahan administratif dalam kurun waktu 60 hari ke depan.

Peresmian Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Nurul Taqwa Kelurahan Tomagoba

Saat ini Pendidikan Agama menjadi hal yang penting di tengah arus perkembangan zaman yang semakin canggih, karena selain ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas ilmu agama juga menjadi hal yang paling mendasar bagi umat manusia terutama para generasi muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa dan daerah ini. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin, saat menghadiri peresmian Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Nurul Taqwa Kelurahan Tomagoba, yang berlangsung di Kelurahan Tomagoba, Kamis (4/6/2026). Mengawali sambutan Wali Kota, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin mengatakan bahwa Taman Pendidikan Qur’an merupakan media strategis bagi anak-anak  untuk dapat bertumbuh dan berkembang menjadi generasi penerus insan-insan Qur’ani yang sholeh dan sholeha, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, mandiri dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. “Sehingga kelak kita dapat meyakini bahwa masa depan bangsa maupun daerah ini akan semakin baik di tangan mereka, dengan harapan TPQ Nurul Taqwa ini dapat menciptakan generasi masa depan yang berakhlak mulia serta mencintai Al-Quran.” Kata Rudi Tak hanya itu, Rudy Ipaenin juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan dalam membekali para generasi penerus dengan dasar keimanan dan akhlak mulia, sehingga nantinya mereka mampu menjadi generasi yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan. “Sehingga dengan melihat pentingnya keberadaan TPQ dan dukungan atas Kota Santri, maka Atas nama Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, kami menyampaikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus Yayasan Tomagoba Sigaro Laha, Kelurahan Tomagoba sebagai penyelenggara kegiatan, dengan harapan bahwa kehadiran TPQ ini dapat mencetak generasi penerus yang Qur’ani dan dapat diandalkan.” Tutup Rudy Senada juga disampaikan, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe juga mengatakan bahwa Generasi muda yang hanya ilmu pengetahuan tidaklah cukup, sehingga harus didasari dengan ilmu agama agar para generasi muda yang menjadi penerus insan Qur’ani. “atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara kami juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan TPQ ini, secara tidak langsung kalian membantu proses pembangunan di bidang SDM, semoga kedepan para generasi di Kelurahan Tomagoba ini mampu bersaing dengan para generasi lainnya di daerah ini dengan akhlak yang baik dan tekun dengan Al-quran.” Kata Sarbin. Sementara, Ketua Yayasan Tomagoba Sigaro laha Mochtar Djumati mengatakan, pembangunan TPQ Nurul Taqwa ini sebagai sebuah inisiatif agar secara persoalan sosial maupun bantuan sosial yang ada di Kelurahan Tomagoba ini dapat disalurkan dengan baik, sehingga para generasi dapat mempelajari ilmu agama maupun ilmu pengetahuan yang nantinya disajikan di TPQ Nurul Taqwa ini. Mochtar Djumati juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Provinsi serta semua pihak yang telah membantu dalam pembangunan TPQ Nurul Taqwa ini hingga selesai dan dapat diresmikan ini. “semoga kehadiran TPQ ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi generasi penerus daerah ini terutama para generasi yang ada di Kelurahan Tomagoba ini.” Harap Mochtar. Pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya TPQ Nurul Taqwa, oleh Wakil Gubernur maluku Utara H. Sarbin Sehe Wali Kota Tidore Kepulauan yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin, serta didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara Ny. Hj Rusni Sarbin, Ketua yayasan Tomagoba Sigaro laha Mochtar Djumati.

Wali Kota Resmi Lepas Kontingen Tidore untuk Ikut Porprov ke V di Halut

Sebanyak 177 peserta kontingen Kota Tidore Kepulauan yang terdiri dari Atlet, Official dan Pendamping resmi dilepas oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara Tahun 2026 di Tobelo Halmahera Utara, acara pelepasan ini berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Tidore, Kamis (4/6/2026). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini menyampaikan apresiasi dan bangga atas pencapaian atlet, pelatih, official selaku kontingen yang akan menuju Pekan Olahraga Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 di Tobelo, Halmahera Utara, tentunya banyak harapan dan doa yang dititipkan kepada para kontingen. “Keikutsertaan para atlet bukan hanya membawa nama pribadi atau cabang olahraga masing-masing, tetapi juga membawa nama baik daerah yang kita cintai ini, oleh karena itu kami berharap kekompakan kontingen Kota Tidore Kepulauan juga akan selalu terjaga, tanamkan dalam jiwa, bahwa atlet Kota Tidore Kepulauan pasti bisa menjadi juara,” Ungkapnya. Wali Kota Tidore juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan official atas dedikasi dan dukungan yang telah diberikan, sehingga mampu mendampingi para atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka di PORPROV nanti, semoga kerja keras yang selama ini dapat membuahkan hasil terbaik, harus percaya dan optimis dengan latihan. “Prestasi tentu menjadi target yang ingin kita raih bersama namun lebih dari itu, kami ingin seluruh kontingen Kota Tidore Kepulauan dapat menjadi duta daerah yang menunjukkan karakter, etika dan semangat yang tinggi. Bertandinglah dengan percaya diri, karena kami akan selalu mendoakan yang terbaik bagi para kontingen, kami percaya bahwa atlet Kota Tidore InsyaAllah juara,” Ucapnya. Sementara, Ketua Harian KONI Kota Tidore Kepulauan, H. Abdurrahman Razak dalam laporannya menyampaikan, Kota Tidore Kepulauan mengikuti 15 dari 27 Cabang Olahraga yang dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi Maluku Utara yang ke V di Tobelo Halmahera Utara, jumlah kontingen sebanyak 177 terdiri dari 142 atlet, 25 official dan 10 pendamping. “Waktu pelaksanaan PORPROV ini mulai tanggal 8 sampai dengan 15 Juni 2026 sesuai jadwal yang telah ditentukan panitia, cabang olahraga yang diikuti oleh Kota Tidore terdiri dari, speak bola, volly, taekwondo, karate, pencak silat, bermotor, sepatu roda, atletik, bulutangkis, tenis lapangan, catur, panjat tebing, menembak dan POSSI,” Jelasnya.