Perkuat Program Ketapang Emas, Ketua TP PKK Tidore Resmi Panen Perdana Jagung di Payahe

Sebagai salah satu program unggulan PKK yaitu Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapang Emas), Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menghadiri dan mengapresiasi kegiatan Penanaman dan Panen Raya Jagung di kebun percontohan milik Tim Penggerak PKK Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Selasa (5/5/2026. “Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk PKK Kelurahan Payahe, saya berharap Kelurahan Payahe menjadi role model bagi Desa lainnya di Kecamatan Oba, di tengah efisiensi ini kita membutuhkan kesabaran yang luar biasa, kita semua tentu merasakan dampaknya, namun saya tekankan untuk PKK melalui kebersamaan dan kolaborasi, kita gerakan setiap program, mudah-mudahan kita upayakan ada bantuan yang bisa meringankan,” Ungkapnya. Ketua TP PKK Kota Tidore juga berharap, PKK Kelurahan Payahe kedepannya dapat bekerja sama dan melibatkan Penyuluh Pertanian di Kecamatan Oba, karena Penyuluh adalah perpanjangan tangan dari Dinas Pertanian, jika ada kendala di lapangan terkait bibit, maupun kebutuhan pertanian lainnya, penyuluh akan membantu untuk koordinasikan ke dinas terkait, sehingga kendala-kendala tersebut dapat diatasi bersama. “Ada beberapa kelompok tani binaan PKK Tidore yang sudah masuk ke daftar kami, jika ada Kelurahan/Desa yang baru membentuk kelompok tani, mohon agar dapat disampaikan ke penyuluh untuk didaftarkan sebagai kelompok tani binaan PKK, sehingga kami bisa mencari solusi melakukan terobosan dengan mencari bantuan-bantuan berupa alat pertanian dan bibit, jadi harus ada persatuan, maka terbentuklah sebuah kebun percontohan ini,” Imbuhnya. Rahmawati juga menambahkan, sebagai salah satu program unggulan PKK, Ketapang Emas tidak hanya sebatas menanam jagung, akan tetapi ada juga cabe rawit, tomat dan sayur-sayuran. Jadi untuk PKK dapat memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum digunakan, agar dapat menanam berbagai tanaman pangan, upaya meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga, gizi keluarga, dan ekonomi keluarga guna mendukung Indonesia Emas 2045. “Mudah-mudahan penanaman jagung ini bisa tumbuh dan sehat sampai pada proses panen, sehingga dapat bermanfaat khususnya untuk PKK Kelurahan Payahe dan umumnya untuk Kecamatan Oba, hari ini juga ada panen perdana Jagung milik kelompok Tani Kelurahan Payahe, mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk anggota PKK Kelurahan Payahe serta menjadi motivasi bagi PKK se Kecamatan Oba, agar PKK bisa bermanfaat dan berdaya,” Pungkasnya. Tutur hadir mendampingi Ketua I Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua II Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, Ketua III Hj. Sukarni Ade Kama, Ketua IV Ny. Ferawati Abdurrahman Arsyad, Pengurus dan Pokja III PKK Kota Tidore Kepulauan, Camat Oba, Lurah Payahe, Babinsa, Babinkamtibmas, Penyuluh Pertanian Kecamatan Oba, Pengurus PKK Kecamatan Oba dan Pengurus PKK Kelurahan Payahe.
Audiens dari Rektor Universitas Bumi Hijrah (Unibra) Maluku Utara

Dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima audiens dari Rektor Universitas Bumi Hijrah (Unibra) Maluku Utara Sarbain A. Karim beserta rombongan, di ruangan Kerja Wali Kota Tidore, Selasa, (5/5/2026). Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Bumi Hijrah (Unibra) Maluku Utara Sarbain A. Karim meminta dukungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan dalam pengembangan SDM baik itu bagi masyarakat Kota Tidore maupun para Aparatur sipil Negara (ASN) maupun para perangkat Desa dalam jenjang pendidikan strata satu (sarjana). “Pada kepemimpinan sebelumnya Unibra dengan Pemerintah Daerah pernah menjalin kerjasama dalam peningkatan SDM di Kota Tidore, sehingga kerjasama dan kolaborasi yang baik itu banyak menghasilkan para perangkat desa yang menyelesaikan sarjana di Unibra.” Kata Sarbain Sarbain juga berharap agar kerjasama dan kolaborasi pada kepemimpinan sebelumnya dapat terjalin hingga ke kepemimpinan saat ini demi menciptakan SDM yang unggul di bidang pendidikan. “Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota dengan seluruh jajarannya terutama dinas terkait yang bersentuhan langsung dengan para Kepala Desa sehingga dapat bekerjasama untuk meningkatkan SDM untuk Kota Tidore kedepan yang lebih baik.” Harap sarbain. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan dukungan penuh Pemerintah daerah dalam pengembangan SDM ke depan, sehingga perlu adanya kolaborasi dan kerjasama yang baik sehingga dapat menghasilkan SDM yang baik kedepan. “Kami juga berharap agar kerjasama dan kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik, aman dan sukses, dengan memberikan dampak yang baik untuk Daerah ini, karena dengan SDM yang unggul kita bisa membangun Daerah ini ke depan dengan baik.” Kata Muhammad Sinen Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga langsung menginstruksikan kepada dinas terkait agar secepatnya untuk ditindaklanjuti sehingga kerjasama ini dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan bersama. “Saya minta Kabag Pemerintahan maupun Kadis PMD untuk segera ditindaklanjuti, agar kita bisa melakukan pengembangan SDM terutama pada para perangkat Desa.” Kata Muhammad Sinen
Audiensi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan sangat mendukung rencana pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) oleh Universitas Muhammadiyah Maluku Utara pada program studi Kedokteran Gizi (S1) dan Program Studi profesi Dokter Gigi di Kota Tidore. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menerima audiensi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, di ruang kerja Wali Kota Tidore, Selasa (5/5/2026). Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, Dalam pengembangan SDM Pemerintah Kota Tidore sangat mendukung hal tersebut karena Tidore tidore tidak memiliki tambang seperti daerah lain sehingga perlu adanya pengembangan SDM sehingga dapat memajukan daerah ini dengan adanya SDM yang unggul. “Kami sangat berterima kasih kepada Universitas Muhammadiyah, atas rencana dibangunnya Program studi kedokteran Gizi maupun Profesi Dokter Gigi di Kota Tidore, ini menjadi langkah awal Pemerintah Daerah untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk melahirkan para generasi putra putri Kota Tidore untuk pengembangan profesi maupun generasi muda yang mau masuk kuliah kedokteran tidak harus ke luar namun ada di Kota Tidore.” kata Muhammad Sinen Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga berharap kedepan Kota Tidore dapat melahirkan para generasi muda yang berprofesi Kedokteran Gizi maupun Dokter Gigi, untuk bersama-sama membangun Daerah ini dengan baik. “Kita harus dukung program Universitas Muhammadiyah ini, semoga niat baik kita semua dapat memberikan yang terbaik untuk Daerah ini, karena saya juga melihat bahwa tenaga dokter Gigi maupun Gizi di Kota Tidore masih sangat kurang meskipun di setiap puskesmas dan Rumah Sakit terdapat Dokter gigi namun ini kedepan lebih banyak putra putri daerah yang berprofesi dokter Gigi maupun Gizi ini banyak jauh lebih baik.” Tandas Muhammad Sinen Tak hanya itu, Muhammad Sinen juga menginstruksikan kepada dinas terkait untuk segera menindaklanjuti rencana yang akan dilaksanakan oleh UMMU itu sendiri, sehingga setelah pertemuan ini akan menghasilkan sebuah hasil yang baik untuk kepentingan masyarakat Kota Tidore Kepulauan kedepan. Sementara, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Dr Ranita Rope menyampaikan, terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan karena sangat memberikan dukungan atas rencana Universitas Muhammadiyah membangun prodi Kedokteran Gizi dan Profesi Dokter Gigi di Kota Tidore. “Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas respon baiknya, semoga kedepan kita bisa melahirkan banyak profesi dokter Gigi dan Ahli Gizi yang banyak di Kota Tidore, karena Maluku Utara saat ini masih sangat minim untuk dokter gigi dan Gizi, hampir di seluruh puskesmas se Maluku Utara masih kekurangan dokter gigi maupun Gizi sehingga harapannya melalui pengembangan SDM ini kita bisa melahirkan banyak lulusan Profesi dokter Gigi dan Gizi.” Kata Ranita Rope “Ini audiens yang mungkin langkah dan tinggi respon pemerintah daerah dalam hal ini Wali Kota, Wakil Wali Kota beserta jajarannya yang telah memberikan ruang kepada kita untuk dapat mengembangkan SDM di Kota Tidore, ini sangat luar biasa semoga kerjasama dan kolaborasi dalam pengembangan SDM ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan memberikan yang terbaik untuk Daerah ini.” tandasnya
Audiensi dari Kepala Stasiun (Kepsta) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ternate

Untuk memperluas informasi Pemberitaan bukan hanya sekedar pada level daerah namun hingga ke Nasional, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menerima kunjungan audiensi dari Kepala Stasiun (Kepsta) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Ternate Agus Rusmin beserta jajaran di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (5/5/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat sinergi publikasi pembangunan serta menggali potensi daerah melalui transformasi digital media penyiaran. Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, bahwa hubungan antara Tidore dan RRI memiliki nilai historis yang kuat, serta mengingatkan kembali bahwa pada masa awal kemerdekaan, kantor RRI pernah berdiri di Tidore sebagai Radio Perjuangan Irian Barat. “Saya dan seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat menerima dengan hangat kehadiran RRI, karena sebuah daerah yang ingin berkembang sangat membutuhkan peran media untuk menyebarluaskan capaian pembangunan yang telah dilakukan,” ujar Muhammad Sinen Lebih lanjut, Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh sekadar menjadi formalitas di atas kertas, namun harus memberikan dampak nyata (feedback) bagi daerah, karena saat ini, Pemkot Tidore tengah memprioritaskan tiga sektor unggulan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penyesuaian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), yaitu, Pertanian, Perikanan, Pariwisata. “Tidore memiliki banyak potensi yang perlu dipublikasikan, sehingga melalui kerja sama ini, kami berharap ada dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat, dengan harapan dengan adanya kerjasama ini masyarakat luas juga lebih mengenal Tidore” tambahnya. Sementara itu, Kepsta RRI Ternate, Agus Rusmin Nuryadin , menjelaskan bahwa saat ini RRI telah bertransformasi menjadi media multiplatform yang tidak hanya mengandalkan siaran radio konvensional, tetapi juga merambah ke ranah digital. “Jangkauan pancaran kami sudah sampai ke Morotai hingga Maba, Halmahera Timur, Kami juga menyediakan kanal khusus Info Pemda di situs web resmi kami sebagai ruang bagi pemerintah daerah untuk menginformasikan program kerja yang telah dilakukan.” jelas Agus. Agus juga menambahkan bahwa, Dalam waktu dekat, RRI berencana memproduksi konten khusus di Kota Tidore dengan menghadirkan Wali Kota sebagai narasumber utama untuk mengulas kearifan lokal masyarakat Tidore dalam menjaga kelestarian hutan. “Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Kesultanan Tidore terkait pengembangan konten budaya dan promosi daerah, sehingga ini tidak lepas dari Pemerintah dan kesultanan Tidore.’ tandas Agus Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memulai program dialog interaktif guna mempromosikan keunggulan Kota Tidore Kepulauan. Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kota Tidore Muhammad Syarif, Kepala Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah Kota Tidore Samsul Bahri Latif, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tidore Ruslan W. Yunus dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Ridwan Hadji.
Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPT PKH)

Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Maluku Utara menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam rangka Penataan Kawasan Hutan (PPT PKH) yang berlangsung di Rapat Sekretaris Daerah. Selasa (5/5/2026). Mewakili Walikota Tidore Kepulauan, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Rudy Ipaenin. dalam arahannya menyampaikan rakor tersebut bukan sekadar forum administratif, tetapi merupakan langkah strategis dalam menentukan arah masa depan tata ruang, kepastian hukum, serta kesejahteraan masyarakat di Kota Tidore Kepulauan. Sebagaimana diketahui bersama, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 6132 Tahun 2024, telah dialokasikan area indikatif hutan produksi yang dapat dikonversi tidak produktif (HPK-TP) di wilayah Kota Tidore Kepulauan dengan luas kurang lebih 7.420,31 hektar “Kebijakan ini merupakan peluang besar sekaligus tanggung jawab bersama, karena disatu sisi, membuka ruang untuk penyelesaian penguasaan tanah yang selama ini belum memiliki kepastian hukum dan disisi lain, menuntut kita untuk memastikan bahwa pemanfaatannya tetap terkendali, terencana, dan berkelanjutan”. Ujar Rudi Lanjut Rudy, dirinya menegaskan dalam pelaksanaan PPTPKH ini, harus berpegang pada beberapa prinsip utama, yaitu Kepastian Hukum, Keadilan Sosial, Sinkronisasi Tata Ruang, Pencegahan Konflik dan Keberlanjutan Lingkungan. Ia juga meminta kepada seluruh perangkat daerah terkait agar tidak bekerja secara sektoral, tetapi membangun satu data, satu peta, dan satu persepsi dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Kedepan, hasil dari proses ini akan sangat menentukan Arah pengembangan wilayah, Kepastian investasi serta perlindungan hak-hak masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta agar rapat koordinasi ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menghasilkan Langkah konkret, Timeline kerja yang jelas serta memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Tidore Kepulauan” ucap Rudi Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Penggunaan Kawasan Hutan Usman Harsono. dalam paparannya mengatakan identifikasi HPK-TP bertujuan untuk Penyelesaian untuk memberikan perlindungan hukum atas hak- hak masyarakat dalam Kawasan Hutan yang menguasai tanah di Kawasan Hutan. Serta sebagai Pencadangan Pembangunan dalam Menyediakan lahan untuk kebutuhan. Dan pengembangan wilayah sarana prasarana umum, serta permukiman, transmigrasi. “selain itu HPK-TP ini juga mengoptimalisasi lahan untuk Memanfaatkan hutan produksi yang didominasi lahan tidak berhutan agar memiliki nilai ekonomi dan sosial yang lebih tinggi. Dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Alih fungsi lahan untuk program-program yang mendukung perekonomian masyarakat sekitar” jelasnya. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Nakertrans Kota Tidore Kepulauan, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Perkimtan dan BPKAD.