14 / 11 / 2019 07:06:46

Pemkot Menghadiri Peresmian Pastori, Rumah Doa dan Pembinaan Iman, Gereja Kemuliaan Sion (GKS) Lola Kecamatan Oba Tengah

Posting : 14 / 11 / 2019 07:06:46 - Oleh : Admin

Pembangunan sektor agama merupakan salah satu sektor penting dalam program pembangunan di Kota Tidore Kepulauan. Sektor ini sifatnya strategis, karena disadari pemahaman serta pengamalan agama sangat mempengaruhi tingkah laku dan moral setiap manusia yang menjadi pelaku sektor pembangunan tersebut. Jadi secara tidak langsung, sektor ini dapat mempengaruhi semua sektor yang lain.

Demikian sambutan Wakil Walikota yand dibacakan Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Halil Ahcmad pada Peresmian Pastori, Rumah Doa dan Pembinaan Iman, Gereja Kemuliaan Sion (GKS) Lola Kecamatan Oba Tengah yang dirangkaikan dengan Rekonsiliasi 20 tahun pasca kerusuhan sekaligus Perayaan Natal Oikumene, Rabu (13/11)malam.

Halil Ahcmad juga menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan keagamaan tidak akan berjalan efektif apabila tidak didukung dengan fasilitas-fasilitas yang memadai agar dapat terlaksana dengan lancar, berdaya guna, dan berhasil guna. Maka pemenuhan akan fasilitas keagamaan menjadi salah satu faktor penunjang yang perlu perhatikan bersama.

“Seperti pada malam ini kita meresmikan Rumah Pastori, Rumah Doa dan Pembinaan Iman karena ini adalah fasilitas yang mendukung kegiatan keagamaan di Gereja Kemuliaan Sion Lola, marilah kita jaga dan gunakan dengan sebaik-baiknya”tuturnya

Sementara Pendeta Lombang dalam sambutanya mengatakan malam ini menjadi sebuah permulaan untuk memulai kembali energi positif dengan rekonsiliasi pasca kerusuhan, segala kejadian yang telah lalu harap kita tinggalkan di masa lalu, mari kita mulai lembaran baru dengan optimis bahwa masa depan yang baik akan kita raih dengan tidak hidup dalam kesedihan yang berlarut-larut.

Acara yang diawali dengan penguntingan pita bersama  yang dilakukan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Halil Ahcmad, Pdt Leonardo Syamsuri dan Hana Susanto serta penandatangan prasasti yang dilakukan  Pdt Leonardo Syamsuri dan Hana Susanto.

Bagikan :