16 / 12 / 2019 04:47:03

Walikota menghadiri Sosialisasi BBM

Posting : 16 / 12 / 2019 04:47:03 - Oleh : Admin

Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim menghadiri Sosilaisasi BBM yang sekaligus penandatangan kontrak penyaluran minyak mentah antara CV. Rusda sebagai agen dengan Pangkalan Minyak Tanah Wilayah Kota Tidore Kepulauan yang berlangsung di Rumah Makan Safira, Sabtu (14/12).

Kegiatan yang dihadiri oleh kurang lebih 200 orang pemilik pangkalan minyak tanah se Kota Tidore Kepulauan ini juga turut dihadiri oleh Anggota DPRD Komisi 2, Hj. Elvri Habib Conoras dan Murad Polisiri bersama Operation Head Terminal Minyak Tanah PT. Pertamina Ternate, Rahmatullah, Rektor Nuku Idris Sudin dan dari Bank BNI yang menghadirkan Pimpinan Bidang Pemasaran BNI Cabang Ternate Julkifli Sulampessy.

Walikota sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan ini mengatakan bahwa stok minyak tanah saat ini di Kota Tidore Kepulauan perlu penambahan mengingat bahwa Tidore sebagai kota kepulauan yang alat transportasi antar pulau menggunakkan speed boat berbahan bakar mintak tanah sehingga perlu untuk dilakukan pertimbangan untuk menaikkan stok di Kota Tidore Kepulauan yang dari 5040 ton menjadi 6000 ton.

Walikota juga berharap  agar kegiatan ini menjadi motivasi agar distribusi minyak tanah di Kota Tidore Kepulauan semakin lancar dan kedepannya semakin baik.

Ali Ibrahim juga meminta kepada pihak Pertamina untuk mengingat dan meneruskan keinginan Presiden Jokowi pada masa kampanye agar BBM mampu menjangkau sampai pelosok dengan harga yang sama. Hal ini Ali ingatkan bahwa jangkauan distribusi minyak tanah pada Kecamatan Oba Selatan masih dirasa minim sehingga perlu perhatian dari pihak Pertamina dan CV. Rusda sebagai agen tunggal distribusi minyak tanah di Kota Tidore Kepulauan.

Senada dengan yang diungkapkan oleh Walikota Capt. H. Ali Ibrahim, sebagai anggota DPRD Hj.Elvry Habib mengatakan bahwa Kota Tidore Kepulauan memerlukan minyak tanah dengan kuota lebih namun penekanan pada kuota insdustri mengingat Kota Tidore Kepulauan masyarakatnya masih menggunakkan transportasi speed boat sebagai penghubung antar pulau.

Sedangkan Murad Polisiri meminta kepada pemilik pangkalan minyak tanah agar dapat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan mengenai ketetapan harga yang sudah disepakati bersama sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk PT. Pertamina agar mau menambah kuota minyak tanah di Kota Tidore Kepulauan.

Dalam sesi dialog antar pemilik pangkalan minyak tanah terungkap bahwa pemilik pangkalan minyak tanah meminta agar ada kenaikkan harga agar pangkalan minyak tanah juga bisa memiliki sedikit untung seperti yang diungkapkan oleh Jafar salah satu Pemilik Pangkalan Minyak Tanah dan meminta agar adanya keserasian harga antara pangkalan minyak tanah di Pulau Tidore dan di Daratan Oba.

Permintaan ini langsung dijawab oleh Hi. Awat sebagai pemilik CV. Rusda yang merupakan satu-satunya distributor Minyak Tanah dari Pertamina ke pangkalan minyak tanah. Beliau menjelaskan bahwa kaitan dengan nett permintaan harga ini merupakan kesepakan sudah ada dalam kontrak dengan ketentuan-ketentuan atau aturan yang berlaku. bila ada pelanggaran maka hal tersebut akan mendapat sanksi sampai pada pemutusan hak usaha.

Bagikan :