Wawali Tidore Hadiri Rakor Penanganan Pasca Bencana dengan BNPB RI

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang melanda Maluku Utara dan Sulawesi Utara di Ruang VIP Pemda, Bandara Sultan Babullah, Ternate, Minggu (5/4/2026) Pagi. Rakor tersebut menindaklanjuti arahan Presiden RI untuk mencermati dampak dari kondisi gempa yang terjadi di Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Rakor dihadiri oleh Direktur Penanganan Darurat Wilayah 1, BNPB, Agus Riyanto, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat, Kolonel Herry Setiono, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe dan Kabupaten/Kota terdampak. Usai menghadiri rakor tersebut, orang nomor dua di Kota Tidore Kepulauan ini mengatakan, rapat koordinasi ini dengan BNPB Pusat, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan beberapa Kabupaten/Kota yang terdampak bencana gempa bumi Kamis (2/4) kemarin. “Pada rakor ini, kita diberikan arahan oleh BNPB dan juga instansi terkait, apa yang seharusnya dilakukan untuk penanganan bencana ini, baik itu SOP yang harus ditaati oleh Pemda maupun instansi terkait, untuk saling mendukung, agar pelaksanaannya lancar dalam penanganan pasca bencana,” Ungkapnya. Wawali Tidore juga menambahkan, dalam rakor tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe juga menyarankan kepada semua Kabupaten/Kota maupun instansi terkait di Provinsi Maluku Utara untuk terus berkoordinasi, agar penanganan pasca bencana gempa bumi bagi daerah terdampak di Maluku Utara dapat terlaksana dengan baik. “Pak Wagub menyarankan kepada kami semua untuk senantiasa berkoordinasi, bergotong royong, karena itu menjadi inti dari kegiatan kemanusiaan, dan sudah merupakan karakter masyarakat, serta Pemerintah Indonesia untuk melakukan penanganan dalam segala hal, termasuk juga kegiatan bencana ini, sehingga semuanya bisa terlaksana dengan baik,” Imbuhnya. Sementara untuk kerugian material bagi masyarakat yang terdampak bencana, wawali mengatakan hasil rakor tersebut, nanti akan dilakukan evaluasi, asesmen dengan data yang lebih akurat, kemudian mendapatkan penanganan secara jelas oleh pihak terkait. “Pemerintah Kota Tidore Kepulauan perlu untuk menetapkan situasi darurat kebencanaan, sehingga itu menjadi dasar penanganan berikutnya, karena itu adalah prosedur untuk semua pihak bisa berkolaborasi dan bekerja sama melakukan penanganan pasca bencana secara bersama,” Pungkasnya.
Sumkusu Cup II Tahun 2026 Resmi Dibuka oleh Wali Kota Tidore Kepulauan

Kompetisi olahraga sepakbola selain memiliki peminat yang banyak, juga menjadi sebuah wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan skill atau kemampuan mereka menggiring bola serta melatih kerjasama tim, juga dapat menumbuhkan minat dan bakat bibit-bibit muda pesepakbola Kota Tidore Kepulauan, yang kelak akan membawa harum nama daerah di tournament yang lebih tinggi. Demikian sambutan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen pada pembukaan Turnamen Sepak Bola Gawang Sedang Sumkusu Cup II Kategori SD dan SMP yang berlangsung di Lapangan Sumkusu Kelurahan Ome, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (4/4/2026) Sore. “Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan olahraga yang telah membawa semangat para pelajar SD dan SMP untuk mengekspresikan hobi berolahraga sepak bola,”ungkapnya. Muhammad Sinen juga berharap, kegiatan Turnamen Sepak Bola Sumkusu Cup II ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para pemain untuk menampilkan kemampuan yang dimiliki dalam turnamen ini. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengajak masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk menjaga stabilitas daerah di tengah konflik di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Tengah. “Mari kita bersama-sama menjaga stabilitas daerah, demi terciptanya kehidupan yang aman dan tentram karena damai itu indah,” Imbaunya. Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Sumkusu Cup II M Fatahudin Hadi dalam laporannya mengatakan, Turnament Sumkusu Cup II Tahun 2026 jumlah tim berpartisipasi sebanyak 33 tim kategori SD dan SMP yang berasal dari dua daerah, yakni Kota Tidore sebanyak 28 Tim dan Kota Ternate 5 Tim. Lanjutnya, Tujuan dari turnamen ini adalah membantu memperbaiki fasilitas lapangan sepak bola secara bertahap, sedangkan tujuan umumnya adalah untuk menambahkan semangat sportivitas,mempererat persaudaraan antar daerah, serta menjadi wadah pencarian bibit-bibit atlet sepak bola berbakat. Turut hadir, Ketua Askot Kota Tidore Kepulauan, para pimpinan OPD, Kapolsek Tidore Utara, Kepala Kelurahan Ome, Imam dan Sara, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda se Kelurahan Ome.
Turnamen Sepak Bola Dandim Cup I Tahun 2026 Resmi Dibuka

Turnamen Sepak Bola Gawang Sedang Dandim Cup I Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, Sabtu (4/4/2026) Sore. Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengapresiasi Dandim 1505/Tidore, sebagai penggagas kegiatan. Ia menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antara TNI, Pemerintah Daerah dan Masyarakat. “Kami berharap melalui turnamen ini, semangat kebersamaan antara TNI dan Pemerintah Daerah semakin terjalin erat, sehingga kedepan sinergi ini dapat semakin kuat dalam mewujudkan Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah untuk semua, ini momentum memperkuat persatuan dan semangat solidaritas, khususnya di kalangan generasi muda,” Ungkapnya. Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga berpesan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, bermain dengan semangat persaudaraan, serta tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama pertandingan berlangsung. Sementara itu, Dandim 1505/Tidore, Letkol Inf. Wahyu Widya Sasono, menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi muda, sekaligus menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan semangat juang,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang ditandai dengan partisipasi sebanyak 37 tim, serta berharap akan lahir bibit-bibit muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi. Turnamen Dandim Cup I 2026 diharapkan menjadi agenda olahraga yang memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun generasi muda yang sehat, sportif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sementara, Ketua Panitia, Kapten Inf. Fardi Ruslan, menyampaikan bahwa turnamen ini dapat terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari donatur, sponsor hingga masyarakat setempat. Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan yang telah membuka secara resmi kegiatan tersebut, serta Kapolresta Tidore yang telah memberikan izin pelaksanaan. “Turnamen ini akan berlangsung selama satu bulan penuh, diikuti oleh 37 tim dari berbagai wilayah di Kota Tidore Kepulauan dan akan berlangsung selama satu bulan penuh. Tujuan kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi, memupuk semangat persaudaraan, serta menjaring bakat-bakat muda di bidang sepak bola,” ujarnya. Fardi mengatakan, tim yang akan turun pada pertandingan perdana pembukaan Turnamen Dandim Cup I Tahun 2026 ini yaitu Marekofo FC melawan Khalifa FC dari Kelurahan Tomalou. Ia juga turut mengimbau seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, bermain jujur, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.