Tiba di Surabaya, Rombongan Wali Kota Tidore disambut Hangat di Bandara Juanda

Tiba di Surabaya, rombongan Wali Kota Tidore Kepulauan disambut oleh Perwakilan Pejabat dari Pemerintah Kota Surabaya, di Bandara Internasional Juanda, Senin (5/5/2025). Penyambutan ditandai dengan menyematkan udeng atau blankon khas Jawa Timur kepada Wali Kota Tidore Kepulauan dan pengalungan kain batik kepada Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. “Terima atas penyambutan ini, saya bersama Ketua TP-PKK dan rombongan yang terdiri dari beberapa pimpinan OPD, dan para pemuda delegasi Youth City Changers (YCC) 2025,” Tuturnya. Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya Achmad Zaini menyampaikan selamat datang di Kota Surabaya. “Selamat datang di Kota Surabaya, kami mewakili Pemerintah Kota dan Panitia Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI),” Ucapnya. Adapun pejabat Kota Surabaya yang turut hadir dalam penjemputan ini diantaranya, Sekretaris BKPSDM D. Mamik Suparmi dan Sekretaris BPKAD Rina Hermajanti.

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Terima Kunjungan Komisaris Utama Bank Maluku Malut

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, S.Sos., menerima kunjungan silaturahmi dari Komisaris Utama Bank Maluku Malut, H. Nadjib Bachmid, beserta jajaran, di ruang kerja Wali Kota, Senin (5/5/2025). Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Maluku Malut. Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Laiman menyampaikan keinginan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan untuk meningkatkan komunikasi dan kerja sama yang lebih erat dengan BPD Maluku Malut, terutama dalam hal penambahan modal. “Keinginan kami adalah menambahkan pertanyaan modal ke BPD Maluku Malut, karena bank ini milik kita semua, dari kita dan untuk kita. Saya berharap komunikasi yang baik terus terjalin. Jika ada masalah, kita bisa bersama-sama mencari solusi. Pemerintah daerah juga perlu diberi ruang dalam hal pinjaman untuk pembangunan daerah jika dibutuhkan,” ujar Wakil Wali Kota. Komisaris Utama Bank Maluku Malut, H. Nadjib Bachmid, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini terjalin dengan Pemkot Tidore Kepulauan. “Selama ini Pemda Tidore Kepulauan sangat baik dalam bermitra. Harapan besar kami adalah pemerintah daerah terus mengayomi dan mendukung bank daerah ini. Kami juga berharap kerjasama ini dapat semakin ditingkatkan,” tuturnya. Lebih lanjut, Nadjib menjelaskan bahwa aset Bank Maluku Malut saat ini belum mencapai Rp10 triliun, namun pencapaian di semester awal 2025 sudah sesuai target. Ia juga menyebutkan bahwa nilai saham bank telah naik tiga kali lipat dan bank tengah menjajaki kerjasama Kelompok Usaha Bersama (KUB) dengan Bank DKI. Selain itu, Bank Maluku Malut merencanakan peningkatan nilai lembar saham dan terus menjaga tingkat kesehatan bank yang saat ini berada dalam kategori sehat di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.  “Kami siap mendukung pembangunan Kota Tidore Kepulauan. Semoga ke depannya ada tambahan modal dari Pemkot Tidore yang bisa memperkuat kinerja bank daerah,” tambah Nadjib. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Kepala BPKAD, Komisaris Independen Bank Maluku Malut, Kepala Divisi SDM Bank Maluku Malut, dan Kepala Cabang Bank Maluku Malut Tidore.

acara Pembukaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Simulasi Bencana Tsunami Tahun 2025

Sesuai dengan  visi dalam masa pemerintahan untuk mewujudkan Kota Tidore yang Aman, Nyaman Dan Ramah untuk semua  maka dalam pengelolaan atau organisasi-organisasi yang mengedepankan penanggulangan bencana dapat dilakukan secara baik agar memiliki ketangguhan, kemampuan untuk bisa menyelamatkan dan mengamankan Masyarakat. hal ini disampaikan oleh Wakil Walikota Ahmad Laiman dalam sambutannya pada acara Pembukaan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Simulasi Bencana Tsunami Tahun 2025 yang berlangsung di Halaman Kantor BPBD Kota Tidore Kepulauan. Senin (5/5/2025).       “Bencana bukanlah sesuatu yang diingin, melalui kegiatan kita duduk bersama untuk membicarakan hal-hal  yang penting, dan ketika terjadi hal yang demikian  maka sudah ada peta-peta yang memungkinkan untuk dapat dilakukannya koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa menanggulanginya dengan secara maksimal” lebih lanjut ia mengatakan, kebanyakan organisasi sipil yang terlibat didalamnya, besik pengetahuan tentang penanggulangan bencana harus dimiliki. ketika terjadi sesuatu semuanya bisa merapatkan barisan untuk kemaslahatan masyarakat dan orang-orang yang terbebas dari bencana yang menimpanya “demi terciptanya keamanan dan kenyamanan di Kota Tidore Kepulauan. Masyarakat harus menciptakan kondisi psikologis yang kondusif pada diri mereka masing-masing.  bahwa ketika dalam kondisi apapun  Pemerintah selalu hadir untuk melindungi” tutup Ahmad Laiman sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk penyamaan persepsi dalam penanggulangan bencana di Kota Tidore Kepulauan untuk menuju Tidore Tangguh dan Tangkas dalam menghadapi bencana Kegiatan dimulai dari tanggal 5 – 6 Mei 2025,  mengundang sebanyak 82 orang peserta yang terdiri dari OPD Terkait, TNI, Polri, Forum PRB, Organisasi-organisasi mitra BPBD dan Tim Pusdalops BPBD Kota Tidore Kepulauan.