18 / 12 / 2019 01:20:03

Kearifan Lokal Warnai Acara Puncak HUT DWP ke-20 di Kota Tidore Kepulauan

Posting : 18 / 12 / 2019 01:20:03 - Oleh : Admin

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan makin menunjukkan perhatian yang besar kepada kearifan lokal Tidore hal ini terbukti pada Acara Puncak Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan yang ke-20, bertempat di Aula Open Space, Selasa(17/12), disela-sela peringatan Hut diselingi dengan beberapa atraksi tentang kesenian asli Tidore.

Hal ini juga bertepatan dengan ditetapkannya Kota Tidore masuk dalam Kawasan Pengembangan Regenerasi Warisan Budaya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. dan selaras dengan tema Sail Tidore 2021 yang dilaksanakan oleh Provinsi Maluku Utara yaitu menjadikan Tidore sebagai Kota Budaya dan Maritim.

Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim didampingi Penasehat DWP Kota Tidore Kepulauan Hj. Sulama Ali Ibrahim, Wakil Ketua DWP Propinsi Maluku Utara,  Sekretaris Daerah, Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan dan Organisasi Wanita se Kota Tidore Kepulauan.

Menariknya dalam peringatan Hari Ulang Tahun DWP yang ke-20 ini apabila secara nasional dilakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur, maka DWP Kota Tidore Kepulauan menyajikan sajian boso kene sebagai pengganti tumpeng hal ini sebagai wujud pelestarian dan pengembangan kearifan lokal atau tradisi daerah.

Hal ini mendapat apresiasi yang besar dari Walikota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim yang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan hal yang harus diangkat dan lestarikan agar generasi selanjutnya bisa mengenal dengan baik budaya asli yang Tidore miliki, ditengah keragaman dan semakin canggihnya tehknologi yang ada, namun Ali juga berpesan agar kebhinekaan yang  dimiliki harus selalu dijaga dan dirawat karena sebagai bangsa yang majemuk, Bangsa Indonesia mengakui keragaman budaya sebagai warisan nasional.

Walikota dalam kesempatan tersebut juga mengatakan bahwa DWP sebagai salah satu organisasi wanita terbesar di Indonesia hendaknya harus memiliki peran yang strategis dalam pembangunan, serta mampu berperan besar untuk mencerdaskan kaum perempuan yang ada di Kota Tidore Kepulauan.

“Sebagai Organisasi wanita, DWP juga harus mampu berperan dalam pembangunan baik sosial maupun politik, terutama bagi kaum perempuan yang ada di Kota Tidore Kepulauan” kata Ali.

Senada dengan hal tersebut Hj. Sulama Ali Ibrahim dalam sambutannya sebagai Penasehat DWP meminta organisasi DWP harus berperan aktif dalam pembangunan dan mampu memperjuangkan hak-hak kaum wanita di Kota Tidore Kepulauan dalam ketaraan gender.

Menurut Hj. Suryani Sura sebagai Ketua Panitia mengatakan bahwa acara yang mengangkat tema Optimalisasi Kinerja DWP Sebagai Mitra Strategis Pemerintah Untuk Suksesnya Pembangunan Nasional ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh DWP Kota Tidore Kepulauan menyongsong HUT ke-20 dengan beberapa kegiatan yakni Penanaman 50 Bibit Mangrove di Kecmatan Tidore Timur, Perlombaan Hifdzil Qur’an bagi anak-anak anggota DWP Kota Tidore Kepulauan, Pemeriksaan IVA Sadanis yang dipusatkan di Puskesmas Tomalou, Melaksanakan Seminar Sehari, Melakukan Donor Darah, Melakukan Senam Bersama sekaligus Pemeriksaan HIV AIDS secara gratis, dan Ziarah ke Makam Pahlawan.

Kegiatan HUT ini begitu terlihat semarak selain mempertontonkan beberapa budaya asli Tidore diantaranya Tarian Ladi Dendang yang merupakan tarian klasik dari Tidore yang bersifat sakral yang pada jaman dahulu dipercaya bahwa tarian ini merupakan tarian yang dibawakan oleh Ngofa Bira atau para dayang yang turun dari khayangan untuk menghibur para kolano atau Sultan. Lalu pada peragaan busana adat, dimana dalam peragaan busana tersebut juga disosialisasikan jenis-jenis baju adat menurut status kepangkatan pegawai, juga dipentaskan grup marawis yang dibawakan dengan apik oleh Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan dan disertai dengan pemberian hadiah kepada para juara Hifdzil Quran.

Bagikan :