05 / 11 / 2018 11:33:50

WALIKOTA RESMI BUKA BURSA INOVASI DESA KOTA TIDORE KEPULAUAN TAHUN 2018

Posting : 05 / 11 / 2018 11:33:50 - Oleh : admin

Desa mengalami perkembangan yang cukup signifikan baik dari sisi pengaturan administrasi pemerintahan, pola pemberdayaan dan pengelolaan keuangan. Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah punya semangat yang sama untuk selalu membangun Desa dari aspek pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan. Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan Alokasi dana Desa dari Pemerintah Daerah mengalami perkembangan setiap tahun.

Demikian Sambutan Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim saat membuka dengan resmi Bursa Inovasi Desa Kota Tidore Kepulauan Tahun 2018, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada 4 (empat) Direktur BUMDes terdiri dari BUM Desa Tauno, BUM Desa Berkah Balbar, BUM Desa Borero Ampera dan BUM Desa Garomajang Garojou, Senin (5/11) bertempat di Pendopo Arena Budaya.

Lebih lanjut, Walikota Ali Ibrahim mengatakan pada tahun 2018 Dana Desa yang dikucurkan sebesar Rp. 39.930.625.000,- sedangkan Alokasi Dana Desa Rp. 56.639.270.000,-. Untuk tahun 2019, Dana Desa naik menjadi Rp. 45.743.234.000,- artinya terdapat kenaikan Dana Desa sebesar Rp. 5.812.609.000,-. Pemerintah juga berencana mengucurkan Dana Kelurahan di tahun 2019.

“Untuk itu Saya tekankan kepada Pemerintah Desa bahwa dana desa dan alokasi dana desa adalah milik masyarakat desa bukan pemerintah desa, gunakan untuk pengembangan infrastuktur, pengembangan kapasitas SDM, pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa serta uang yang diberikan harus bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat, pergunakan dan pertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan jadikan setiap pengalaman menjadi cambuk untuk selalu membenahi pengelolaan tata pemerintahan Desa menjadi lebih baik lagi kedepan”, kata Ali Ibrahim

Ali Ibrahim juga berharap dengan adanya kegiatan bursa inovasi desa ini muncul inovasi-inovasi desa yang dapat ditiru dan dimodifikasi sehingga bisa bisa diterapkan di desa masing-masing. Kepala desa diharapkan dapat meniru dan memodifikasi juga inovasi-inovasi dari desa-desa lain untuk dapat diterapkan di Kota Tidore Kepulauan dan semua program dan kegiatan Bursa Inovasi Desa ini berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hamid Abdullah, dalam laporannya mengatakan, kegiatan Bursa Inovasi Desa diikuti sebanyak 147 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Tokoh Masyarakat ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat, sebagai ajang memamerkan hasil pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dinilai inovatif, sebagai ajang pertukaran pengetahuan bagi masyarakat antar desa atau eksposisi dan replikasi dan sebagai ajang praktek cerdas pembangunan perdesaan.

Turut hadir Ketua TP. PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Sulamah Ali Ibrahim, Unsur Forkopimda, Asisten Sekda, Staf Ahli Walikota, Pimpinan SKPD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan BUMN dan BUMD, Tim Pendamping Profesional, Camat serta para Kepala Desa Se Kota Tidore Kepulauan.

Bagikan :