19 / 02 / 2019 07:26:21

Capt. H. ALI IBRAHIM RESMI JABAT KETUA HKTI KOTA TIDORE KEPULAUAN

Posting : 19 / 02 / 2019 07:26:21 - Oleh :

TIDORE -

Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)  Kota Tidore Kepulauan periode 2019-2024 resmi dilantik.

H. Ali Ibrahim yang juga selaku Walikota Tidore Kepulauan, diangkat dan dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Kota Tidore Kepulauan oleh Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) HKTI Maluku Utara Dany Missy sesuai Surat Keputusan (SK) MENKUMHAM HAM-RI No : AHU- 01.8 TAHUN 2018 dan SK No: 01/SK/DPP-HKTI/MU/I/2019, Senin (18/2) di Aula Sultan Nuku Kantor Walikota.

Pada kesempatan tersebut Ketua HKTI DPP Maluku Utara Dany Missy dalam sambutannya  mengatakan bahwa selama ini Kabupaten/Kota selalu bekerja sendiri-sendiri untuk bagaimana meningkatkan Varietas-varietasnya masing-masing dengan adanya sarana prasarana dari KHTI ini untuk setiap Kabupaten/Kota harus punya satu Varietas unggulan yang mampu bersaing secara nasional sehingga Provinsi Maluku Utara nantinya bisa menciptakan ketahanan pangan, kesejahteraan petani, serta mampu untuk mengambil pertanian yang berbasis teknologi.

"saya ucapkan selamat bagi Kota Tidore Kepulauan atas pelantikan yang dilaksanakan hari ini semoga kami menunggu karya dan kerja nyata dalam rangkaian dan upaya meningkatkan kesejahteraan petani Kota Tidore Kepulauan pada Khususnya dan Maluku Utara pada umumnya". ungkap Dany Missy

Dikesempatan yang sama Ketua HKTI DPD Kota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim dalam sambutannya mengatakan bahwa HKTI adalah organisasi sosial masyarakat yang didirikan pada tanggal 27 april 1973 oleh 14 organisasi pengfhasil pertanian utama yang memiliki tujuan sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar HKTI yakni meningkatkan kapasitas harkat, martabat, dan kesejahteraan insan tani, penduduk pedesaan serta pelaku agri bisnis lainnya.

"Saya sangat yakin bahwa HKTI Kota Tidore Kepulauan akan mampu bekerja maksimal karena orang-orang yang duduk dalam kepengurusan ini terdiri dari beragam profesi dan latar belakang, meski dengan profesi dan latar belakang yang beragam tetapi HKTI Kota Tidore Kepulauan tidak melakukan politik praktis". Kata Ali Ibrahim. (Uyun)

Bagikan :