WISATA SEJARAH

WISATA SEJARAH

 

kadato

Kedaton Kesultanan Tidore merupakan tempat tinggal para sultan dan keluarganya. Letaknya di Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore. Dari tempat inilah Sultan memipin rakyatnya. Kadaton-kadaton yang dibangun pada awal pemerintahan pada umumnya terbuat dari bambu dan beratap ilalang yang mudah hancur. Kadaton yang bisa bertahan cukup lama adalah kadaton kie yang dihancurkan pada tahun 1912 akibat konflik internal keluarga istana, dan kini kadaton sudah direstorasi dan telah berdiri megah.

sigi

Masjid Kesultanan terletak di Kelurahan Soasio Kecamatan Tidore. Didirikan  pada tahun 1700 M  dan telah mengalami beberapa kali renovasi. Masjid Kesultanan selain digunakan sebagai tempat ibadah sultan dan para tokoh-tokoh kesultanan juga digunakan sebagai tempat syiar agama Islam.

sonyinge

Museum Sonyinge Maligemerupakan moseum yangmemiliki Koleksi Peninggalan Kesultanan Tidore yang diantaranya terdapat Al-Qura’an tulisan tangan oleh Qalem Mansur pada tahun 1657.

bentor

Benteng Toreh terletak di kelurahan Soasio Kec. Tidore, Benteng ini dibangun oleh Bangsa Portugis yang terletak pada ketinggian kurang lebih 50 meter dari permukaan laut, terbuat dari batu gunung yang direkat dengan campuran kapur dan pasir. Letaknya 50 meter dari Keraton Kesultanan Tidore.

tahula

Benteng Tahula adalah benteng peninggalan Bangsa Portugis. Terdapat pada Kelurahan Soasio dan berada ± 100 meter dari Keraton Kesultanan Tidore. Benteng ini berada pada ketinggian ± 50 meter diatas permukaan laut.

portugis

Tugu Peringatan Kedatangan Bangsa Spanyol pertama kalinya di Tidore oleh JUAN SEBASTIAN EL CANO beserta awak kapal Trinidad dan Viktoria yang merapat di Tidore pada tanggal 8 November 1521. Tugu ini dibuat oleh Kedutaan Besar Spanyol pada tanggal 30 Maret 1993. Lokasi Tugu ini terdapat di Kelurahan Rum.

dermaga

Dermaga Kesultanan pada jaman kejayaan Kesultanan Tidore diperuntukan untuk armada Kesultanan. Dibangun pada abad ke-16 oleh Sultan Syaifuddin (Jou Kota) setelah perpindahan Ibu Kota Kesultanan dari Toloa ke Limau Timore Soasio. Dermaga ini juga merupakan tempat untuk menerima tamu kesultanan dan digunakan Sultan jika bepergian dengan Perahu Kora-Kora.

 

Ungkapkan aspirasi anda baik dukungan, keluhan, ide, atau pengaduan anda dalam halaman Aspirasi Masyarakat. Anda juga dapat menyebarkan dan mendukung aspirasi masyarakat lain.